Buntok (Humas) – Kemarau panjang yang melanda Barito Selatan membuat harapan akan turunnya hujan dipanjatkan bersama. Kepala MTsN Barito Selatan, H. Ahmad Fahmie, berharap Shalat Istisqa yang diikuti warga madrasah menjadi jalan terkabulnya doa agar hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Ahmad Fahmie setelah seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan siswa kelas IX MTsN Barito Selatan mengikuti Shalat Istisqa di Halaman Masjid Agung Baiturrahman Buntok, Selasa (1/9/2026).
Ahmad Fahmie menyambut baik kehadiran warga madrasah dalam ibadah yang digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) bersama Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Forkopimda, Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, dan ormas Islam tersebut.
Menurutnya, kehadiran bersama dalam Shalat Istisqa menjadi bentuk kepedulian warga madrasah terhadap kondisi yang sedang dihadapi masyarakat Barito Selatan.
“Kami menyambut baik partisipasi seluruh warga madrasah dalam kegiatan Shalat Istisqa ini. Semoga kehadiran kita semua menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT,” ujar Ahmad Fahmie.
Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama tidak hanya membawa turunnya hujan, tetapi juga keberkahan bagi wilayah Barito Selatan yang tengah menghadapi kemarau.
“Semoga doa kita dikabulkan Allah SWT, segera turun hujan yang membawa keberkahan, dan tanah Barito Selatan kembali menjadi tanah yang subur serta sejahtera,” katanya.
Shalat Istisqa tersebut dilaksanakan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan untuk mengakhiri kemarau yang melanda wilayah Barito Selatan. Warga MTsN Barito Selatan mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyuk.
Rangkaian kegiatan meliputi pelaksanaan shalat sunnah dua rakaat, mendengarkan khutbah Istisqa, serta doa bersama memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT.
Kehadiran tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan siswa kelas IX MTsN Barito Selatan juga menunjukkan kepedulian warga madrasah terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat. Di tengah kemarau, doa bersama menjadi bagian dari ikhtiar keagamaan yang dilakukan untuk memohon turunnya hujan.
Seluruh warga madrasah berharap hujan segera turun di Barito Selatan, sehingga kemarau berakhir, kondisi lingkungan kembali membaik, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.