Buntok (Humas) – Persiapan perayaan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026 mulai dimatangkan oleh panitia di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan. Tidak ingin persiapan dilakukan mendekati hari pelaksanaan, Seksi Perlombaan bergerak cepat menggelar rapat internal untuk membahas berbagai kebutuhan, mulai dari pembagian tugas hingga teknis penyelenggaraan lomba, Rabu (4/11/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Pengawas tersebut dipimpin Nurdin dan dihadiri Delita Wati Manullang yang mewakili Seksi Perlombaan, serta Mahmudin, Masdub, dan Hj. Noor Atikah yang merupakan bagian dari Panitia HGN 2026. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memastikan persiapan perlombaan berjalan terarah dan setiap pihak memahami tugas serta tanggung jawabnya.
Dalam rapat tersebut, Nurdin mengajak seluruh panitia untuk segera menyiapkan berbagai kebutuhan perlombaan. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tidak hanya ditentukan saat perlombaan berlangsung, tetapi juga bergantung pada kesiapan panitia dalam mengatur dan menyelesaikan berbagai hal sejak awal.
"Persiapan harus kita lakukan dari sekarang. Jangan sampai ada kebutuhan yang baru dibahas ketika kegiatan sudah dekat. Karena itu, setiap panitia perlu memahami tugasnya masing-masing dan mulai memikirkan apa saja yang harus disiapkan," ujar Nurdin.
Ia juga membuka ruang bagi seluruh peserta rapat untuk menyampaikan pendapat, masukan, maupun saran selama proses pembahasan. Menurutnya, komunikasi yang terbuka diperlukan agar berbagai kebutuhan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan penyelesaiannya bersama.
"Saya berharap semua bisa aktif memberikan masukan. Kalau ada hal yang menurut rekan-rekan perlu diperbaiki atau ditambahkan, silakan disampaikan. Kita bahas bersama agar persiapan perlombaan ini benar-benar matang dan pelaksanaannya nanti tidak menemui banyak kendala," tambahnya.
Pembahasan rapat berlangsung secara aktif dengan melibatkan seluruh peserta. Delita Wati Manullang selaku perwakilan Seksi Perlombaan bersama Mahmudin, Masdub, dan Hj. Noor Atikah dari Panitia HGN turut memberikan tanggapan, masukan, serta saran terkait berbagai hal yang perlu dipersiapkan.
Sejumlah hal teknis menjadi bahan diskusi bersama, di antaranya kejelasan pembagian pekerjaan, kesiapan kebutuhan setiap cabang lomba, serta pengaturan pelaksanaan agar kegiatan dapat berjalan tertib. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan langkah persiapan selanjutnya.
Keterlibatan perwakilan Seksi Perlombaan dan Panitia HGN dalam pembahasan ini juga diperlukan agar rencana kegiatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dengan komunikasi yang berjalan sejak awal, setiap pihak diharapkan dapat mengetahui bagian pekerjaan yang perlu disiapkan dan menghindari tumpang tindih tanggung jawab.
Bagi Seksi Perlombaan, kesiapan teknis menjadi perhatian penting. Sebab, perlombaan dalam rangka HGN bukan sekadar rangkaian kegiatan untuk memeriahkan peringatan, tetapi juga menjadi sarana bagi para guru untuk berinteraksi, mempererat hubungan, serta membangun suasana kebersamaan di luar rutinitas pekerjaan sehari-hari.
Karena itu, setiap cabang perlombaan perlu dipersiapkan secara cermat, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya. Panitia berharap kegiatan nantinya dapat memberikan kesempatan kepada para guru untuk berpartisipasi dengan nyaman tanpa terkendala persoalan teknis yang sebenarnya dapat diantisipasi sejak awal.
Nurdin bersama seluruh peserta rapat berkomitmen menindaklanjuti hasil pembahasan melalui koordinasi dan pembagian tugas sesuai kebutuhan. Masukan serta saran yang telah disampaikan akan menjadi bahan dalam mematangkan persiapan agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Rapat internal tersebut berlangsung lancar dalam suasana diskusi dan kebersamaan. Gerak cepat Seksi Perlombaan bersama Panitia HGN ini menjadi bagian dari persiapan Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan dalam menyambut Hari Guru Nasional Tahun 2026.
Dengan persiapan yang dimulai lebih awal, perayaan HGN diharapkan tidak hanya berlangsung tertib dan meriah, tetapi juga menjadi ruang bagi para guru untuk saling mengenal, berbagi keceriaan, dan mempererat kebersamaan.
Sebab, peringatan Hari Guru Nasional juga menjadi kesempatan untuk merayakan peran penting para pendidik dalam membangun pendidikan dan menyiapkan generasi masa depan.