Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Sampah Dipilah, Budaya Bersih Dibangun: Kasi Pendis Ajak Pegawai Jadikan Kepedulian sebagai Kebiasaan

Barsel Hari Ini 04 Nov 2026 2 menit baca 18
Sampah Dipilah, Budaya Bersih Dibangun: Kasi Pendis Ajak Pegawai Jadikan Kepedulian sebagai Kebiasaan
Foto utama: Sampah Dipilah, Budaya Bersih Dibangun: Kasi Pendis Ajak Pegawai Jadikan Kepedulian sebagai Kebiasaan
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Menjaga kebersihan lingkungan kerja tidak selalu membutuhkan langkah besar. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah sebelum membuangnya justru menjadi salah satu bentuk kepedulian yang sering terlupakan.

Hal itu menjadi perhatian Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan dengan menyediakan tempat sampah terpilah untuk sampah anorganik dan sampah kertas di lingkungan kantor.

Pelaksana pada Seksi Pendidikan Islam, Yusuf Ramadhani Habibie, mengatakan kebiasaan memilah sampah perlu dimulai dari kesadaran setiap pegawai. Sebab, kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya melalui imbauan, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.

"Kadang kita menganggap membuang sampah sebagai hal biasa. Padahal, ada hal sederhana yang bisa kita lakukan, yaitu memilah sampah sesuai jenisnya. Kebiasaan kecil ini kalau dilakukan bersama tentu akan membawa dampak baik bagi lingkungan," ujar Habibie.

Tempat sampah tersebut dilengkapi label sesuai kategori. Sampah anorganik seperti botol plastik, kaleng, besi, dan kaca dipisahkan dari sampah kertas, termasuk kardus, karton, dan koran. Pemisahan ini diharapkan membuat pegawai lebih mudah membuang sampah secara tepat.

Menurutnya, membangun lingkungan kerja yang bersih tidak harus menunggu adanya kegiatan gotong royong atau imbauan khusus. Setiap pegawai memiliki peran melalui kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Zakirurahman, mengajak seluruh pegawai membangun kepedulian terhadap kebersihan mulai dari diri sendiri.

"Kita biasakan dari hal kecil. Jangan menganggap menjaga kebersihan hanya tugas petugas kebersihan. Ini tanggung jawab kita bersama," kata Zakirurahman.

Ia juga mengingatkan bahwa kebersihan tidak hanya berkaitan dengan kondisi lingkungan, tetapi turut mencerminkan perilaku dan kedisiplinan seseorang.

"Dari kebersihan mencerminkan perilaku. Bagaimana kita menjaga lingkungan sekitar juga menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab kita," tambahnya.

Pada akhirnya, lingkungan kerja yang bersih bukan hanya tentang tersedianya tempat sampah atau fasilitas kebersihan. Lebih dari itu, semuanya berawal dari kesadaran setiap orang. Sebab, perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
04 Nov 2026
Kategori
Barsel Hari Ini
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.