Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Kasi Bimas Kristen, Hesti Rayani: ASN Harus Bisa Kendalikan Emosi dan Jaga Perkataan

Barsel Hari Ini 26 Okt 2026 2 menit baca 31
Kasi Bimas Kristen, Hesti Rayani: ASN Harus Bisa Kendalikan Emosi dan Jaga Perkataan
Foto utama: Kasi Bimas Kristen, Hesti Rayani: ASN Harus Bisa Kendalikan Emosi dan Jaga Perkataan
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Kesabaran dan penguasaan diri menjadi bekal penting bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pelayanan. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kemenag Barito Selatan, Hesti Rayani, mengajak pegawai menjadikan iman sebagai dasar dalam bersikap, menjaga perkataan, dan melayani masyarakat dengan tulus.

Pesan tersebut disampaikan dalam ibadah rutin awal minggu Bimas Kristen Kemenag Barito Selatan. Hesti mengingatkan, tantangan pekerjaan tidak boleh menjadi alasan bagi pegawai untuk kehilangan kendali diri maupun mengabaikan tanggung jawab.

“Sebagai pelayan Tuhan dan ASN, kita harus mampu mengendalikan diri, menjaga perkataan, serta menghadapi setiap persoalan dengan hati yang tenang dan pikiran yang jernih. Jangan sampai emosi menghalangi kita untuk menjalankan tanggung jawab dengan baik,” pesan Hesti Rayani.

Menurut Hesti, sikap saling menghargai dan kepedulian terhadap sesama perlu diwujudkan melalui tindakan sederhana di lingkungan kerja. Pegawai tidak harus menunggu diminta untuk membantu atau mengharapkan pujian atas kebaikan yang dilakukan.

“Kita tidak perlu menunggu diminta atau mengharapkan pujian untuk berbuat baik. Lakukan apa yang bisa kita lakukan dengan tulus. Hal sederhana yang kita kerjakan dengan kasih bisa sangat berarti bagi orang lain,” tambahnya.

Sementara itu, Penyuluh Agama Kristen, Delita Wati Manulang, membawakan renungan bertema Tuhan Memiliki Waktu yang Indah, berdasarkan Pengkhotbah 3:11a yang berbunyi, “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.”

Delita mengajak pegawai memahami bahwa kehidupan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada pekerjaan yang selesai dengan mudah, tetapi ada pula persoalan yang membutuhkan kesabaran dan proses lebih panjang. Dalam situasi tersebut, firman Tuhan mengingatkan pentingnya tetap bersyukur dan menjalani tanggung jawab dengan sikap yang benar.

Nilai tersebut, lanjut Delita, dapat diterapkan melalui kebiasaan membantu rekan kerja, menjaga ucapan, menghargai perbedaan pendapat, serta menyelesaikan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.

“Di tempat kerja, kita bertemu dengan orang-orang yang memiliki karakter dan pemikiran berbeda. Karena itu, kita perlu belajar mengendalikan diri, menjaga ucapan, dan tetap menghargai satu sama lain. Dengan begitu, kita dapat bekerja dengan lebih baik dan menjadi berkat bagi orang lain,” ujarnya.

Ibadah yang diikuti pegawai Bimas Kristen tersebut juga diisi dengan pujian yang dipimpin Yetriani. Melalui ibadah ini, pegawai diajak membawa nilai kasih, kesabaran, dan kepedulian ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, termasuk saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
26 Okt 2026
Kategori
Barsel Hari Ini
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.