Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Nurhati : Dampingi Pengukuhan Perkawinan Umat Hindu di Reong, Bekali Pasangan dengan Tuntunan Dharma

Barsel Hari Ini 26 Okt 2026 3 menit baca 65
Nurhati : Dampingi Pengukuhan Perkawinan Umat Hindu di Reong, Bekali Pasangan dengan Tuntunan Dharma
Foto utama: Nurhati : Dampingi Pengukuhan Perkawinan Umat Hindu di Reong, Bekali Pasangan dengan Tuntunan Dharma
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) – Pendampingan keagamaan menjadi bagian penting dalam membantu pasangan suami istri memahami tanggung jawab perkawinan menurut ajaran Hindu. Hal ini dilakukan Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Nurhati, saat mendampingi pengukuhan perkawinan umat Hindu di Desa Reong, Kecamatan Dusun Utara, Jumat (23/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Nurhati memberikan Dharmawacana tentang tujuan perkawinan, kewajiban suami istri, serta pentingnya membangun keluarga yang harmonis berdasarkan tuntunan Dharma. Pendampingan ini diarahkan agar pasangan tidak hanya menjalani pengukuhan perkawinan, tetapi juga memahami nilai-nilai keagamaan yang menjadi pedoman dalam kehidupan rumah tangga.

Nurhati menjelaskan bahwa perkawinan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan ikatan yang disertai tanggung jawab untuk menjalankan Dharma bersama, membangun keluarga Sukinah Bawantu, dan melahirkan anak yang Suputra.

“Menikah bukan sekadar menyatukan dua insan. Tujuan perkawinan adalah bersama-sama menjalankan Dharma, membangun keluarga Sukinah Bawantu, dan melahirkan anak yang Suputra,” ujar Nurhati.

Ia mengajak pasangan tersebut menjadikan ajaran Dharma sebagai pedoman dalam mengambil keputusan, menjalankan kewajiban, serta menyelesaikan persoalan rumah tangga. Menurutnya, kehidupan keluarga membutuhkan kesediaan untuk saling menghormati, menjaga kepercayaan, dan melaksanakan tanggung jawab masing-masing.

Pendampingan juga mencakup pemahaman tentang Tri Hita Karana, yaitu prinsip menjaga keharmonisan hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, sesama manusia, dan alam semesta. Nurhati mengajak kedua mempelai menerapkan prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjalankan kewajiban keagamaan hingga menjaga hubungan baik dengan keluarga dan masyarakat.

“Pasangan suami istri diharapkan berpedoman pada tuntunan Dharma dan senantiasa menjaga keharmonisan dalam tiga aspek kehidupan Tri Hita Karana, yaitu harmonis dengan Tuhan Yang Maha Esa, harmonis dengan keluarga dan masyarakat, serta harmonis dengan alam semesta,” tambahnya.

Melalui bimbingan tersebut, pasangan diharapkan memahami bahwa membangun keluarga tidak berhenti pada pengukuhan perkawinan. Kehidupan rumah tangga juga memerlukan komitmen untuk menjalankan ajaran agama, mendidik anak dengan baik, dan menjaga kerukunan di lingkungan tempat tinggal.

Dalam pelaksanaannya, Nurhati didampingi Miadi, staf Bimas Hindu Kemenag Barito Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus MK-AHK Desa Reong bersama MR-AHK Yuldi Kecamatan Dusun Utara, serta dihadiri tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan bimbingan keagamaan kepada umat Hindu. Pendampingan diharapkan membantu pasangan memahami makna perkawinan menurut ajaran Hindu sekaligus menerapkan nilai-nilai Dharma sebagai landasan membangun keluarga yang rukun, bertanggung jawab, dan harmonis.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
26 Okt 2026
Kategori
Barsel Hari Ini
Durasi
3 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.