Buntok (Humas) — Kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya diajarkan melalui teori, tetapi juga ditanamkan sebagai bagian dari nilai keimanan. Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mengajak siswa SDN 10 Buntok memahami pentingnya merawat bumi melalui penyuluhan bertema “Menjaga Bumi Kita”, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti para siswa dengan antusias melalui diskusi interaktif, tanya jawab, serta penyampaian materi tentang hubungan antara iman dan tanggung jawab menjaga lingkungan.
Penyuluh Agama Kristen, Yemima Pisi, menyampaikan bahwa bumi merupakan ciptaan Tuhan yang dipercayakan kepada manusia untuk dipelihara dan digunakan secara bijaksana sebagaimana tertulis dalam Kejadian 2:15.
“Manusia bukan pemilik bumi, tetapi penjaga titipan Tuhan. Karena itu, menjaga lingkungan bukan hanya tugas bersama, tetapi juga bagian dari iman yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” ujar Yemima.
Ia menjelaskan, kerusakan lingkungan sering berawal dari kebiasaan kecil yang diabaikan, seperti membuang sampah sembarangan, membakar plastik, hingga tidak peduli terhadap kebersihan sekitar.
“Kalau sejak kecil terbiasa peduli lingkungan, maka saat dewasa mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab terhadap alam dan sesama,” lanjutnya.
Kepala SDN 10 Buntok menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberi pemahaman yang dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari sekaligus memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
“Kegiatan seperti ini penting karena anak-anak tidak hanya belajar pengetahuan, tetapi juga belajar membangun kebiasaan baik sejak usia dini,” ungkapnya.
Pihak sekolah menilai materi yang disampaikan mudah dipahami karena dikaitkan langsung dengan aktivitas sederhana yang dapat dilakukan siswa, seperti membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, menghemat air dan listrik, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Kegiatan diawali dan diakhiri dengan pujian serta doa yang dipimpin Delita Wati Manullang. Suasana penyuluhan berlangsung penuh sukacita dengan partisipasi aktif para siswa sepanjang kegiatan.
Melalui penyuluhan ini, Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang tidak hanya memperkuat pemahaman spiritual, tetapi juga membangun kepedulian sosial dan lingkungan sebagai bagian dari praktik kehidupan beragama sehari-hari.
Jaga Bumi Sejak Dini, Penyuluh Agama Kristen Ajak Siswa SDN 10 Buntok Rawat Ciptaan Tuhan
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Editor
Seventinus Ciliadi
Penata Layanan Operasional
Narahubung
Delita Wati Manullang - 62813181****
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Ringkasan
Info cepat berita.
- Tanggal
- 02 Jun 2026
- Kategori
- KUA & Penyuluh
- Durasi
- 2 menit
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
SK BAZNAS Barsel Rampung, Penyelenggara Zakat Wakaf Pastikan Dokumen Siap Diserahkan
03 Nov 2026
Cegah Konflik dan Gesekan Keagamaan, Kejari Barsel Perkuat Pengawasan Melalui PAKEM
03 Nov 2026
Kasi Pendis Kemenag Barsel Dorong Data Sarpras Madrasah Lebih Akurat
03 Nov 2026
Ikuti Breakfast Meeting Menag, Kakankemenag Barsel: Akreditasi Unggul Harus Diikuti Kualitas Lulusan
03 Nov 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Bimas Kristen Kemenag Barsel : Ajak Pegawai, Ubah Kekuatiran Menjadi Kekuatan dalam Pelayanan
Buntok (Humas) – Kekuatiran tidak boleh menjadi penghalang dalam menjalankan pekerjaan dan pelayanan. Dengan iman, ketulusan, dan sikap berserah kepada Tuhan, setiap tantangan dapat dihadapi dengan penuh keyakinan. Pe...
PAH Miyah Kenalkan Tri Hita Karana, Bimbing Warga Binaan Rutan Buntok Bangun Kehidupan Spiritual
Buntok (Humas) – Penyuluh Agama Hindu (PAH) Miyah mengajak warga binaan Rutan Kelas IIB Buntok memahami nilai keseimbangan hidup melalui ajaran Tri Hita Karana. Materi tersebut disampaikan dalam pembinaan keagamaan be...
