Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Saat Hidup Perlu Ditata Ulang, Nurhati Ingatkan Warga Binaan pada Panca Sradha

Barsel Hari Ini 12 Okt 2026 3 menit baca 34
Saat Hidup Perlu Ditata Ulang, Nurhati Ingatkan Warga Binaan pada Panca Sradha
Foto utama: Saat Hidup Perlu Ditata Ulang, Nurhati Ingatkan Warga Binaan pada Panca Sradha
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) – Masa pembinaan di rumah tahanan dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata kembali arah hidup. Melalui bimbingan rohani Hindu di Rutan Kelas IIB Buntok, Senin (12/10/2026), Penyuluh Agama Hindu Nurhati mengajak warga binaan memperkuat keyakinan Panca Sradha sebagai pedoman untuk kembali menapaki jalan Dharma atau kebenaran. 

Kegiatan bimbingan rohani ini didampingi oleh staf Bimas Hindu dan petugas Rutan Buntok, Edo. Melalui pendampingan keagamaan, warga binaan diharapkan memperoleh penguatan spiritual sekaligus ruang refleksi untuk membangun sikap dan perilaku yang lebih baik selama menjalani pembinaan.

Dalam dharmawacana yang disampaikan kepada warga binaan berinisial R.H., Nurhati menjelaskan bahwa Panca Sradha merupakan lima dasar keyakinan umat Hindu yang dapat menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan, termasuk ketika seseorang sedang menghadapi masa sulit. 

“Mari perkuat kembali fondasi rumah rohani yang mungkin sempat retak. Ketika badai kehidupan membuat kita tersesat hingga melangkah ke tempat ini, Panca Sradha adalah kompas yang menuntun kita pulang menuju jalan kebenaran atau Dharma,” ujar Nurhati. 

Renungan tersebut mengambil dasar dari Kitab Yajur Veda XIX.30. Melalui ajaran itu, warga binaan diajak menjadikan masa pembinaan sebagai waktu untuk melihat kembali perjalanan hidup, memperbaiki sikap, serta membangun kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. 

Nurhati juga mengajak warga binaan menemukan kembali arah hidup dengan menjadikan Panca Sradha sebagai lentera selama menjalani pembinaan. Menurutnya, penguatan keyakinan perlu disertai kemauan untuk memperbaiki diri dan menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. 

“Di masa pembinaan ini, mari jadikan Panca Sradha sebagai lentera yang membantu kita melihat arah ke depan. Perubahan dapat dimulai dari dalam diri, melalui keyakinan yang kuat, pikiran yang baik, dan kemauan untuk berjalan di jalan Dharma,” tuturnya. 

Dari sisi pembinaan, petugas Rutan Buntok, Edo, mengajak warga binaan memandang masa tahanan sebagai kesempatan untuk berhenti sejenak dari kesibukan dunia dan melakukan introspeksi diri. Waktu yang tersedia dapat digunakan untuk mengevaluasi keputusan masa lalu serta mempersiapkan langkah yang lebih baik ke depan. 

“Rutan adalah ruang jeda yang diberikan oleh alam semesta agar kita bisa berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia, menundukkan kepala, dan melihat ke dalam diri sendiri,” kata Edo. 

Ia mengajak warga binaan memanfaatkan masa tersebut untuk mengenali kekurangan diri dan membangun tekad agar dapat menjalani kehidupan dengan lebih bijaksana setelah menyelesaikan masa pembinaan. 

Sementara itu, Jumrani turut menyampaikan pesan tentang pentingnya berpegang pada kebenaran. Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai kebenaran perlu menjadi dasar dalam berpikir dan bertindak, sekalipun seseorang pernah mengalami masa sulit dalam kehidupannya. 

“Kebenaran pada akhirnya akan selalu menang, dan kebenaran akan menghancurkan kegelapan,” ujar Jumrani. 

Selain bimbingan rohani secara langsung, warga binaan juga diberikan buku Kandayu dan buku peribadatan Hindu sebagai bahan bacaan dan panduan untuk melaksanakan ibadah secara mandiri. Buku-buku tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengisi waktu dengan kegiatan rohani, memperdalam pemahaman ajaran agama, serta menjaga kedekatan dengan nilai-nilai Dharma, terutama ketika penyuluh agama belum dapat hadir untuk memberikan pendampingan secara langsung.

Bagi Kementerian Agama, pelayanan bimbingan rohani menjadi salah satu bentuk pendampingan keagamaan yang menjangkau masyarakat, termasuk warga binaan di rumah tahanan. Ajaran agama tidak hanya dipelajari sebagai pengetahuan, tetapi juga diharapkan menjadi pedoman dalam memperbaiki diri dan menjalani kehidupan dengan lebih bertanggung jawab.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
12 Okt 2026
Kategori
Barsel Hari Ini
Durasi
3 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.