Buntok (Humas) – Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Madrasah yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah dari Ruang Seksi Pendis, Selasa (7/7/2026).
Rapat membahas evaluasi program semester I sekaligus arah pelaksanaan program prioritas madrasah tahun 2026.
Usai mengikuti rapat, Zakirurahman mengatakan hasil pembahasan akan segera ditindaklanjuti agar seluruh program pendidikan madrasah di Barito Selatan berjalan sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama.
“Rapat koordinasi ini menjadi pedoman bagi kami dalam menjalankan program pendidikan madrasah di daerah. Setiap kebijakan yang disampaikan akan kami tindak lanjuti sesuai kondisi dan kebutuhan madrasah di Barito Selatan,” ujar Zakirurahman.
Ia menjelaskan sejumlah agenda penting yang dibahas meliputi evaluasi pelaksanaan program semester I, penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), pendidikan karakter, persiapan program prioritas tahun 2026, hingga monitoring pelaksanaan PMBM, BOS Madrasah, EMIS, ijazah, dan asesmen TKA-AN.
“Seluruh program ini saling berkaitan. Oleh karena itu, koordinasi yang baik sangat diperlukan agar pelaksanaannya di madrasah berjalan dengan tertib dan memberi manfaat bagi peserta didik,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah juga meminta seluruh kabupaten dan kota memperkuat koordinasi serta menyamakan persepsi terhadap kebijakan dan program prioritas pendidikan madrasah.
“Evaluasi dilakukan agar pelaksanaan program di daerah tetap berada pada jalur yang sama dengan kebijakan nasional, sekaligus menjadi bahan perbaikan untuk semester berikutnya,” disampaikan dalam rapat koordinasi.
Selain itu, peserta rapat juga diminta menyiapkan data pendukung sesuai bidang tugas masing-masing sebagai dasar pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program pendidikan madrasah.
“Data yang akurat akan memudahkan proses evaluasi dan penyusunan langkah tindak lanjut sehingga layanan pendidikan madrasah semakin baik,” ungkap narasumber.
Hasil rapat akan segera disosialisasikan kepada pengawas dan madrasah di Kabupaten Barito Selatan sebagai bahan tindak pelaksanaan program. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain penguatan Kurikulum Berbasis Cinta, karakter pendidikan, peningkatan kualitas data EMIS, pelaksanaan BOS Madrasah, serta persiapan program prioritas pendidikan madrasah tahun 2026.
Melalui rapat koordinasi ini, Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan berharap terlaksananya program pendidikan madrasah di daerah tetap selaras dengan kebijakan pusat sehingga layanan kepada madrasah dan peserta didik terus meningkat.