Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Bimas Kristen: Awali Kerja dengan Doa

Bimas Agama 28 Sep 2026 3 menit baca 62
Bimas Kristen: Awali Kerja dengan Doa
Foto utama: Bimas Kristen: Awali Kerja dengan Doa
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) – Mengawali pekerjaan dengan doa menjadi pesan yang dibawa Bimas Kristen Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan dalam ibadah rutin awal minggu, Senin (28/9/2026). Doa tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga pengingat agar setiap tugas dan pelayanan dijalankan dengan mengandalkan Tuhan.

Ibadah yang berlangsung di Ruang Bimas Kristen diawali dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin Koriwati. Selanjutnya, Eko Wahyudi menyampaikan renungan berdasarkan Markus 1:35 tentang keteladanan Yesus yang bangun pagi dan pergi ke tempat sunyi untuk berdoa.

“Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana,” demikian firman yang menjadi dasar renungan.

Mengangkat tema “Berdoa Sebelum Kerja”, Eko mengajak jajaran Bimas Kristen membiasakan diri berdoa sebelum memulai pekerjaan. Menurutnya, kesibukan tidak seharusnya membuat seseorang melupakan Tuhan sebagai sumber kekuatan.

“Sebelum mulai kerja hendaknya kita mengawali dengan doa dan mencari Tuhan. Dengan begitu, kita menyerahkan seluruh pekerjaan yang akan dilakukan kepada Tuhan dan memohon penyertaan-Nya sepanjang minggu,” ujar Eko.

Ia juga mengingatkan bahwa Yesus sendiri tetap menyediakan waktu untuk berdoa meskipun menjalankan banyak pelayanan. Teladan tersebut menjadi ajakan agar setiap pegawai tidak hanya mengandalkan kemampuan diri ketika menjalankan tugas.

“Doa adalah sumber kekuatan dan berkat. Ketika kita membiasakan diri datang kepada Tuhan sebelum bekerja, kita belajar menyerahkan setiap rencana dan pekerjaan kepada-Nya,” katanya.

Kepala Seksi Bimas Kristen, Hesti Rayani, menyampaikan bahwa ibadah awal minggu membantu jajaran kembali mengingat dasar utama dalam menjalankan pekerjaan dan pelayanan.

“Kita diingatkan bahwa dalam setiap pekerjaan dan pelayanan, kita harus tetap melekat kepada Tuhan. Ketika kita menjadikan Tuhan sebagai sumber kekuatan, kita akan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menghasilkan buah yang baik,” tutur Hesti.

Menurut Hesti, pekerjaan di lingkungan Kementerian Agama tidak terlepas dari pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, sikap batin dan cara menjalankan tugas perlu terus dijaga agar pekerjaan dilakukan dengan tanggung jawab, sukacita, dan integritas.

“Jangan sampai kesibukan membuat kita berjalan hanya dengan kekuatan sendiri. Awali pekerjaan dengan doa, lakukan dengan sungguh-sungguh, dan serahkan hasilnya kepada Tuhan,” tambahnya.

Ibadah rutin awal minggu tersebut menjadi bekal rohani bagi jajaran Bimas Kristen sebelum menjalankan tugas masing-masing. 

Pesan yang dibawa sederhana, tetapi dekat dengan kehidupan kerja: berdoa sebelum bekerja, mengandalkan Tuhan dalam menjalankan tugas, dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
28 Sep 2026
Kategori
Bimas Agama
Durasi
3 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.