Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Kunjungi MIS Anugerah Pendang, Kakankemenag Barsel Bahas Tantangan Pendidikan Madrasah Swasta

Pendidikan Madrasah 04 Nov 2026 2 menit baca 11
Kunjungi MIS Anugerah Pendang, Kakankemenag Barsel Bahas Tantangan Pendidikan Madrasah Swasta
Foto utama: Kunjungi MIS Anugerah Pendang, Kakankemenag Barsel Bahas Tantangan Pendidikan Madrasah Swasta
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Peningkatan kualitas pendidikan madrasah tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran, tetapi juga kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik. Hal itu menjadi salah satu pembahasan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, saat bertemu dengan Ketua Yayasan, Kepala Madrasah, serta tenaga pendidik dan kependidikan MIS Anugerah Pendang.

Dalam pembinaannya, Kakankemenag mengajak para guru untuk menjaga semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia menyebut dedikasi tenaga pendidik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah.

"Tantangan yang dihadapi madrasah harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap tenaga pendidik tetap berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran, sementara berbagai kebutuhan madrasah terus kita komunikasikan untuk mencari solusi," ujar H. Hairil Saleh.


Ia juga mengajak seluruh tenaga pendidik dan kependidikan membangun lingkungan madrasah yang kondusif melalui kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas masing-masing.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Zakirurahman, menyampaikan penjelasan mengenai administrasi EMIS GTK dan Simpatika. Ia meminta tenaga pendidik memastikan kelengkapan dan pemutakhiran data agar administrasi madrasah berjalan tertib sesuai ketentuan.

"Data EMIS GTK dan Simpatika harus diperhatikan dan diperbarui sesuai kondisi sebenarnya. Kelengkapan dan keakuratan data penting untuk mendukung administrasi serta layanan bagi tenaga pendidik," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Yayasan MIS Anugerah Pendang turut menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan madrasah. Pihak yayasan berharap Kemenag Barsel dapat membantu mencarikan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan guru, khususnya dari sisi penghasilan, sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan tambahan tenaga pendidik.

Yayasan berharap persoalan tersebut dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait agar ada jalan keluar yang memungkinkan, sehingga kebutuhan tenaga pengajar dan kesejahteraan guru mendapat perhatian sesuai ketentuan yang berlaku.

Di akhir pertemuan, dilakukan penyerahan secara simbolis sertifikat tanah wakaf MIS Anugerah Pendang. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari penguatan legalitas aset yang dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan madrasah.

Dalam kegiatan tersebut, Kakankemenag didampingi Fungsi SDM, Muhammad Bukhari Muslim Mahridi, dan sejumlah staf Pendidikan Islam. Turut hadir Kepala KUA Kecamatan Dusun Utara, H. Agus Salim, beserta jajaran, serta staf dan dewan guru MIS Anugerah Pendang.

Pertemuan ini menjadi sarana bagi Kemenag Barsel untuk mendengar langsung kebutuhan madrasah, mulai dari penguatan kualitas tenaga pendidik dan administrasi hingga persoalan kesejahteraan guru serta pemenuhan tenaga pengajar.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
04 Nov 2026
Kategori
Pendidikan Madrasah
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.