Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Layanan Keagamaan Hindu Kini Bertransformasi Digital, Miyah: Penyuluh di Daerah Bersiap Eksekusi Program Pusat

Transformasi Digital 17 Sep 2026 2 menit baca 7
Layanan Keagamaan Hindu Kini Bertransformasi Digital, Miyah: Penyuluh di Daerah Bersiap Eksekusi Program Pusat
Foto utama: Layanan Keagamaan Hindu Kini Bertransformasi Digital, Miyah: Penyuluh di Daerah Bersiap Eksekusi Program Pusat
Dengar Berita Siap diputar

BUNTOK — Pelayanan keagamaan dan pendidikan Hindu di daerah memasuki babak baru. Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Barito Selatan (Barsel), Miyah, menyerap langsung serangkaian program prioritas nasional yang dirancang untuk mempermudah akses layanan keumatan hingga ke tingkat pelosok. 

Lewat forum daring "Direktur Jenderal Menyapa dan Mendengar" (Buda Sanggrahana) yang dipimpin Dirjen Bimas Hindu I Nengah Duija pada Rabu (16/9/2026), Miyah menyimak pemaparan teknis mengenai percepatan digitalisasi pendidikan keagamaan serta skema Anggaran Belanja Tambahan (ABT) untuk revitalisasi sarana-prasarana. 

"Arah kebijakan pusat saat ini sangat jelas, yaitu mendekatkan layanan kepada masyarakat melalui platform digital dan pembenahan fasilitas. Sebagai penyuluh di lapangan, tugas kami adalah memastikan program ini benar-benar dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh umat Hindu di Barito Selatan," ujar Miyah usai mengikuti forum. 

Selain fokus pada pembenahan fisik dan sistem digital, agenda utama yang diusung dalam pertemuan tersebut adalah penyelesaian Tanda Daftar Lembaga Keagamaan Hindu. Langkah ini menjadi krusial agar seluruh lembaga keagamaan di daerah memiliki legalitas yang kuat dan terdata secara presisi. 

"Penyelesaian tanda daftar ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan kepastian hukum. Ketika lembaga terdaftar secara sah, akses terhadap pembinaan maupun dukungan pemerintah akan jauh lebih mudah dan transparan," tambah Miyah. 

Pada bagian lain, forum nasional ini membedah mekanisme baru Sosialisasi Program Bantuan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kementerian Agama. Sistem satu pintu ini dihadirkan untuk memangkas birokrasi, mengikis potensi penyimpangan, serta memastikan bantuan keagamaan disalurkan secara akuntabel. 

"Dengan sistem PTSP yang makin tertata, pengajuan bantuan untuk kegiatan maupun sarana keagamaan kini dilakukan terbuka. Masyakarat dan pengurus lembaga tidak perlu bingung lagi, semua prosesnya berjalan transparan dan bisa dipantau langsung," kata Miyah menjelaskan dampak keberadaan PTSP bagi umat di daerah. 

Pertemuan Buda Sanggrahana yang diikuti jajaran Bimas Hindu dari tingkat pusat hingga daerah secara hibrida ini direncanakan menjadi wadah evaluasi rutin. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap kendala di lapangan dapat direspons cepat oleh penentu kebijakan di tingkat pusat. 

Humas Kemenag Barito Selatan mencatat, hasil dari pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti dalam bentuk pendampingan langsung kepada masyarakat dan pengelola lembaga keagamaan Hindu di wilayah Barito Selatan.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Redaksi

Informasi pengelola publikasi.

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
17 Sep 2026
Kategori
Transformasi Digital
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.