Buntok (Humas) Kabut asap sempat membuat pelaksanaan apel di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan ditiadakan. Namun, Kepala Kemenag Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin memilih tidak menghentikan apel pagi dan sore.
Sebagai langkah antisipasi, pelaksanaan apel dipindahkan ke dalam ruangan aula kantor. Apel tetap digelar dengan memperhatikan kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Barito Selatan.
Pada apel pagi, Kamis (24/9/2026), Kakankemenag langsung menyampaikan sejumlah pesan kepada jajaran ASN. Salah satunya soal pekerjaan yang tidak boleh ditunda, terutama menjelang penghujung tahun.
“Jangan lengah, tahun 2026 akan berakhir. Waktu kita tinggal beberapa bulan lagi. Urusan pelaporan keuangan harus dipersiapkan dari sekarang. Demikian juga PMPZi, awal Oktober segera ditindaklanjuti,” tegas H. Hairil Saleh.
Menurutnya, kondisi akhir tahun bukan alasan untuk bekerja sekadarnya. Setiap ASN diminta tetap fokus menyelesaikan tugas sesuai tupoksi masing-masing.
Ia juga mengingatkan pentingnya integritas dan disiplin. Jika ada pekerjaan yang masih perlu diperbaiki, pegawai diminta tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Jaga integritas dan disiplin. Kalau ada rekan kerja yang perlu diingatkan, mari kita saling mengingatkan. Kita bekerja bersama-sama,” kata H. Hairil Saleh.
Bagi Kakankemenag, apel bukan sekadar rutinitas. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memastikan jajaran tetap terhubung, mengetahui prioritas pekerjaan, sekaligus mengingatkan tanggung jawab masing-masing.
“Bekerjalah dengan tulus sesuai tupoksi. Kita ini melayani umat dan masyarakat, jadi laksanakan pekerjaan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Di tengah kondisi kabut asap, pesan tersebut menjadi pengingat agar situasi tidak mengganggu kedisiplinan dan kualitas pelayanan. Aktivitas kedinasan tetap berjalan dengan menyesuaikan kondisi dan memperhatikan keselamatan pegawai.
Dalam amanatnya, Kakankemenag juga menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Arifin, salah seorang rekan kerja di Kemenag Barsel beberapa hari lalu.
Ia mengenang Arifin sebagai sosok yang bersahaja, berdedikasi, dan loyal dalam menjalankan tugas.
“Almarhum Arifin adalah orang yang bersahaja, berdedikasi dan loyal dalam pekerjaan. Bagi saya, beliau menjadi teladan yang baik bagi kita yang masih berjuang ini,” tutur H. Hairil Saleh.
Menutup amanatnya, Kakankemenag kembali mengingatkan jajaran agar tidak menunggu pekerjaan hingga mendekati batas waktu. Pelaporan keuangan harus disiapkan sejak sekarang, sementara tindak lanjut PMPZi pada awal Oktober juga perlu segera dipersiapkan.
“Jangan menunggu sampai waktunya sudah dekat baru dipersiapkan,” tegasnya.
Apel diikuti seluruh ASN di lingkungan Kemenag Barsel. Sunday Agustin bertugas sebagai pembawa acara, Ibnu Soai’jit sebagai komandan apel, dan Qomarudin Fakhri memimpin doa.
Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti Barito Selatan, apel tetap berjalan. Tempatnya saja yang berubah: dari lapangan ke aula. Pesannya tetap sama, pekerjaan harus berjalan, disiplin dijaga, dan tanggung jawab tidak ditunda.