Buntok (Humas) – Upaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan berkarakter terus diperkuat di madrasah. Untuk mendukung hal tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, mengikuti Zoom Meeting Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program 1 Pengawas Mendampingi 1 Madrasah Piloting Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Menurut Zakirurahman, program ini tidak hanya berbicara tentang pembelajaran di kelas, tetapi juga membangun budaya madrasah yang menempatkan nilai kasih sayang, penghargaan, dan kepedulian sebagai bagian dari proses pendidikan.
"Kurikulum Berbasis Cinta mengajak seluruh warga madrasah membangun hubungan yang sehat antara guru, peserta didik, orang tua, dan lingkungan sekitar. Pendidikan tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter," ujarnya.
Ia mengatakan peran pengawas menjadi sangat penting karena bertugas mendampingi madrasah piloting agar penerapan KBC berjalan sesuai arah yang diharapkan.
"Pengawas bukan sekadar melakukan pengawasan administrasi. Dalam program ini, pengawas hadir sebagai pendamping yang membantu madrasah menerjemahkan nilai-nilai KBC ke dalam praktik sehari-hari," kata Zakirurahman.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber bimbingan teknis menjelaskan bahwa keberhasilan Kurikulum Berbasis Cinta sangat ditentukan oleh konsistensi seluruh unsur madrasah dalam membangun budaya saling menghargai dan peduli.
"KBC bukan program sesaat. Ini adalah cara pandang baru dalam pendidikan yang menempatkan cinta, empati, dan penghormatan terhadap sesama sebagai dasar pembelajaran," jelas narasumber.
Selain itu, pengawas madrasah didorong untuk aktif melakukan pendampingan, identifikasi kebutuhan, serta memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi madrasah piloting.
"Pendampingan yang dilakukan harus menghasilkan perubahan nyata yang dapat dirasakan oleh peserta didik, guru, maupun lingkungan madrasah," ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis berlangsung secara daring dan diikuti oleh jajaran pengelola pendidikan Islam, pengawas madrasah, serta pihak terkait dari berbagai daerah.
Program 1 Pengawas Mendampingi 1 Madrasah Piloting KBC menjadi bagian dari langkah Kementerian Agama dalam memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta secara bertahap dan terukur di lingkungan madrasah.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, madrasah diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih humanis, membangun karakter peserta didik, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.