Buntok (Humas) Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan turun langsung memberi pembinaan kepada kelompok Pramuka tingkat Sekolah Dasar di SDN 5 Buntok, Sabtu (1/8/2026). Fokusnya jelas: memperkuat karakter anak sejak dini agar terbiasa hidup rukun, menolak perundungan, dan mampu menyelesaikan masalah dengan damai.
Kegiatan ini jadi bagian dari penguatan pendidikan karakter yang sejalan dengan arah program Kementerian Agama, terutama dalam membentuk generasi berakhlak, menghargai kerukunan, dan hadir sebagai pembawa damai di tengah masyarakat.
“Anak-anak perlu dibiasakan sejak sekarang untuk hidup rukun, saling menghormati, dan tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk bertengkar,” kata Penyuluh Agama Kristen, Delita Wati Manullang, saat menyampaikan materi.
Ia membawakan tema Menjadi Pembawa Damai dengan dasar firman Tuhan Matius 5:9, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”
“Pesan yang dibawa sederhana tapi penting: jangan membalas dengan kebencian, hindari bullying, dan selesaikan persoalan dengan kasih,” ujar Delita.
Kegiatan diawali dengan pujian dan doa yang dipimpin Yemima Pisi. Suasana itu diarahkan untuk membuat peserta siap mengikuti penyuluhan dengan tertib dan sukacita, sebelum masuk pada materi utama soal hidup damai dalam keseharian.
“Anak-anak diajak bukan hanya mendengar firman, tapi mempraktikkannya lewat sikap di sekolah, di rumah, dan saat bermain dengan teman,” kata Yemima Pisi.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga didampingi langsung Guru Pendidikan Agama Kristen SDN 5 Buntok, Yemina, S.Pd.K. Pendampingan ini menunjukkan kerja bersama antara sekolah dan Kementerian Agama dalam membangun karakter peserta didik yang bertumpu pada iman, kasih, dan toleransi.
“Kami berharap anak-anak Pramuka SDN 5 Buntok bisa jadi teladan dalam perkataan, sikap, dan tindakan. Nilai damai itu harus terlihat dalam pergaulan sehari-hari,” ujar Yemina.
Penyuluhan ini diharapkan tak berhenti sebagai materi kelas sesaat. Target akhirnya lebih jauh: anggota Pramuka SDN 5 Buntok tumbuh sebagai generasi yang mampu meredam konflik, menolak perundungan, dan membawa suasana rukun di sekolah, keluarga, hingga lingkungan sosial. Di titik itu, penguatan karakter dan moderasi beragama tak lagi sekadar program, tetapi jadi kebiasaan hidup.
Bawa Tema Matius 5:9, Penyuluh Kemenag Barsel Dorong Siswa SD Hidup Rukun
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Khutbah di Masjid Siratul Jannah, Kakankemenag Barsel Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Jaga Habluminannas
25 Sep 2026
KUA Dusun Hilir Dampingi Percepatan Legalitas Tanah Wakaf Masjid Darul Muttaqin
25 Sep 2026
Tingkatkan Literasi Wakaf Uang, PZW Kemenag Barsel Ikuti Sosialisasi CWLS SWR007
24 Sep 2026
Data dan Jaringan Jadi Kunci, Helpdesk TKA Barsel Ikuti Koordinasi Nasional Asesmen 2026
24 Sep 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Ketabahan Ayub Jadi Cermin Warga Binaan Rutan Buntok untuk Menata Masa Depan
Buntok (Humas) – Kisah Ayub tentang ketabahan menghadapi kehilangan dan penderitaan menjadi bahan refleksi bagi warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Buntok. Pesan itu disampaikan Penyuluh Agama Kristen Kantor Kem...
Kabut Asap Pekat : Penyuluh Kristen Peduli, Bagikan Ratusan Masker Gratis
Buntok (Humas) – Kabut asap membuat kondisi udara kurang baik. Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, bersama jajaran Bimas Kristen turun langsung membagikan ratusan masker gratis ke...
