Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Ketua DWP Kemenag Barsel Tutup Pelatihan Pembelajaran Inklusif, Guru PAUD/RA Terima Sertifikat

Pendidikan Madrasah 02 Nov 2026 2 menit baca 67
Ketua DWP Kemenag Barsel Tutup Pelatihan Pembelajaran Inklusif, Guru PAUD/RA Terima Sertifikat
Foto utama: Ketua DWP Kemenag Barsel Tutup Pelatihan Pembelajaran Inklusif, Guru PAUD/RA Terima Sertifikat
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Pelatihan Pembelajaran Inklusif untuk Anak Usia Dini yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan resmi ditutup. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada perwakilan guru PAUD/RA binaan DWP Kemenag Barsel.

Penutupan kegiatan dihadiri   jajaran pengurus dan anggota DWP. Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Ketua DWP bersama Joko Priyono, S.Pd., yang juga bertindak sebagai pemateri dalam pelatihan tersebut.

Ketua DWP Kemenag Barito Selatan, Ny. Asy Noorhasyanah Hairil Saleh, menyampaikan bahwa pembelajaran inklusif menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Setiap anak memiliki karakteristik, kemampuan, dan kebutuhan belajar yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan pembelajaran yang tepat.

"Pelatihan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan dan penyerahan sertifikat saja. Pengetahuan yang diperoleh perlu diterapkan dalam proses pembelajaran, sehingga guru semakin siap mendampingi anak dengan beragam karakteristik dan kebutuhan," ujarnya.

Ia juga berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat dibagikan kepada tenaga pendidik lainnya, sehingga pemahaman mengenai pendidikan inklusif semakin luas di lingkungan PAUD dan RA binaan DWP.

Di sisi lain, Joko Priyono, S.Pd., selaku pemateri, menyampaikan bahwa pembelajaran inklusif membutuhkan kesiapan guru dalam memahami perbedaan karakteristik dan kemampuan setiap anak. Guru tidak cukup hanya menyampaikan materi, tetapi juga perlu menyesuaikan metode pembelajaran agar seluruh anak dapat berpartisipasi secara optimal.

"Pembelajaran inklusif bukan sekadar menghadirkan semua anak di dalam kelas, tetapi bagaimana memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berpartisipasi, dan berkembang sesuai dengan potensinya," jelasnya.

Ia berharap materi yang telah diberikan dapat menjadi bekal bagi para guru PAUD/RA untuk menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif, ramah anak, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Sementara itu, Wakil Ketua I DWP Kemenag Barsel, Ny. Jamilah Ismiradi, menyampaikan pentingnya peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah, aman, dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak.

"Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang. Karena itu, guru perlu memiliki pemahaman serta keterampilan dalam memberikan pendampingan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak," tuturnya.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, tantangan berikutnya adalah membawa pengetahuan dari ruang pelatihan ke ruang kelas, agar setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh dan belajar tanpa terkecuali.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Redaksi

Informasi pengelola publikasi.

Abdul Wahid, S.Pd.I

Editor

Abdul Wahid, S.Pd.I

Penata Layanan Operasional

Saidah

Narahubung

Saidah - 62822537****

Dharma Wanita Persatuan

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
02 Nov 2026
Kategori
Pendidikan Madrasah
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.