Buntok (Humas) Moderasi beragama tak ingin berhenti sebagai materi di ruang kelas. MAN Barito Selatan dan KUA Dusun Selatan memilih bergerak bersama lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) agar nilai toleransi, saling menghormati, dan kerukunan benar-benar tumbuh di lingkungan madrasah.
MoU ditandatangani Kepala MAN Barito Selatan, Hj. Siti Noor Aisyah, dan Kepala KUA Dusun Selatan, Suzukhrufiannor, serta disaksikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, pada pembukaan MATAMUDA ke-33 Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kepala MAN Barito Selatan, Hj. Siti Noor Aisyah, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah memperkuat pembinaan karakter siswa melalui program yang dijalankan bersama KUA.
"Kami ingin moderasi beragama hadir dalam keseharian siswa, bukan hanya dipelajari sebagai materi. Karena itu, kolaborasi dengan KUA menjadi langkah penting untuk membangun budaya saling menghargai di madrasah," ujarnya.
Menurutnya, sinergi itu akan membuka ruang bagi peserta didik untuk mendapatkan pembinaan yang lebih dekat dengan realitas kehidupan bermasyarakat.
"Harapan kami, siswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, terbuka terhadap perbedaan, dan mampu menjaga persatuan," katanya.
Kepala KUA Dusun Selatan, Suzukhrufiannor, menyebut MoU tersebut menjadi titik awal memperkuat peran KUA dalam mendampingi madrasah membangun karakter generasi muda.
"KUA siap hadir di madrasah melalui penyuluhan, dialog, dan pembinaan keagamaan. Moderasi beragama harus menjadi cara berpikir dan cara bersikap siswa dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ia berharap kerja sama itu melahirkan program yang berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan peserta didik.
"Kami ingin siswa memahami bahwa perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk hidup rukun dan saling menghormati," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, menyambut baik lahirnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, penguatan moderasi beragama membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk madrasah dan KUA.
"Ini bukan sekadar penandatanganan MoU. Yang ingin kita bangun adalah gerakan bersama agar nilai-nilai moderasi beragama benar-benar hidup di lingkungan madrasah," ujar H. Hairil Saleh.
Kakankemenag berharap kolaborasi tersebut terus melahirkan berbagai program pembinaan yang berdampak langsung bagi peserta didik.
"Kalau karakter siswa dibangun sejak hari pertama di madrasah, kita sedang menyiapkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman," tutupnya.
Teken MoU, MAN Barsel dan KUA Dusun Selatan Siapkan Ruang Tumbuh Moderasi Beragama
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
PAH Nurhati Bekali Pengantin Makna Catur Purusartha, Ajak Bangun Keluarga Berlandaskan Dharma
24 Jul 2026
Tim Penyuluh Agama Kristen Ajak Remaja Temukan Kekuatan Sejati dari Tuhan
24 Jul 2026
H. Muhammad Sibawaihi Integrasikan Edukasi ZISWAF ke Majelis Taklim, Pengurus Masjid Beri Lampu Hijau
24 Jul 2026
Dapat Restu Ketua Masjid, H. Muhammad Sibawaihi Siap Sulap Layar Raksasa Jadi Media Edukasi Zakat, Wakaf dan Ekoteologi
24 Jul 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Kakankemenag Barsel Minta Bimas Kristen dan Hindu Aktif Pantau Dinamika Sosial Keagamaan
Buntok (Humas) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Selatan meminta jajaran Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen dan Bimas Hindu lebih aktif memantau dinamika sosial keagamaan di tengah masyarakat. Langkah ini...
Beri Penguatan Mental dan Spiritual, Kemenag Barsel Sambangi Pasien Rumah Sakit
Buntok (Humas) Bimbingan rohani di rumah sakit terus dijalankan Bimas Islam melalui Penyelenggara Zakat Wakaf, H. Muhammad Sibawaihi, didampingi staf KUA Dusun Selatan, Hendra. Kegiatan ini diarahkan untuk memberi pen...
