Buntok (Humas) Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) 2026 mulai digelar di MAN Barito Selatan Plus Keterampilan, Senin (5/10/2026). Asesmen berlangsung pada 5-9 Oktober 2026 dan diikuti guru serta tenaga kependidikan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, membuka pelaksanaan AKGTK tersebut. Ia menyebut asesmen menjadi salah satu cara untuk melihat kompetensi guru dan tenaga kependidikan secara lebih terukur.
“AKGTK bukan sekadar pelaksanaan asesmen, tetapi menjadi bagian dari upaya melihat kompetensi guru dan tenaga kependidikan secara objektif. Hasilnya dapat menjadi bahan untuk mengetahui bagian mana yang masih perlu dikembangkan,” ujar H. Hairil Saleh.
Menurutnya, peningkatan kompetensi guru tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Kemampuan yang dimiliki perlu terus dievaluasi agar pembelajaran di madrasah semakin sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
“Guru dituntut terus berkembang. Karena itu, hasil asesmen harus bisa menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan kompetensi ke depan,” katanya.
Sementara itu, Plh. Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Barsel, Noorhadiah, menyampaikan bahwa pelaksanaan AKGTK perlu diikuti peserta dengan serius dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
“Peserta diharapkan mengikuti seluruh tahapan asesmen dengan baik dan mengerjakan sesuai kemampuan masing-masing. Ini penting agar hasil yang diperoleh benar-benar menggambarkan kompetensi peserta,” kata Noorhadiah.
Ia juga berharap hasil AKGTK dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah.
“Hasil asesmen nantinya dapat menjadi salah satu bahan untuk melihat kebutuhan pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan,” ujarnya.
Pelaksanaan AKGTK 2026 di MAN Barito Selatan Plus Keterampilan turut dihadiri Pengawas Madrasah, jajaran staf Pendidikan Islam, Kepala MAN Barito Selatan Hj. Noor Aisyah, Wakamad, Kaur MAN Barito Selatan, serta para peserta asesmen.