Buntok (Humas) – Kabut asap yang semakin pekat tak menghentikan aktivitas kedinasan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan (Kemenag Barsel). Apel pagi tetap digelar pada Kamis (8/10/2026), namun pelaksanaannya dipindahkan ke aula kantor demi menjaga kondisi seluruh pegawai.
Apel yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dipimpin Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendis) Zakirurahman. Dalam amanatnya, ia mengingatkan pegawai agar menyelesaikan tugas tepat waktu, menjaga integritas, sekaligus memberikan dukungan kepada peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) yang mewakili Madrasah Barito Selatan.
“SKP agar segera diselesaikan sesuai batas waktu yang telah ditentukan. Kalau bisa sebelum tanggal 15 sudah selesai,” kata Zakirurahman.
Menurutnya, penyelesaian SKP merupakan bagian dari kewajiban pegawai yang perlu diperhatikan agar pekerjaan tidak menumpuk menjelang batas waktu. Ia meminta setiap pegawai menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya.
Selain soal SKP, Zakirurahman mengajak seluruh pegawai Kemenag Barsel menjaga integritas dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.
“Kalau kita mempunyai integritas, insyaallah pekerjaan kita akan menjadi doa dan menjadi berkah buat kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Zakirurahman juga menyampaikan kabar tentang 33 peserta OMI yang berangkat mewakili madrasah di Kabupaten Barito Selatan. Ia mengajak seluruh pegawai mendoakan agar para peserta dapat mengikuti kompetisi dengan baik dan meraih hasil terbaik.
“Mari kita doakan 33 peserta OMI yang mewakili madrasah Barsel. Semoga mereka sukses dan menang dalam mengikuti OMI,” tuturnya.
Apel pagi tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyambut pegawai baru yang ditugaskan di satuan kerja Bimas Islam, Basuki Rahmat. Zakirurahman menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap kehadiran pegawai baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja.
Apel diikuti seluruh pegawai Kemenag Barsel. Yusuf Ramadhani Habibie bertugas sebagai Komandan Apel, Aris Fadillah Memimpin doa, sedangkan Norhadiah bertugas sebagai Pembawa Acara atau MC.
Pelaksanaan apel di aula dilakukan karena kondisi kabut asap di wilayah Barito Selatan semakin pekat. Meski lokasi pelaksanaan berubah, kegiatan kedinasan tetap berjalan dengan pesan utama: pekerjaan diselesaikan tepat waktu dan dijalankan dengan integritas.