BUNTOK — Pengelolaan anggaran dan mutu madrasah di Kabupaten Barito Selatan kini makin diperketat. Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tepat sasaran dan pengelolaan pendidikan jenjang Raudhatul Athfal (RA) hingga Madrasah Ibtidaiyah (MI) makin transparan.
Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Barito Selatan, Zakirurahman, mengumpulkan seluruh kepala madrasah, pengawas, dan operator sekolah via ruang virtual pada Kamis (17/9/2026). Pertemuan ini difokuskan pada sosialisasi Evaluasi Diri Madrasah (EDM), pelaporan rutin bulanan, serta penyelesaian Berita Acara Pendataan (BAP) BOS.
"Data yang akurat dan laporan bulanan yang rapi adalah benteng utama kita. Tanpa ketelitian pada EDM dan BAP BOS, sulit bagi sekolah untuk mewujudkan tata kelola keuangan serta administrasi pendidikan yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Zakirurahman di hadapan peserta sosialisasi.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif kepala madrasah bersama operator sekolah menjadi kunci agar tidak ada simpang siur data yang berpotensi merugikan sekolah maupun para siswa.
"Kerja sama rapat antara kepala sekolah dan operator pelapor itu vital. Setiap detail angka dan dokumen yang diunggah menentukan kelancaran hak-hak operasional madrasah kita di lapangan," kata Zakirurahman.
Sementara itu, Pengawas Madrasah Nor Atikah bersama tim teknis Seksi Pendis mendampingi langsung jalannya pembahasan teknis pengisian EDM. Sesi ini dimanfaatkan para operator RA dan MI se-Kabupaten Barito Selatan untuk mengurai berbagai hambatan sistem yang sering dihadapi saat penginputan data.
"Kendala teknis di lapangan harus langsung diselesaikan bersama di forum ini. Kita ingin memastikan seluruh data pendidikan yang terkirim dari Barito Selatan benar-benar valid dan tidak terlambat dari jadwal yang ditentukan," tutur Nor Atikah saat mendampingi para operator.
Forum diskusi daring tersebut berlangsung interaktif dengan membedah rincian kendala sinkronisasi data yang dialami beberapa sekolah di daerah.
Seksi Pendis Kemenag Barito Selatan memastikan pendampingan teknis ini akan terus berjalan berkala. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu manajemen sekolah Islam di Barito Selatan agar makin tertib administrasi dan akuntabel.