Buntok (Humas) – Kompetisi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Zona 1 resmi dibuka, Senin (5/10/2026).
Kasi Pendidikan Madrasah (Pendis) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Barsel dalam pembukaan yang diikuti jajaran Kemenag se-Kalteng secara daring.
Pembukaan OMI tingkat provinsi tersebut dibuka langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H. Muhammad Yusi Abdhian.
Kegiatan berlangsung melalui Zoom dan diikuti dari Zona 3 Pangkalan Bun, sementara pelaksanaan pembukaan berpusat di Zona 1 Palangka Raya.
Zakirurahman mengatakan keikutsertaan Kemenag Barsel dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kesiapan madrasah menghadapi tahapan OMI tingkat provinsi.
Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga perlu siap menghadapi pola kompetisi yang lebih tinggi.
“OMI tingkat provinsi menjadi tahapan penting bagi peserta untuk menguji kemampuan yang sudah mereka persiapkan.
Karena itu, kita berharap peserta dari Barito Selatan dapat mengikuti setiap tahapan dengan serius dan memberikan hasil terbaik,” ujar Zakirurahman.
Ia juga meminta pihak madrasah memberikan pendampingan kepada peserta selama mengikuti rangkaian kompetisi.
Persiapan yang baik dinilai akan membantu peserta lebih percaya diri ketika berhadapan dengan peserta dari kabupaten dan kota lain di Kalimantan Tengah.
“Kami berharap peserta tetap fokus, menjaga semangat belajar dan mengikuti arahan pendamping. Yang paling penting, mereka dapat menunjukkan kemampuan dengan percaya diri dan tetap menjunjung sportivitas,” katanya.
Pembukaan OMI tingkat Provinsi Kalteng ini turut diikuti para kepala kantor Kementerian Agama serta Kasi Pendis dan Pendidikan Madrasah se-Kalimantan Tengah.
Kehadiran jajaran tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan kompetisi yang mempertemukan peserta madrasah dari berbagai daerah.
Bagi Kemenag Barsel, OMI menjadi ruang bagi siswa madrasah untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi di tingkat provinsi.
Peserta yang tampil pada tahapan ini merupakan bagian dari hasil pembinaan dan seleksi yang telah dilakukan sebelumnya.
Kegiatan OMI tingkat provinsi selanjutnya menjadi kesempatan bagi peserta untuk membawa nama madrasah dan Kabupaten Barito Selatan di tingkat yang lebih luas.
Kemenag Barsel berharap peserta mampu mengikuti seluruh tahapan dengan baik dan memperoleh hasil yang membanggakan.