Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Gerak Cepat Kemenag Barsel Beresin Wakaf Desa Ruhing Raya: Tanpa Sinyal, Data SIWAK Tetap Tembus

Zakat & Wakaf 07 Okt 2026 3 menit baca 47
Gerak Cepat Kemenag Barsel Beresin Wakaf Desa Ruhing Raya: Tanpa Sinyal, Data SIWAK Tetap Tembus
Foto utama: Gerak Cepat Kemenag Barsel Beresin Wakaf Desa Ruhing Raya: Tanpa Sinyal, Data SIWAK Tetap Tembus
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) - Ambisi besar masyarakat Desa Ruhing Raya, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan (Barsel) untuk mengelola tanah wakaf produktif akhirnya mendapat solusi jitu. Kendala klasik berupa hilangnya sinyal di area pedalaman sempat mengancam proses administrasi tanah yang bernilai ekonomi tinggi ini, namun akhirnya sukses diatasi berkat jurus teknologi.
Peninjauan yang dilakukan langsung pada Rabu (7/10/2026) di kawasan Desa Ruhing Raya sebelumnya sempat dihadapkan pada hambatan pemetaan. Nazir Tanah Wakaf Produktif setempat, Gunawan, terus terang mengeluhkan kendala administrasi yang nyaris membuat proses ini jalan di tempat.
"Masalah utama kami saat ini adalah kurangnya dokumen foto Geotagging sebagai syarat mutlak kelengkapan Ikrar Wakaf. Sulitnya akses dan jaringan internet di sini membuat kami terhambat untuk mengambil data lokasi yang presisi," keluh Gunawan saat berdiskusi di lokasi lahan wakaf.
Sebetulnya, lahan ini sudah memiliki legalitas awal yang sangat baik. Surat hibah sudah dikantongi dari wakif (pemberi wakaf) yang berencana meningkatkan status tanah tersebut menjadi tanah wakaf. Bahkan, dokumen SKT sudah dipastikan aman serta jauh dari potensi sengketa di kemudian hari. Namun, digitalisasi data titik koordinat yang disyaratkan oleh sistem tetap tak bisa ditawar.
Mendengar keluhan tersebut, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Barsel, H. Muhammad Sibawaihi, langsung turun tangan memberikan solusi mutakhir. Ia menenangkan warga dan pengurus dengan menunjukkan bahwa masalah teknologi tak harus diselesaikan dengan cara-cara rumit.
"Alhamdulillah, kita tidak perlu khawatir lagi. Dengan teknologi yang sangat maju saat ini, kami sudah bisa mengambil titik koordinat lokasi tanah wakaf secara presisi dengan aplikasi terbaru, walaupun di lokasi ini sama sekali tidak ada sinyal. Sistem kita sekarang sudah bisa merekam data secara offline untuk kemudian diunggah begitu mendapat jaringan," kata Sibawaihi yang disambut lega oleh para pengurus.
Langkah jemput bola dengan memanfaatkan aplikasi pemetaan mutakhir ini pun langsung disambut cepat oleh Kepala KUA Kecamatan Gunung Bintang Awai, H. Maskuni. Tanpa membuang waktu, Maskuni langsung memimpin jajarannya untuk memproses seluruh data yang didapat hari itu agar tidak ada penundaan.
"Dengan teratasinya masalah koordinat dan foto geotagging ini, hambatan kita sudah habis. Hari ini juga, data-data tersebut akan langsung kita input dan ajukan ke dalam Aplikasi SIWAK (Sistem Informasi Wakaf). Kita selesaikan sekarang agar status wakaf produktif ini resmi secara hukum tanpa ada penundaan lagi," tegas Maskuni optimis.
Terobosan dari Kemenag Barsel ini menjadi babak baru bagi pengelolaan aset umat di Desa Ruhing Raya. Lewat kecepatan penyelesaian ini, lahan yang telah dihibahkan kini siap diproses menjadi tanah wakaf produktif yang mandiri, aman secara hukum, dan membawa manfaat nyata bagi ekonomi warga sekitar.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
07 Okt 2026
Kategori
Zakat & Wakaf
Durasi
3 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.