Buntok (Humas) Tantangan dalam pekerjaan tak selalu berarti seseorang berada di tempat yang salah. Bisa jadi, justru di situlah ada tanggung jawab yang harus dijalankan dan kesempatan untuk menjadi berkat.
Pesan itu disampaikan dalam ibadah rutin awal pekan Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Senin (24/8/2026). Ibadah mengangkat tema “Tuhan Tidak Pernah Salah Menempatkan Kita” dengan dasar firman Tuhan dari Ester 4:14.
Penyuluh Agama Kristen, Delita Wati Manullang, mengajak jajaran Bimas Kristen melihat setiap tugas sebagai bagian dari tujuan Tuhan.
“Kita mungkin tidak selalu memahami mengapa Tuhan menempatkan kita di tempat tertentu. Namun, kita harus percaya bahwa Tuhan tidak pernah salah menempatkan kita,” kata Delita.
Menurutnya, kisah Ester menunjukkan bahwa posisi yang diberikan kepada seseorang dapat membawa tujuan yang lebih besar. Karena itu, kesulitan dalam pekerjaan tidak semestinya menjadi alasan untuk kehilangan semangat.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalankan tugas dengan setia dan menjadi berkat bagi orang lain,” ujarnya.
Kepala Seksi Bimas Kristen, Hesti Rayani, mengingatkan pesan tersebut perlu dibawa ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Setiap tanggung jawab, kata dia, perlu dijalankan dengan rasa syukur, termasuk saat menghadapi berbagai tantangan.
“Dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada kita hendaknya kita kerjakan dengan hati yang penuh syukur. Jangan mudah mengeluh ketika menghadapi tantangan dalam pekerjaan,” tutur Hesti.
Sementara itu, Yetriani, pelaksana pada Seksi Bimas Kristen, memimpin pujian sebelum jajaran memulai aktivitas pelayanan. Pujian menjadi bagian dari upaya mempersiapkan hati sebelum menjalankan tugas.
“Pelayanan yang kita lakukan adalah bagian dari tanggung jawab kepada Tuhan dan sesama,” kata Yetriani.
Ibadah tersebut kemudian menjadi pengingat bagi jajaran Bimas Kristen untuk tidak sekadar menyelesaikan pekerjaan. Tantangannya adalah menjaga kesetiaan, rasa syukur, dan nilai pelayanan dalam setiap tugas yang dijalankan.
Sebab, bisa jadi tempat yang hari ini terasa berat justru menjadi tempat seseorang dipercaya untuk memberi dampak.
Bimas Kristen Barsel: Jangan Merasa Salah Ditempatkan, Ada Tujuan di Balik Setiap Tugas
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Tak Ingin Pengesahan Digital Terburu-buru, Sibawaihi Minta ASN Zawa Barsel Kebut LKH Lebih Awal
02 Sep 2026
Urus Tanah Wakaf Yayasan Hidayatul Muhibbin, Penyelenggara Zakat Wakaf Kemenag Barsel Tunggu Proses Pecah Sertifikat
02 Sep 2026
Maulid Nabi di Masjid Miftahul Jannah, KUA Jenamas Ajak Jaga Ekoteologi
02 Sep 2026
Bukan Sekadar Ganti Pengurus, Kasi Pendis Dorong Komite dan KKG Lebih Berperan
02 Sep 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Kepala MTsN Barsel: Semoga Hujan Segera Turun, Tanah Kembali Subur
Buntok (Humas) – Kemarau panjang yang melanda Barito Selatan membuat harapan akan turunnya hujan dipanjatkan bersama. Kepala MTsN Barito Selatan, H. Ahmad Fahmie, berharap Shalat Istisqa yang diikuti warga madrasah me...
Kepala MAN Barsel : Shalat Istisqa Jadi Ikhtiar Agar Hujan Turun, Asap Reda
Buntok (Humas) – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat sebagian murid MAN Barito Selatan harus belajar dari rumah. Di tengah kondisi tersebut, Kepala MAN Barito Selatan, Hj. Siti Noor Aisyah, mengajak se...
