Buntok (Humas) — Memulai pekerjaan tidak hanya membutuhkan kesiapan tugas, tetapi juga hati yang tulus dan keyakinan kepada Tuhan. Pesan itu mengemuka dalam Ibadah Rutin Awal Minggu yang dilaksanakan Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Senin (3/8/2026).
Ibadah diikuti jajaran Bimas Kristen Kemenag Barito Selatan sebagai bagian dari pembinaan rohani bagi pegawai. Kegiatan dipimpin oleh Lina, sedangkan renungan firman Tuhan disampaikan Agustina Perawati dengan tema “Tuhan Meneguhkan Setiap Pekerjaan yang Dilakukan dengan Iman.”
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen Kemenag Barito Selatan, Hesti Rayani, mengatakan ibadah rutin menjadi ruang bagi pegawai untuk membangun kekuatan rohani sebelum menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui ibadah rutin ini, kami ingin membangun kebiasaan memulai pekerjaan dengan hati yang benar, menjaga integritas, serta menjalankan pelayanan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Hesti.
Menurutnya, pembinaan rohani perlu terus dilakukan agar nilai-nilai keagamaan tidak berhenti dalam kegiatan ibadah, tetapi dapat diterapkan dalam sikap dan cara bekerja sehari-hari.
“Nilai iman perlu terlihat dalam cara kita melayani, membangun hubungan dengan rekan kerja, dan menjalankan tugas dengan jujur serta penuh tanggung jawab,” katanya.
Hesti menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan pelaksanaan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan kehidupan beragama dan pembangunan budaya kerja yang berintegritas.
Dalam renungannya, Agustina Perawati mengangkat firman Tuhan dari Mazmur 90:17, “Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami, teguhkanlah itu.”
Menurut Agustina, ayat tersebut mengingatkan bahwa setiap pekerjaan dan pelayanan perlu dijalankan dengan ketulusan, rasa takut akan Tuhan, serta keyakinan bahwa manusia membutuhkan penyertaan-Nya.
“Setiap pekerjaan yang kita lakukan dengan iman dan hati yang tulus tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi dapat menjadi bagian dari pelayanan yang membawa kebaikan bagi sesama,” tutur Agustina.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan dalam menjalankan tugas tidak semata-mata bergantung pada kemampuan manusia. Kerja keras tetap diperlukan, tetapi penyertaan Tuhan menjadi kekuatan yang meneguhkan setiap usaha.
“Kita dipanggil untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, tetapi juga belajar mengandalkan Tuhan. Ketika iman menjadi dasar dalam bekerja, kita akan lebih mampu menjalankan tugas dengan sabar, jujur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Melalui ibadah rutin tersebut, jajaran Bimas Kristen Kemenag Barito Selatan diajak memulai aktivitas awal minggu dengan hati yang siap melayani. Nilai-nilai yang diperoleh dalam ibadah diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat.
Ibadah rutin menjadi bagian dari upaya Bimas Kristen Kemenag Barito Selatan untuk menjaga pembinaan rohani pegawai agar iman, integritas, dan tanggung jawab dapat berjalan bersama dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari.