BUNTOK — Ribuan warga memadati Stadion Batuah Buntok untuk berburu bahan pokok terjangkau. Gelaran Bazar Umum, Pasar Murah, Pangan Murah, dan Penyaluran Bantuan Sosial resmi dibuka dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan. Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Barito Selatan, Zakirurahman, hadir langsung mewakili Kepala Kantor Kemenag Barsel untuk mengawal dan memastikan program bantuan pangan tepat sasaran bagi masyarakat.
Langkah Pemkab Barito Selatan menggelar pangan murah di tengah fluktuasi harga bahan pokok mendapat apresiasi langsung dari pihak Kementerian Agama.
"Pasar murah ini bukan sekadar agenda tahunan, tapi jawaban langsung atas kebutuhan dasar masyarakat. Bantuan pangan dan bahan pokok berpotongan harga ini sangat membantu menjaga daya beli warga, terutama keluarga kurang mampu," ujar Zakirurahman saat ditemui di lokasi.
Kasi Pendis Kemenag Barsel ini juga menyampaikan bahwa pemenuhan ketersediaan pangan murah berbanding lurus dengan ketenangan belajar dan tumbuh kembang anak-anak di madrasah maupun pesantren.
"Ketika urusan dapur rumah tangga warga bisa terbantu dan stabil, orang tua bisa lebih fokus mendampingi pendidikan anak-anak mereka. Anak-anak di sekolah dan madrasah pun bisa belajar dengan tenang tanpa terbebani masalah ekonomi keluarga," tambahnya.
Di tempat yang sama, kehadiran jajaran Humas Kemenag Barsel juga menjadi bagian penting untuk menyebarluaskan informasi ketersediaan bantuan sosial agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok desa.
"Informasi mengenai titik distribusi bantuan dan jadwal pasar murah harus tersampaikan secara merata. Jangan sampai ada warga yang benar-benar membutuhkan justru terlewat hanya karena tidak tahu ada program pangan murah ini," ungkap Yusuf Ramadhani Habibie, Tim Humas/Fotografer Kemenag Barsel yang bertugas meliput di Stadion Batuah.
Masyarakat tampak antusias mengantre untuk mendapatkan paket sembako dengan harga terjangkau sejak pagi. Berbagai komoditas pangan utama mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, hingga bahan pokok harian lainnya dijual dengan harga subsidi di bawah pasar.
Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan ini diharapkan tidak berhenti pada selebrasi hari jadi semata, melainkan terus berlanjut sebagai langkah nyata dalam menjaga kestabilan harga pangan serta memperkuat jaring pengaman sosial bagi seluruh warga Buntok dan sekitarnya.