Buntok (Humas) – Kekuatiran tidak boleh menjadi penghalang dalam menjalankan pekerjaan dan pelayanan. Dengan iman, ketulusan, dan sikap berserah kepada Tuhan, setiap tantangan dapat dihadapi dengan penuh keyakinan. Pesan tersebut menjadi inti Ibadah Rutin Awal Minggu Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Senin (2/11/2026).
Ibadah rutin ini menjadi ruang pembinaan rohani bagi pegawai untuk membangun ketenangan batin sekaligus mempersiapkan diri menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Melalui penguatan iman, setiap pegawai diharapkan mampu bekerja dengan hati yang tulus, bertanggung jawab, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
Kasi Bimas Kristen Hesti Rayani juga turut menyampaikan pesannya “Dalam menjalankan pekerjaan dan pelayanan, kita tentu menghadapi berbagai tantangan. Namun, jangan sampai kekuatiran menguasai diri kita. Jadikan Tuhan sebagai tempat bersandar dan sumber kekuatan dalam menghadapi setiap keadaan,”.
Kegiatan ini juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam pelayanan bukan hanya bergantung pada kemampuan manusia. Kerendahan hati, ketulusan, serta kepercayaan kepada penyertaan Tuhan menjadi bekal penting dalam melaksanakan setiap tanggung jawab.
“Setiap pekerjaan hendaknya dilakukan dengan hati yang takut akan Tuhan. Ketika kita mengandalkan-Nya, kita belajar untuk tetap kuat, sabar, dan setia dalam menjalankan tugas, sekalipun ada kesulitan yang harus dihadapi,” tambahnya.
Ibadah dipimpin oleh Koriwati yang membuka dan memandu jalannya kegiatan dengan khidmat. Sementara itu, renungan firman Tuhan disampaikan oleh Linda Yana dengan mengangkat tema “Dari Kekuatiran Menjadi Kemenangan”, berdasarkan 1 Petrus 5:6-7.
Dalam renungannya, Linda Yana mengajak pegawai untuk memahami bahwa kekuatiran merupakan bagian dari kehidupan, tetapi tidak boleh mengalahkan kepercayaan kepada Tuhan. Firman Tuhan mengajarkan umat untuk merendahkan diri di hadapan-Nya dan menyerahkan segala kekuatiran karena Tuhan senantiasa memelihara kehidupan umat-Nya.
“Firman Tuhan dalam 1 Petrus 5:6-7 mengajarkan kita untuk tidak hidup dalam kekuatiran yang berlebihan. Tuhan meminta kita merendahkan diri di hadapan-Nya dan menyerahkan segala kekuatiran kepada-Nya, sebab Dia tahu apa yang kita hadapi dan Dia selalu memelihara kehidupan kita,” ungkap Linda Yana.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk tidak membiarkan kekuatiran menghambat pekerjaan dan pelayanan sehari-hari. Menurutnya, kepercayaan kepada Tuhan harus disertai dengan kesungguhan dalam menjalankan tanggung jawab.
“Jangan sampai kekuatiran membuat kita takut melangkah atau kehilangan semangat dalam bekerja. Tetaplah percaya kepada Tuhan, lakukan bagian kita dengan sungguh-sungguh, dan serahkan hasilnya kepada Tuhan. Ketika kita mengandalkan-Nya, kita akan memiliki kekuatan untuk melewati setiap persoalan,” tambahnya.
Melalui renungan tersebut, pegawai diajak memahami bahwa berserah kepada Tuhan bukan berarti berhenti berusaha. Sebaliknya, kepercayaan kepada Tuhan harus berjalan bersama kesungguhan bekerja, ketulusan melayani, dan kesediaan menjalankan tanggung jawab dengan baik.
Ibadah Rutin Awal Minggu ini merupakan bagian dari pembinaan rohani berkelanjutan Bimas Kristen Kemenag Barito Selatan. Kegiatan tersebut juga mendukung Asta Protas Kementerian Agama, terutama dalam memperkuat kehidupan beragama, membangun integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan bekal firman Tuhan, pegawai Bimas Kristen diharapkan dapat menjalani pekan kerja dengan semangat baru, tidak larut dalam kekuatiran, serta tetap mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah pelayanan.