Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Ikuti Rakor Pendidikan Madrasah, Kakankemenag Barsel Siap Tindaklanjuti Arahan Kakanwil

Pendidikan Madrasah 17 Sep 2026 3 menit baca 44
Ikuti Rakor Pendidikan Madrasah, Kakankemenag Barsel Siap Tindaklanjuti Arahan Kakanwil
Foto utama: Ikuti Rakor Pendidikan Madrasah, Kakankemenag Barsel Siap Tindaklanjuti Arahan Kakanwil
Dengar Berita Siap diputar



Buntok (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, mengikuti rapat bulanan jajaran Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah secara virtual, Kamis (17/9/2026). Salah satu perhatian utama dalam rapat tersebut yakni kondisi kabut asap yang berdampak pada kualitas udara di sejumlah wilayah.

Rapat diikuti jajaran Kankemenag Kabupaten/Kota, pengawas, serta kepala RA, MI, MTs, dan MA se-Kalimantan Tengah. Dari Barito Selatan, Kakankemenag mengikuti rakor bersama Kepala Seksi Pendidikan Islam, Zakirurahman, dan jajaran madrasah.

Kakanwil Kemenag Kalteng HM Yusi Abdhian meminta seluruh jajaran madrasah tidak mengabaikan kesehatan dan keselamatan peserta didik serta guru di tengah kondisi kabut asap.

“Saya meminta kepada seluruh jajaran, khususnya madrasah, untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik serta guru. Proses pembelajaran tetap berjalan, tetapi kesehatan dan keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama,” ujar HM Yusi Abdhian.

Arahan tersebut menjadi perhatian Kemenag Barsel dalam pelaksanaan pembelajaran di madrasah. Kepala madrasah diminta tetap memantau kondisi udara dan menyesuaikan aktivitas pendidikan dengan situasi di wilayah masing-masing.

“Arahan Kakanwil tentu menjadi perhatian kita. Kami akan meneruskannya kepada jajaran madrasah agar kondisi kesehatan peserta didik dan guru tetap menjadi perhatian dalam pelaksanaan pembelajaran,” kata H. Hairil Saleh.

Kakanwil juga meminta Kankemenag Kabupaten/Kota mengimbau madrasah memaksimalkan fungsi UKS/M serta mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila kualitas udara tidak memungkinkan.

Jika kondisi kabut asap memburuk, madrasah diminta berkoordinasi dengan Kankemenag dan pemerintah daerah. Pembelajaran jarak jauh atau PJJ dapat dioptimalkan sesuai kondisi dan kebutuhan.

“Kita akan melihat kondisi di lapangan. Jika kualitas udara tidak memungkinkan untuk kegiatan tertentu, madrasah harus mengambil langkah yang diperlukan dengan tetap berkoordinasi,” ujar H. Hairil Saleh.

Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Barsel, Zakirurahman, mengatakan jajaran Pendidikan Islam siap berkoordinasi dengan madrasah untuk menindaklanjuti arahan tersebut.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan anak-anak dan guru tetap aman. Madrasah juga perlu aktif memantau kondisi udara dan menyesuaikan kegiatan jika diperlukan,” kata Zakirurahman.

Selain persoalan kabut asap, rakor juga menjadi ruang koordinasi jajaran Pendidikan Madrasah dalam menjalankan program kerja di Kalimantan Tengah. Informasi dan arahan dari Kanwil akan diteruskan ke satuan pendidikan sebagai bahan pelaksanaan dan evaluasi di daerah.

Kemenag Barsel selanjutnya akan berkoordinasi dengan pengawas dan madrasah untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan warga madrasah.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Redaksi

Informasi pengelola publikasi.

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
17 Sep 2026
Kategori
Pendidikan Madrasah
Durasi
3 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.