Buntok (Humas) – Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, melaksanakan monitoring dan pemantauan pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) Tahun 2026 bagi kepala madrasah dan guru di MAN Barito Selatan Plus Keterampilan dan MIN 1 Barito Selatan, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian dan dukungan Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terhadap kelancaran pelaksanaan Sulingjar di lingkungan madrasah.
Pemantauan secara langsung juga bertujuan memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan serta dapat diikuti oleh kepala madrasah dan guru dengan baik.
Dalam monitoring tersebut, Kasi Pendis memantau kesiapan madrasah, proses pelaksanaan Sulingjar, serta memastikan kepala madrasah dan guru dapat mengikuti pengisian survei sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Monitoring juga menjadi bagian dari upaya untuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis maupun administratif yang mungkin ditemui selama pelaksanaan.
Zakirurahman menyampaikan bahwa Sulingjar memiliki peran penting dalam memberikan gambaran mengenai kondisi lingkungan belajar pada satuan pendidikan.
Data yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pemetaan dalam upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta pengelolaan pendidikan di madrasah.
“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan pelaksanaan Sulingjar berjalan lancar.
Kami juga mendorong kepala madrasah dan guru untuk mengikuti seluruh proses dengan baik dan memberikan jawaban sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif kepala madrasah dan guru sangat diperlukan agar data yang dihasilkan dari Sulingjar dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai lingkungan belajar di masing-masing satuan pendidikan.
Kasi Pendis juga mengapresiasi kesiapan dan dukungan pihak MAN Barito Selatan Plus Keterampilan serta MIN 1 Barito Selatan dalam pelaksanaan Sulingjar Tahun 2026.
Menurutnya, koordinasi antara Kantor Kementerian Agama, kepala madrasah, guru, dan operator menjadi faktor penting dalam memastikan pelaksanaan berjalan efektif dan tepat waktu.
“Sinergi dan koordinasi harus terus diperkuat. Dengan pelaksanaan Sulingjar yang tertib dan optimal, data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dasar dalam melakukan evaluasi dan peningkatan mutu pendidikan madrasah,” tambahnya.
Monitoring pelaksanaan Sulingjar Tahun 2026 ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Seksi Pendis Kemenag Barito Selatan dalam melakukan pendampingan dan penguatan tata kelola pendidikan madrasah berbasis data.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh madrasah di Kabupaten Barito Selatan dapat melaksanakan Sulingjar secara optimal, sehingga hasilnya mampu mendukung pemetaan kondisi lingkungan belajar dan menjadi salah satu pijakan dalam menghadirkan layanan pendidikan madrasah yang semakin berkualitas.