Buntok (Humas) – Bukan sekadar mengukur hasil ujian, Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2026 diharapkan memberi gambaran nyata tentang Kompetensi Guru Madrasah.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, saat memantau pelaksanaan AKGTK hari ketiga di MAN Barito Selatan Plus Keterampilan, Rabu (7/10/2026).
Zakirurahman turun langsung memeriksa pelaksanaan asesmen, termasuk kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, sarana pendukung, serta kehadiran peserta.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan asesmen berjalan sesuai petunjuk teknis dan peserta dapat mengikuti ujian tanpa gangguan teknis. “Kami ingin memastikan bahwa hingga hari ketiga ini, sistem jaringan, perangkat komputer, dan kehadiran peserta tetap terjaga dengan baik.
Hasil asesmen ini nantinya akan menjadi dasar penting bagi Kementerian Agama untuk memetakan dan merumuskan program pengembangan kompetensi guru yang lebih tepat sasaran di wilayah Barito Selatan,” ujar Zakirurahman.
Menurutnya, hasil AKGTK tidak berhenti pada nilai yang diperoleh peserta. Data asesmen dapat memberikan gambaran mengenai kondisi kompetensi guru dan tenaga kependidikan sehingga kebutuhan pengembangan profesional dapat diketahui dengan lebih jelas.
“Karena itu, kami berharap peserta mengerjakan asesmen dengan tenang, teliti dan sesuai kemampuan masing-masing. Jawablah secara jujur agar hasilnya benar-benar menggambarkan kondisi kompetensi di lapangan,” katanya.
Zakirurahman juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tidak terbebani selama mengikuti asesmen. Ia meminta guru dan tenaga kependidikan percaya pada kemampuan sendiri serta tetap menjaga kejujuran dalam mengerjakan setiap soal.
Pelaksanaan AKGTK di MAN Barito Selatan Plus Keterampilan pada hari ketiga berlangsung kondusif. Peserta hadir sesuai jadwal dan mengikuti asesmen menggunakan fasilitas laboratorium komputer yang tersedia.
Kesiapan panitia lokal dan jajaran tenaga pendidik MAN Barito Selatan turut mendukung kelancaran pelaksanaan. Zakirurahman menyampaikan apresiasi atas kesiapan tersebut, terutama dalam menjaga fasilitas dan memastikan peserta dapat mengikuti asesmen sesuai ketentuan.
Bagi Kemenag Barito Selatan, data yang dihasilkan dari AKGTK menjadi bagian penting untuk melihat kebutuhan peningkatan kompetensi guru secara lebih terarah. Dengan data yang sesuai kondisi lapangan, program pengembangan guru diharapkan dapat disusun berdasarkan kebutuhan nyata madrasah di Barito Selatan.