Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Kasi Pendis Minta Data Guru Dicek, AKGTK 2026 Jangan Ada Guru yang Terlewat

Pendidikan Madrasah 29 Sep 2026 2 menit baca 178
Kasi Pendis Minta Data Guru Dicek, AKGTK 2026 Jangan Ada Guru yang Terlewat
Foto utama: Kasi Pendis Minta Data Guru Dicek, AKGTK 2026 Jangan Ada Guru yang Terlewat
Dengar Berita Siap diputar

BUNTOK (Humas) – Persiapan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) 2026 di Kabupaten Barito Selatan mulai masuk tahap pematangan. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Selatan melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) menggelar koordinasi secara daring untuk memastikan data peserta dan kesiapan madrasah tidak bermasalah saat asesmen berlangsung. 

Koordinasi melalui Zoom tersebut dipimpin Kepala Seksi Pendis Kemenag Barsel, Zakirurahman, dan diikuti para Kepala RA, MI, MTs, dan MA se-Barito Selatan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah ketelitian dalam menyiapkan dan memeriksa data guru melalui EMIS GTK. 

“Data EMIS ini harus benar-benar dicek. Jangan hanya melihat datanya sudah ada, tetapi pastikan juga sudah sesuai dengan kondisi guru yang sebenarnya,” kata Zakirurahman. 

Menurutnya, pemeriksaan data perlu dilakukan sejak awal agar guru yang memenuhi persyaratan tidak justru terlewat dari daftar peserta AKGTK. Kesalahan atau ketidaksesuaian data administratif dapat berdampak pada proses penetapan peserta asesmen. 

“Jangan sampai ada guru yang sebenarnya memenuhi syarat untuk mengikuti AKGTK, tetapi justru tidak masuk karena persoalan data,” ujarnya. 

Selain urusan data, Zakirurahman meminta Kepala Madrasah ikut memantau kesiapan guru masing-masing. Persiapan tidak hanya menyangkut administrasi, tetapi juga kesiapan guru menghadapi tahapan asesmen. 

“Kepala madrasah harus ikut melihat persiapan gurunya. Jangan menunggu sampai pelaksanaan baru diketahui ada yang belum siap,” katanya. 

Kesiapan teknis juga menjadi perhatian. Perangkat yang digunakan peserta harus dipastikan dapat berfungsi dengan baik, sementara kondisi jaringan internet perlu diperiksa lebih awal untuk mengurangi risiko gangguan ketika asesmen berlangsung. 

“Persiapan teknis juga jangan dianggap sepele. Perangkat harus siap dan jaringan jangan sampai bermasalah ketika asesmen berlangsung,” ujar Zakirurahman. 

AKGTK merupakan instrumen Kementerian Agama untuk memetakan kompetensi guru dan tenaga kependidikan secara nasional. Hasil asesmen nantinya dapat menjadi salah satu bahan evaluasi internal dalam melihat kebutuhan pengembangan kompetensi dan keprofesian guru secara lebih terarah. 

Melalui koordinasi tersebut, Kemenag Barsel berharap seluruh madrasah dapat memastikan data peserta, administrasi, kesiapan guru, perangkat digital, hingga jaringan internet telah diperiksa sebelum pelaksanaan AKGTK 2026.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
29 Sep 2026
Kategori
Pendidikan Madrasah
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.