Bimas Kristen Kemenag Barsel Bersama Lintas Instansi Berdoa Bersama Memohon Curah Hujan di Barito Selatan
Buntok (Humas) – Di tengah kemarau dan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), doa bersama menjadi cara pemerintah dan masyarakat Barito Selatan memanjatkan harapan agar hujan segera turun. Kasi Bimas Kriste...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Bimas Kristen Barsel: Jangan Merasa Salah Ditempatkan, Ada Tujuan di Balik Setiap Tugas
Bimas Kristen Barsel: Jangan Merasa Salah Ditempatkan, Ada Tujuan di Balik Setiap Tugas
Buntok (Humas) Tantangan dalam pekerjaan tak selalu berarti seseorang berada di tempat yang salah. Bisa jadi, justru di situlah ada tanggung jawab yang harus dijalankan dan kesempatan untuk menjadi berkat.
Pesan itu disampaikan dalam ibadah rutin awal pekan Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Senin (24/8/2026). Ibadah mengangkat tema “Tuhan Tidak Pernah Salah Menempatkan Kita” dengan dasar firman Tuhan dari Ester 4:14.
Penyuluh Agama Kristen, Delita Wati Manullang, mengajak jajaran Bimas Kristen melihat setiap tugas sebagai bagian dari tujuan Tuhan.
“Kita mungkin tidak selalu memahami mengapa Tuhan menempatkan kita di tempat tertentu. Namun, kita harus percaya bahwa Tuhan tidak pernah salah menempatkan kita,” kata Delita.
Menurutnya, kisah Ester menunjukkan bahwa posisi yang diberikan kepada seseorang dapat membawa tujuan yang lebih besar. Karena itu, kesulitan dalam pekerjaan tidak semestinya menjadi alasan untuk kehilangan semangat.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita menjalankan tugas dengan setia dan menjadi berkat bagi orang lain,” ujarnya.
Kepala Seksi Bimas Kristen, Hesti Rayani, mengingatkan pesan tersebut perlu dibawa ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Setiap tanggung jawab, kata dia, perlu dijalankan dengan rasa syukur, termasuk saat menghadapi berbagai tantangan.
“Dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada kita hendaknya kita kerjakan dengan hati yang penuh syukur. Jangan mudah mengeluh ketika menghadapi tantangan dalam pekerjaan,” tutur Hesti.
Sementara itu, Yetriani, pelaksana pada Seksi Bimas Kristen, memimpin pujian sebelum jajaran memulai aktivitas pelayanan. Pujian menjadi bagian dari upaya mempersiapkan hati sebelum menjalankan tugas.
“Pelayanan yang kita lakukan adalah bagian dari tanggung jawab kepada Tuhan dan sesama,” kata Yetriani.
Ibadah tersebut kemudian menjadi pengingat bagi jajaran Bimas Kristen untuk tidak sekadar menyelesaikan pekerjaan. Tantangannya adalah menjaga kesetiaan, rasa syukur, dan nilai pelayanan dalam setiap tugas yang dijalankan.
Sebab, bisa jadi tempat yang hari ini terasa berat justru menjadi tempat seseorang dipercaya untuk memberi dampak.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
01 Sep 2026
Kepala MTsN Barsel: Semoga Hujan Segera Turun, Tanah Kembali Subur
Buntok (Humas) – Kemarau panjang yang melanda Barito Selatan membuat harapan akan turunnya hujan dipanjatkan bersama. Kepala MTsN Barito Selatan, H. Ahmad Fahmie, berharap Shalat Istisqa yang diikuti warga madrasah me...
01 Sep 2026
Kepala MAN Barsel : Shalat Istisqa Jadi Ikhtiar Agar Hujan Turun, Asap Reda
Buntok (Humas) – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat sebagian murid MAN Barito Selatan harus belajar dari rumah. Di tengah kondisi tersebut, Kepala MAN Barito Selatan, Hj. Siti Noor Aisyah, mengajak se...
01 Sep 2026
Bimas Kristen Kemenag Barsel Bersama Lintas Instansi Berdoa Bersama Memohon Curah Hujan di Barito Selatan
Buntok (Humas) – Di tengah kemarau dan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), doa bersama menjadi cara pemerintah dan masyarakat Barito Selatan memanjatkan harapan agar hujan segera turun. Kasi Bimas Kriste...