Pastikan Salat Jumat Sesuai Syariat, KUA Karau Kuala Bina Petugas Masjid Baburrahmah
Babai (Humas) – Pelayanan kemasjidan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan masjid, tetapi juga memastikan para petugas ibadah memahami tugasnya. Hal inilah yang menjadi perhatian Pelaksana Pelayanan Kemasjidan KUA...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Bawa Tema Matius 5:9, Penyuluh Kemenag Barsel Dorong Siswa SD Hidup Rukun
Bawa Tema Matius 5:9, Penyuluh Kemenag Barsel Dorong Siswa SD Hidup Rukun
Buntok (Humas) Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan turun langsung memberi pembinaan kepada kelompok Pramuka tingkat Sekolah Dasar di SDN 5 Buntok, Sabtu (1/8/2026). Fokusnya jelas: memperkuat karakter anak sejak dini agar terbiasa hidup rukun, menolak perundungan, dan mampu menyelesaikan masalah dengan damai.
Kegiatan ini jadi bagian dari penguatan pendidikan karakter yang sejalan dengan arah program Kementerian Agama, terutama dalam membentuk generasi berakhlak, menghargai kerukunan, dan hadir sebagai pembawa damai di tengah masyarakat.
“Anak-anak perlu dibiasakan sejak sekarang untuk hidup rukun, saling menghormati, dan tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk bertengkar,” kata Penyuluh Agama Kristen, Delita Wati Manullang, saat menyampaikan materi.
Ia membawakan tema Menjadi Pembawa Damai dengan dasar firman Tuhan Matius 5:9, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”
“Pesan yang dibawa sederhana tapi penting: jangan membalas dengan kebencian, hindari bullying, dan selesaikan persoalan dengan kasih,” ujar Delita.
Kegiatan diawali dengan pujian dan doa yang dipimpin Yemima Pisi. Suasana itu diarahkan untuk membuat peserta siap mengikuti penyuluhan dengan tertib dan sukacita, sebelum masuk pada materi utama soal hidup damai dalam keseharian.
“Anak-anak diajak bukan hanya mendengar firman, tapi mempraktikkannya lewat sikap di sekolah, di rumah, dan saat bermain dengan teman,” kata Yemima Pisi.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga didampingi langsung Guru Pendidikan Agama Kristen SDN 5 Buntok, Yemina, S.Pd.K. Pendampingan ini menunjukkan kerja bersama antara sekolah dan Kementerian Agama dalam membangun karakter peserta didik yang bertumpu pada iman, kasih, dan toleransi.
“Kami berharap anak-anak Pramuka SDN 5 Buntok bisa jadi teladan dalam perkataan, sikap, dan tindakan. Nilai damai itu harus terlihat dalam pergaulan sehari-hari,” ujar Yemina.
Penyuluhan ini diharapkan tak berhenti sebagai materi kelas sesaat. Target akhirnya lebih jauh: anggota Pramuka SDN 5 Buntok tumbuh sebagai generasi yang mampu meredam konflik, menolak perundungan, dan membawa suasana rukun di sekolah, keluarga, hingga lingkungan sosial. Di titik itu, penguatan karakter dan moderasi beragama tak lagi sekadar program, tetapi jadi kebiasaan hidup.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
23 Sep 2026
Ketabahan Ayub Jadi Cermin Warga Binaan Rutan Buntok untuk Menata Masa Depan
Buntok (Humas) – Kisah Ayub tentang ketabahan menghadapi kehilangan dan penderitaan menjadi bahan refleksi bagi warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Buntok. Pesan itu disampaikan Penyuluh Agama Kristen Kantor Kem...
22 Sep 2026
Kabut Asap Pekat : Penyuluh Kristen Peduli, Bagikan Ratusan Masker Gratis
Buntok (Humas) – Kabut asap membuat kondisi udara kurang baik. Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, bersama jajaran Bimas Kristen turun langsung membagikan ratusan masker gratis ke...
14 Sep 2026
Pastikan Salat Jumat Sesuai Syariat, KUA Karau Kuala Bina Petugas Masjid Baburrahmah
Babai (Humas) – Pelayanan kemasjidan tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan masjid, tetapi juga memastikan para petugas ibadah memahami tugasnya. Hal inilah yang menjadi perhatian Pelaksana Pelayanan Kemasjidan KUA...