Menuru Staatsblad Bêsluit van den Minister van Staat, Gouverneur-Generaal van Nederlandsch-Indie Nomor 8 tanggal 27 Agustus 1849, sebagian kecil wilayah Barito Selatan pada tahun 1826-1860 masuk dalam kekuasaan kesultanan Banjar dan sebagian besar lagi termasuk Dusun Hilir menjadi daerah kewenangan Hindia Belanda yang merupakan bagian dari zuid-ooster-afdeeling van Borneo.
Kemudian Pada tanggal 4 Juli 1959, Kabupaten Daerah Tingkat II Barito Selatan dibentuk melalui penetapan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 1959. Undang-undang ini membahas tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran Negara RI Tahun 1959 Nomor 72, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 1820). Pembentukan Kabupaten Barito Selatan secara resmi pada tanggal 21 September 1959. Setelah berjalan 42 tahun maka berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 2002, Kabupaten Barito Selatan dimekarkan menjadi Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur.
II. Keadaan Kabupaten Barito Selatan
Sebelum Pemekaran Kabupaten Barito Selatan terdiri dari 12 Kecamatan dengan luas wilayah 12.664 Km2 maka setelah pemekaran tinggal 6 Kecamatan dengan luas wilayah 8.830 Km2 . Keenam Kecamatan yang menjadi bagian Kabupaten Barito Selatan tersebut adalah :
- Kecamatan Jenamas, dengan luas wilayah 708 km² (08,02% Dari Luas Kabupaten Barito Selatan)
- Kecamatan Dusun Hilir, dengan luas wilayah 2.065 km² (23,39% Dari Luas Kabupaten Barito Selatan)
- Kecamatan Karau Kuala, dengan luas wilayah 1.099 km² (12,45% Dari Luas Kabupaten Barito Selatan)
- Kecamatan Dusun Selatan, dengan luas wilayah 1.829 km² (20,71% Dari Luas Kabupaten Barito Selatan)
- Kecamatan Dusun Utara, dengan luas wilayah 1.196 km² (13,54% Dari Luas Kabupaten Barito Selatan)
- Kecamatan Gunung Bintang Awai, dengan luas wilayah 1.933 km² (21,89% Dari Luas Kabupaten Barito Selatan)
Secara geografis Kabupaten Barito Selatan terletak pada posisi membujur diantara sungai Barito dengan letak astronomis 1o 20’ Lintang Utara – 2o 35’ Lintang Selatan dan 114o – 115o Bujur Timur. Perbatasan Kabupaten Barito Selatan adalah :
- Sebelah Utara dengan Kabupaten Barito Utara.
- Sebelah Timur dengan Kabupaten Barito Timur.
- Sebelah Selatan dengan Kabupaten Hulu Sungai Utara (Provinsi Kalsel).
- Sebelah Barat dengan Kabupaten Kapuas.
Mayoritas masyarakat yang tinggal di daerah ini adalah suku dayak, terdiri dari :
- Suku Dayak Ngaju
- Suku Dayak Bakumpai
- Suku Dayak Maanyan
- Suku Dayak Lawangan
- Suku Dayak Dusun
- Suku Dayak Bawo
Kabupaten Barito Selatan sempat di pimpin Asmawi Agani (Gubernur Kalimantan Tengah periode 2000-2005 dan Achmad Diran (Wakil Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2010 dan Periode kedua 2010-2015). Berikut ini adalah urutan nama Kepala Daerah yang pernah memimpin Kabupaten Barito Selatan Sejak tahun 1959 :
- Gomer Tamin Binti 1959-1961
- Benyamin A. Tidja 1961-1967
- Urbanus Martjun, S.H. 1967-1975
- Tunjung Silam (Pj. Bupati) 1975-1976
- Drs. H. Mangkusari 1976-1981
- H. Kamberani Seman, BA 1981-1991
- Drs. H. Asmawi Agani 1991-1996
- Ir. H. Achmad Diran 1996-2001
- Ir. H. Baharuddin H. Lisa (Periode pertama) 2001–2006
- Ir. H. Baharuddin H. Lisa (Periode kedua) 2006–2011
- Drs. Hardy Rampay, M.Si (Pj. Bupati) 2011
- Ir. H. M. Farid Yusran, MM 2011–2016
- H. Mugeni S.H., M.H. (Pj. Bupati) 2017
- H. Edi Raya Samsuri, S.T. (Periode pertama) 2017-2022
- Lisda Arriyani, S.Sos. (Pj. Bupati) 2022-2023
- Dr. Deddy Winarwan, S.STP., M.Si (Pj. Bupati) 2023-2025
- H. Edi Raya Samsuri, S.T. (Periode kedua) 2025-Sekarang (2029)
Penduduk Kabupaten Barito Selatan berjumlah 143.733 Jiwa yang tersebar di 6 (enam) Kecamatan. Sedangkan Agama yang dianut oleh penduduk terdiri dari Agama Islam, Kristen, Katholik dan Hindu. Adapun sebarannya diwilayah Kecamatan antara lain :
III. Sejarah Berdirinya Kantor Kementerian Agama Kab. Barito Selatan
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan berdiri pada tahun 1975. Pertama berdiri Kantor Kemenag Kab. Barsel beralamat di jalan Merdeka Raya Buntok. Kemudian pada tahun 1985 berpindah alamat di jalan Pelita Raya menempati gedung sendiri yang dibangun diatas tanah hak milik Kementerian Agama sampai dengan sekarang.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan menyelenggarakan layanan keagamaan, pendidikan, tata kelola pemerintahan, data, dan informasi publik secara terpadu bagi masyarakat serta pegawai. Melalui pelayanan yang profesional, transparan, dan berbasis digital, Kemenag Barito Selatan terus mendukung implementasi Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan moderasi beragama, transformasi digital layanan keagamaan, tata kelola pemerintahan yang berdampak, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, dan akuntabel.
V. Periode Kepemimpinan Kepala Kantor
Adapun nama-nama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan sejak berdiri sampai dengan sekarang sebagai berikut :
Lihat Periode Kepemimpinan Kepala Kantor di Halaman ini >>