Buntok (Humas) – Kesabaran dan Penguasaan diri menjadi bekal penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjaga hubungan kerja dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Pesan ini disampaikan Kepala Seksi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Hesti Rayani, saat memimpin renungan dalam ibadah rutin awal minggu, Senin (12/10/2026).
Ibadah yang diikuti seluruh pegawai Bimas Kristen Kemenag Barito Selatan ini mengangkat tema “Kesabaran dan Penguasaan Diri: Kekuatan Sejati dalam Menjalani Kehidupan dan Pelayanan”, berdasarkan Amsal 16:32.
Melalui renungan tersebut, Hesti mengajak pegawai memahami bahwa kekuatan sejati tidak hanya terlihat dari keberanian menghadapi tantangan, tetapi juga dari kemampuan mengendalikan emosi dan mengambil keputusan secara bijaksana.
“Sebagai pelayan Tuhan sekaligus ASN, kita harus mampu menjaga sikap, perkataan, dan tindakan. Jangan mudah terpancing emosi ketika menghadapi persoalan. Hadapilah setiap tantangan dengan hati yang tenang, pikiran yang jernih, dan iman yang teguh,” demikian pesan Hesti dalam renungannya.
Ia mengajak seluruh pegawai Bimas Kristen membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, dan menjaga hubungan dengan rekan kerja. Perbedaan pendapat dan tekanan pekerjaan, menurut pesan renungan tersebut, perlu dihadapi dengan kedewasaan agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Kesabaran bukan berarti menghindari masalah. Kita perlu belajar merespons keadaan dengan bijaksana, memilih perkataan yang tepat, dan tetap melakukan hal yang benar meskipun menghadapi situasi yang sulit,” Ujar Hesti.
Sementara itu, Koriwati yang bertugas sebagai Pemimpin Ibadah dan Pujian memandu seluruh pegawai mengikuti pujian sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan. Pujian tersebut menjadi bagian dari persiapan hati sebelum jemaat menerima firman Tuhan.
Melalui tugasnya sebagai pemimpin pujian, Koriwati turut mengajak peserta ibadah untuk membawa rasa syukur dalam menjalani pekerjaan sehari-hari. Sikap tersebut diharapkan tercermin melalui ketulusan dalam bekerja, kepedulian terhadap sesama, serta kesediaan menjaga hubungan baik di lingkungan kantor.
Ibadah rutin awal minggu ini menjadi sarana Pembinaan Rohani bagi seluruh pegawai Bimas Kristen Kemenag Barsel sebelum menjalankan tugas masing-masing. Pesan firman Tuhan diharapkan tidak berhenti sebagai renungan, tetapi diterapkan dalam cara berkomunikasi, menyelesaikan persoalan, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kesabaran dan penguasaan diri bukan tanda kelemahan. Keduanya merupakan kekuatan untuk tetap bersikap bijaksana, menjaga kerukunan, dan menjalankan tanggung jawab dengan baik di tengah berbagai tantangan pekerjaan.