Buntok (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Eko Wahyudi, mengajak peserta didik SMPN 1 Dusun Selatan memahami bahwa kekuatan sejati tidak hanya bersumber dari kemampuan diri, tetapi berasal dari Tuhan. Pesan itu disampaikan dalam kegiatan penyuluhan bertema “Kekuatan di Masa Remaja” yang berlandaskan firman Tuhan dalam 1 Timotius 4:12.
Melalui penyuluhan tersebut, para siswa yang dibimbing agar memiliki rasa percaya diri yang benar sekaligus mampu menjadi teladan dalam perkataan, perilaku laku, kasih, iman, dan kesucian sebagai generasi muda Kristen.
Dalam menyampaikan materinya, Eko Wahyudi menjelaskan bahwa Tuhan adalah Pencipta sekaligus sumber hikmat dan pengetahuan. Oleh karena itu, setiap pelajar diajak membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan agar memperoleh hikmat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Kekuatan sejati bukan berasal dari kemampuan kita semata, melainkan dari Tuhan. Ketika kita hidup dekat dengan-Nya, Tuhan akan memberikan hikmat dan kekuatan untuk menjalani kehidupan sebagai pelajar maupun sebagai pribadi yang bertumbuh,” ujar Eko Wahyudi.
Ia juga mengajak para siswa memanfaatkan masa remaja untuk membangun karakter yang baik. Menurutnya, keberanian melakukan hal yang benar, menghormati guru, menaati peraturan sekolah, dan taat terhadap aturan pemerintah merupakan bagian dari pembentukan integritas sejak dini.
Jadilah teladan dalam kata, tingkah laku, kasih, iman, dan kesucian. Percaya diri itu penting, tetapi harus dibangun di atas iman kepada Tuhan dan diwujudkan melalui sikap hidup yang benar, pesannya.
Guru Pendidikan Agama Kristen SMPN 1 Dusun Selatan, Ariani, menyambut baik penyuluhan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi remaja saat ini sehingga mampu memperkuat pelatihan karakter peserta didik di lingkungan sekolah.
“Materi ini menjadi penguatan bagi siswa agar tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, iman, dan kepercayaan diri yang sehat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan remaja,” ujar Ariani.
Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan para siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun di tengah masyarakat.
“Kami berharap para siswa mampu menjadi teladan melalui sikap, tutur kata, dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kegiatan penyuluhan disampaikan oleh Eko Wahyudi, dilanjutkan dengan doa pembukaan dan firman pelayanan oleh Yemima Pisi, serta doa syafaat oleh Delita Wati Manullang. Kegiatan ini juga didampingi Guru Pendidikan Agama Kristen Ariani bersama dewan guru SMPN 1 Dusun Selatan.
Penyuluhan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan dalam mendukung terlaksananya Asta Protas Kementerian Agama, khususnya penguatan karakter pendidikan dan pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia, moderat, serta berlandaskan nilai-nilai keagamaan agar mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.