Buntok (Humas) Dua siswa MTsN Barito Selatan tak sekadar ikut meramaikan Olimpiade Bahasa Arab Nasional (OBA) ke-9. Mereka membawa nama madrasah untuk menguji kemampuan di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, bersaing dengan peserta dari delapan kabupaten.
Dua siswa tersebut yakni Gledish Aura Cyntia Gunawan dan Javier Mahza Albadi. Keduanya tampil dalam kompetisi OBA9 jenjang MTs yang digelar di MAN Barito Selatan Plus Keterampilan, Sabtu (29/8/2026).
Bagi MTsN Barito Selatan, ajang ini menjadi kesempatan untuk mengukur hasil pembinaan Bahasa Arab sekaligus memberi pengalaman kepada siswa menghadapi kompetisi di level yang lebih tinggi.
Plh. Kepala MTsN Barito Selatan, Ernie Yusnitha, meminta kedua siswa tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik.
“Semangat terus anak-anakku. Jangan takut bersaing. Keluarga besar MTsN Barito Selatan selalu mendoakan kalian agar mendapatkan hasil terbaik,” kata Ernie.
Ia menyebut keikutsertaan siswa merupakan hasil dari proses belajar dan pendampingan yang dilakukan secara bersama-sama. Peran guru pembimbing Bahasa Arab, M. Hamdani, S.Pd.I. dan Norasiah, S.Pd.I., turut menjadi bagian dari persiapan peserta.
“Prestasi tidak datang tiba-tiba. Ada usaha, doa, dan kekompakan antara peserta dengan pembina. Terima kasih kepada guru pembimbing yang sudah mendampingi anak-anak,” ujarnya.
Menurut Ernie, pengalaman berkompetisi perlu dijadikan bahan bakar untuk meningkatkan kemampuan siswa. Menang atau belum, keberanian menguji kemampuan di tingkat provinsi sudah menjadi bagian penting dari proses pembinaan.
“Kami berharap OBA ini bukan sekadar lomba. Anak-anak harus semakin termotivasi untuk belajar Bahasa Arab dan berani mengejar prestasi di bidang lainnya,” tuturnya.
Dua siswa tersebut kini mendapat pengalaman baru dari arena kompetisi. Bagi MTsN Barito Selatan, hasil akhirnya penting, tetapi keberanian bersaing dan kemauan untuk terus berkembang jauh lebih penting.