Kasi Pendis: Pesantren Punya Posisi Jelas dalam Sistem Pendidikan Nasional
Buntok (Humas) – Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, mengikuti Zoom Meeting Diskusi Bedah UU Pesantren Edisi #1 yang mengangkat tema "Membedah Satuan Pendidik...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Teken MoU, MAN Barsel dan KUA Dusun Selatan Siapkan Ruang Tumbuh Moderasi Beragama
Teken MoU, MAN Barsel dan KUA Dusun Selatan Siapkan Ruang Tumbuh Moderasi Beragama
Buntok (Humas) Moderasi beragama tak ingin berhenti sebagai materi di ruang kelas. MAN Barito Selatan dan KUA Dusun Selatan memilih bergerak bersama lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) agar nilai toleransi, saling menghormati, dan kerukunan benar-benar tumbuh di lingkungan madrasah.
MoU ditandatangani Kepala MAN Barito Selatan, Hj. Siti Noor Aisyah, dan Kepala KUA Dusun Selatan, Suzukhrufiannor, serta disaksikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, pada pembukaan MATAMUDA ke-33 Tahun Pelajaran 2026/2027.
Kepala MAN Barito Selatan, Hj. Siti Noor Aisyah, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah memperkuat pembinaan karakter siswa melalui program yang dijalankan bersama KUA.
"Kami ingin moderasi beragama hadir dalam keseharian siswa, bukan hanya dipelajari sebagai materi. Karena itu, kolaborasi dengan KUA menjadi langkah penting untuk membangun budaya saling menghargai di madrasah," ujarnya.
Menurutnya, sinergi itu akan membuka ruang bagi peserta didik untuk mendapatkan pembinaan yang lebih dekat dengan realitas kehidupan bermasyarakat.
"Harapan kami, siswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, terbuka terhadap perbedaan, dan mampu menjaga persatuan," katanya.
Kepala KUA Dusun Selatan, Suzukhrufiannor, menyebut MoU tersebut menjadi titik awal memperkuat peran KUA dalam mendampingi madrasah membangun karakter generasi muda.
"KUA siap hadir di madrasah melalui penyuluhan, dialog, dan pembinaan keagamaan. Moderasi beragama harus menjadi cara berpikir dan cara bersikap siswa dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ia berharap kerja sama itu melahirkan program yang berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan peserta didik.
"Kami ingin siswa memahami bahwa perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk hidup rukun dan saling menghormati," katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, menyambut baik lahirnya kolaborasi tersebut. Menurutnya, penguatan moderasi beragama membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk madrasah dan KUA.
"Ini bukan sekadar penandatanganan MoU. Yang ingin kita bangun adalah gerakan bersama agar nilai-nilai moderasi beragama benar-benar hidup di lingkungan madrasah," ujar H. Hairil Saleh.
Kakankemenag berharap kolaborasi tersebut terus melahirkan berbagai program pembinaan yang berdampak langsung bagi peserta didik.
"Kalau karakter siswa dibangun sejak hari pertama di madrasah, kita sedang menyiapkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman," tutupnya.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
24 Jul 2026
Kakankemenag Barsel Minta Bimas Kristen dan Hindu Aktif Pantau Dinamika Sosial Keagamaan
Buntok (Humas) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Selatan meminta jajaran Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen dan Bimas Hindu lebih aktif memantau dinamika sosial keagamaan di tengah masyarakat. Langkah ini...
23 Jul 2026
Beri Penguatan Mental dan Spiritual, Kemenag Barsel Sambangi Pasien Rumah Sakit
Buntok (Humas) Bimbingan rohani di rumah sakit terus dijalankan Bimas Islam melalui Penyelenggara Zakat Wakaf, H. Muhammad Sibawaihi, didampingi staf KUA Dusun Selatan, Hendra. Kegiatan ini diarahkan untuk memberi pen...
23 Jul 2026
Kasi Pendis: Pesantren Punya Posisi Jelas dalam Sistem Pendidikan Nasional
Buntok (Humas) – Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, mengikuti Zoom Meeting Diskusi Bedah UU Pesantren Edisi #1 yang mengangkat tema "Membedah Satuan Pendidik...