Administrasi Gereja Lebih Tertib, Kasi Bimas Kristen Hesti Rayani Dorong Pendeta Pahami STL
Buntok (Humas) – Kasi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Hesti Rayani, meminta para pendeta dan hamba Tuhan memahami persyaratan serta prosedur pengurusan Surat Tanda Lapor (STL) agar adm...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Jaga Bumi Sejak Dini, Penyuluh Agama Kristen Ajak Siswa SDN 10 Buntok Rawat Ciptaan Tuhan
Jaga Bumi Sejak Dini, Penyuluh Agama Kristen Ajak Siswa SDN 10 Buntok Rawat Ciptaan Tuhan
Buntok (Humas) — Kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya diajarkan melalui teori, tetapi juga ditanamkan sebagai bagian dari nilai keimanan. Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mengajak siswa SDN 10 Buntok memahami pentingnya merawat bumi melalui penyuluhan bertema “Menjaga Bumi Kita”, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti para siswa dengan antusias melalui diskusi interaktif, tanya jawab, serta penyampaian materi tentang hubungan antara iman dan tanggung jawab menjaga lingkungan.
Penyuluh Agama Kristen, Yemima Pisi, menyampaikan bahwa bumi merupakan ciptaan Tuhan yang dipercayakan kepada manusia untuk dipelihara dan digunakan secara bijaksana sebagaimana tertulis dalam Kejadian 2:15.
“Manusia bukan pemilik bumi, tetapi penjaga titipan Tuhan. Karena itu, menjaga lingkungan bukan hanya tugas bersama, tetapi juga bagian dari iman yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” ujar Yemima.
Ia menjelaskan, kerusakan lingkungan sering berawal dari kebiasaan kecil yang diabaikan, seperti membuang sampah sembarangan, membakar plastik, hingga tidak peduli terhadap kebersihan sekitar.
“Kalau sejak kecil terbiasa peduli lingkungan, maka saat dewasa mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab terhadap alam dan sesama,” lanjutnya.
Kepala SDN 10 Buntok menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberi pemahaman yang dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari sekaligus memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
“Kegiatan seperti ini penting karena anak-anak tidak hanya belajar pengetahuan, tetapi juga belajar membangun kebiasaan baik sejak usia dini,” ungkapnya.
Pihak sekolah menilai materi yang disampaikan mudah dipahami karena dikaitkan langsung dengan aktivitas sederhana yang dapat dilakukan siswa, seperti membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, menghemat air dan listrik, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Kegiatan diawali dan diakhiri dengan pujian serta doa yang dipimpin Delita Wati Manullang. Suasana penyuluhan berlangsung penuh sukacita dengan partisipasi aktif para siswa sepanjang kegiatan.
Melalui penyuluhan ini, Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan terus menghadirkan pembinaan keagamaan yang tidak hanya memperkuat pemahaman spiritual, tetapi juga membangun kepedulian sosial dan lingkungan sebagai bagian dari praktik kehidupan beragama sehari-hari.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Editor
ProfilSeventinus Ciliadi
Penata Layanan Operasional
Narahubung
Delita Wati Manullang - 62813181****
Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
02 Nov 2026
Bimas Kristen Kemenag Barsel : Ajak Pegawai, Ubah Kekuatiran Menjadi Kekuatan dalam Pelayanan
Buntok (Humas) – Kekuatiran tidak boleh menjadi penghalang dalam menjalankan pekerjaan dan pelayanan. Dengan iman, ketulusan, dan sikap berserah kepada Tuhan, setiap tantangan dapat dihadapi dengan penuh keyakinan. Pe...
02 Nov 2026
PAH Miyah Kenalkan Tri Hita Karana, Bimbing Warga Binaan Rutan Buntok Bangun Kehidupan Spiritual
Buntok (Humas) – Penyuluh Agama Hindu (PAH) Miyah mengajak warga binaan Rutan Kelas IIB Buntok memahami nilai keseimbangan hidup melalui ajaran Tri Hita Karana. Materi tersebut disampaikan dalam pembinaan keagamaan be...
02 Nov 2026
Administrasi Gereja Lebih Tertib, Kasi Bimas Kristen Hesti Rayani Dorong Pendeta Pahami STL
Buntok (Humas) – Kasi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Hesti Rayani, meminta para pendeta dan hamba Tuhan memahami persyaratan serta prosedur pengurusan Surat Tanda Lapor (STL) agar adm...