Buntok (Humas) – Di balik jeruji Rutan Kelas IIB Buntok, pembinaan keagamaan Hindu perlahan menunjukkan hasil. Pemahaman dua warga binaan berinisial R dan T terhadap Dharma dinilai jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya setelah mengikuti pembinaan yang disampaikan Penyuluh Agama Hindu Kemenag Barito Selatan, Miyah, Senin (5/10/2026).
Menurut Miyah, pembinaan kali ini mengangkat tema “Pelaksanaan Dharma” yang bersumber dari kitab Sarasamuccaya Sloka 41 dan 45. Materi tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi warga binaan untuk memahami ajaran Dharma secara lebih mendalam.
“Warga binaan sudah sangat jauh lebih baik dari sebelumnya dalam memahami apa yang disampaikan dalam Dharma wacana,” ujar Miyah.
Ia mengatakan, materi tersebut diberikan dalam layanan kali ini agar warga binaan terus mendapatkan pemahaman mengenai ajaran Hindu.
“Pembinaan ini kami laksanakan dengan rutin untuk memberikan pemahaman keagamaan melalui wacana Dharma,” ujarnya.
Menurut Miya, pelatihan yang dilakukan secara berkelanjutan menunjukkan perkembangan pemahaman warga binaan. Ia melihat adanya perubahan dibandingkan pelatihan sebelumnya.
“Warga binaan sudah jauh lebih baik dari sebelumnya dalam memahami apa yang disampaikan dalam Dharma wacana,” ungkapnya.
Miya berharap pemahaman yang diperoleh selama pelatihan dapat terus berkembang dan memberi arah bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan.
“Semoga apa yang disampaikan dalam wacana Dharma dapat semakin dipahami oleh warga binaan,” tuturnya.
Pembinaan berlangsung dengan baik dan menjadi bagian dari kegiatan pelatihan keagamaan Hindu bagi warga binaan Rutan Kelas IIB Buntok. Kegiatan rutin tersebut memberikan ruang bagi warga binaan untuk terus memperdalam pemahaman ajaran Hindu selama menjalani masa pelatihan.