Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Tak Boleh Asal-asalan, Kemenag Barsel Kebut Pendataan Tanah Wakaf Produktif

Zakat & Wakaf 28 Sep 2026 2 menit baca 83
Tak Boleh Asal-asalan, Kemenag Barsel Kebut Pendataan Tanah Wakaf Produktif
Foto utama: Tak Boleh Asal-asalan, Kemenag Barsel Kebut Pendataan Tanah Wakaf Produktif
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Selatan bergerak cepat menyulap lahan wakaf yang lama menganggur (idle) agar bernilai ekonomi. Salah satu rencana terdekat adalah mengubah lahan di Kecamatan Gunung Bintang Awai menjadi perkebunan kelapa sawit.

Meski begitu, rencana besar ini butuh landasan data yang valid dan rapi. Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalteng, H. Hamidhan mengingatkan jajarannya agar berhati-hati dalam pemberkasan. Urusan pencatatan tanah tidak boleh sembarangan agar tidak memicu sengketa di kemudian hari.

"Data yang dikumpulkan harus qualified, sehingga perlu di-cross-check kembali sampai clear and clean," ucap Hamidhan dalam rapat sinkronisasi data via zoom meeting, Senin (28/9/2026).

Pemilihan kebun sawit sebagai bentuk wakaf produktif ini bukan tanpa alasan. Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Barito Selatan yang sekaligus menjabat sebagai Ketua BWI Barito Selatan, H. Muhamad Irfan menjelaskan kondisi lapangan di wilayah tersebut sangat mendukung pertumbuhan komoditas kelapa sawit.

"Kami mencanangkan tanah wakaf di Kecamatan Gunung Bintang Awai sebagai tanah wakaf produktif perkebunan sawit, karena lokasinya yang memang dikelilingi kebun kelapa sawit," papar H. Irfan.

Dari sisi kelengkapan administrasi, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Barsel, H. Muhammad Sibawaihi memastikan pihaknya terus mengebut pembaruan status lahan di lapangan. Ia berharap lahan yang tadinya dibiarkan kosong bisa segera mendapat lampu hijau untuk dikelola penuh.

"Kami telah memperbarui data tanah wakaf idle yang dicanangkan sebagai wakaf produktif. Semoga data dari kami bisa diusulkan dan bisa dibantu sebagai tanah wakaf produktif," tutur H. Sibawaihi.

Langkah sinkronisasi ini menjadi babak baru pengelolaan aset umat di wilayah Barito Selatan. Tanah yang sebelumnya sekadar aset diam, kini disiapkan secara matang agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
28 Sep 2026
Kategori
Zakat & Wakaf
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.