Buntok (Humas) – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat sebagian murid MAN Barito Selatan harus belajar dari rumah. Di tengah kondisi tersebut, Kepala MAN Barito Selatan, Hj. Siti Noor Aisyah, mengajak seluruh warga madrasah mengikuti Shalat Istisqa untuk memohon hujan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
Ajakan itu disampaikan kepada tenaga pendidik, tenaga kependidikan, wali kelas, dan para murid MAN Barito Selatan saat mengikuti Shalat Istisqa yang digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Barito Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Forkopimda, Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, ormas Islam, serta kaum muslimin dan muslimat di Halaman Masjid Agung Baiturrahman Buntok, Selasa (1/9/2026).
Siti Noor Aisyah meminta seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan hadir dan mengikuti pelaksanaan Shalat Istisqa. Ia juga meminta wali kelas mengajak murid binaannya masing-masing untuk ikut dalam ibadah tersebut.
“Saya mengajak seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk turut hadir dan mengikuti pelaksanaan Shalat Istisqa,” ujar Siti Noor Aisyah.
Menurutnya, kehadiran para murid tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Para murid diajak melihat kondisi di sekitar mereka dan belajar memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat yang terdampak.
“Wali kelas juga kami minta untuk mengimbau para murid binaannya masing-masing agar ikut serta dalam kegiatan ini,” katanya.
Keikutsertaan warga madrasah tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan PHBI bersama pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait. Bagi Siti Noor Aisyah, situasi kemarau dan kabut asap dapat menjadi ruang pembelajaran bagi murid untuk membangun kepekaan sosial.
“Keikutsertaan seluruh warga madrasah ini menjadi sarana pendidikan karakter agar para murid memiliki jiwa peduli dan kepekaan sosial terhadap kondisi lingkungan sekitar,” ucapnya.
Harapan warga madrasah pun sederhana: hujan segera turun, kabut asap berkurang, dan murid yang kini menjalani pembelajaran dari rumah dapat kembali mengikuti kegiatan belajar secara langsung di madrasah.
Shalat Istisqa bertema “Berdoa Bersama, Memohon Hujan dan Keberkahan untuk Negeri” tersebut dimulai pukul 07.30 WIB di Halaman Masjid Agung Baiturrahman Buntok. Ustadz Muhammadun, S.Pd. bertindak sebagai imam, sedangkan khutbah disampaikan Ustadz H.M. Sibawaihi, Lc., M.Pd.
Sebelum shalat, peserta mengikuti pembacaan istigfar bersama yang dipandu Ustadz H. M. Iqbal Jauhari, S.Pd.I. Setelah shalat, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan khutbah Istisqa hingga selesai sekitar pukul 08.15 WIB.
Selain mengikuti ibadah, seluruh peserta juga melakukan presensi melalui Portal Digital Kemenag Barsel sebagai bagian dari pencatatan kehadiran kegiatan.
Seluruh warga MAN Barito Selatan berharap doa bersama tersebut segera dikabulkan dengan turunnya hujan yang membawa keberkahan. Dengan berkurangnya kabut asap, para murid diharapkan dapat kembali belajar langsung di madrasah dan aktivitas pembelajaran berjalan seperti biasa.