Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Data Pontren Akurat, Pendis Perkuat Validasi EMIS untuk Program Bantuan

Pendidikan Pesantren 27 Okt 2026 3 menit baca 38
Data Pontren Akurat, Pendis Perkuat Validasi EMIS untuk Program Bantuan
Foto utama: Data Pontren Akurat, Pendis Perkuat Validasi EMIS untuk Program Bantuan
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) – Ketepatan data menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung program bantuan dan perencanaan sarana prasarana pondok pesantren. Untuk memperbaiki kualitas pendataan tersebut, Operator EMIS Pontren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Abdul Hadi, mengikuti Coaching Clinic secara daring bersama Tim EMIS Pusat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI melalui Zoom Meeting. 

Kegiatan ini membahas pemutakhiran data santri, lembaga pondok pesantren, serta tenaga pendidik agar informasi yang tercatat dalam sistem sesuai dengan kondisi sebenarnya. 

“Pemutakhiran data pondok pesantren perlu dilakukan dengan teliti karena data tersebut menjadi salah satu dasar dalam perencanaan program pendidikan Islam. Karena itu, informasi mengenai santri, lembaga, dan tenaga pendidik harus sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Abdul Hadi. 

Ia menjelaskan, ketepatan data juga berkaitan dengan kebutuhan program bantuan dan kebijakan pengembangan sarana prasarana pondok pesantren. Data yang tidak sesuai dapat memengaruhi proses verifikasi dan perencanaan kebutuhan lembaga. 

“Keikutsertaan dalam coaching clinic ini sangat penting untuk menunjang kelancaran program-program bantuan dan kebijakan sarana prasarana pondok pesantren ke depan. Kami perlu memastikan data yang dikelola benar-benar valid agar dapat digunakan sesuai peruntukannya,” katanya. 

Selain pemutakhiran data, Tim EMIS Pusat membahas kendala teknis yang kerap dihadapi operator daerah serta memperkenalkan fitur-fitur pembaruan sistem pendataan. Pembahasan ini memberi kesempatan kepada operator untuk berkonsultasi langsung mengenai persoalan yang menghambat proses penginputan maupun sinkronisasi data. 

“Melalui forum diskusi interaktif ini, kami bisa berkonsultasi langsung mengenai solusi atas kendala sistem yang dihadapi. Penjelasan dari Tim EMIS Pusat membantu kami memahami langkah yang perlu dilakukan agar proses pengelolaan data di daerah berjalan sesuai ketentuan,” ungkap Abdul Hadi. 

Ia juga menilai pemahaman terhadap pembaruan sistem diperlukan agar proses sinkronisasi data di tingkat kabupaten/kota dapat berjalan lebih lancar dan kesalahan penginputan dapat diminimalkan. 

“Strategi percepatan sinkronisasi data pondok pesantren menjadi hal yang perlu kami perhatikan. Dengan memahami pembaruan sistem dan melakukan pemeriksaan data secara cermat, kami berharap informasi yang dikirim dapat lebih akurat dan dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembenahan administrasi pendidikan Islam melalui pemanfaatan sistem digital. Ketelitian operator dan pembaruan data secara berkala diperlukan untuk menjaga kesesuaian informasi antara kondisi lembaga di daerah dan data yang tersimpan dalam sistem nasional. 

Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terus mendorong pengelolaan data pendidikan Islam yang tertib dan terintegrasi. Data yang akurat diharapkan dapat membantu proses perencanaan program, verifikasi kebutuhan, serta pelaksanaan kebijakan bagi pondok pesantren.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
27 Okt 2026
Kategori
Pendidikan Pesantren
Durasi
3 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.