Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Bawa Tema Matius 5:9, Penyuluh Kemenag Barsel Dorong Siswa SD Hidup Rukun

KUA & Penyuluh 01 Agt 2026 2 menit baca 11
Bawa Tema Matius 5:9, Penyuluh Kemenag Barsel Dorong Siswa SD Hidup Rukun
Foto utama: Bawa Tema Matius 5:9, Penyuluh Kemenag Barsel Dorong Siswa SD Hidup Rukun
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan turun langsung memberi pembinaan kepada kelompok Pramuka tingkat Sekolah Dasar di SDN 5 Buntok, Sabtu (1/8/2026). Fokusnya jelas: memperkuat karakter anak sejak dini agar terbiasa hidup rukun, menolak perundungan, dan mampu menyelesaikan masalah dengan damai.

Kegiatan ini jadi bagian dari penguatan pendidikan karakter yang sejalan dengan arah program Kementerian Agama, terutama dalam membentuk generasi berakhlak, menghargai kerukunan, dan hadir sebagai pembawa damai di tengah masyarakat.

“Anak-anak perlu dibiasakan sejak sekarang untuk hidup rukun, saling menghormati, dan tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk bertengkar,” kata Penyuluh Agama Kristen, Delita Wati Manullang, saat menyampaikan materi.

Ia membawakan tema Menjadi Pembawa Damai dengan dasar firman Tuhan Matius 5:9, “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.”

“Pesan yang dibawa sederhana tapi penting: jangan membalas dengan kebencian, hindari bullying, dan selesaikan persoalan dengan kasih,” ujar Delita.

Kegiatan diawali dengan pujian dan doa yang dipimpin Yemima Pisi. Suasana itu diarahkan untuk membuat peserta siap mengikuti penyuluhan dengan tertib dan sukacita, sebelum masuk pada materi utama soal hidup damai dalam keseharian.

“Anak-anak diajak bukan hanya mendengar firman, tapi mempraktikkannya lewat sikap di sekolah, di rumah, dan saat bermain dengan teman,” kata Yemima Pisi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan juga didampingi langsung Guru Pendidikan Agama Kristen SDN 5 Buntok, Yemina, S.Pd.K. Pendampingan ini menunjukkan kerja bersama antara sekolah dan Kementerian Agama dalam membangun karakter peserta didik yang bertumpu pada iman, kasih, dan toleransi.

“Kami berharap anak-anak Pramuka SDN 5 Buntok bisa jadi teladan dalam perkataan, sikap, dan tindakan. Nilai damai itu harus terlihat dalam pergaulan sehari-hari,” ujar Yemina.

Penyuluhan ini diharapkan tak berhenti sebagai materi kelas sesaat. Target akhirnya lebih jauh: anggota Pramuka SDN 5 Buntok tumbuh sebagai generasi yang mampu meredam konflik, menolak perundungan, dan membawa suasana rukun di sekolah, keluarga, hingga lingkungan sosial. Di titik itu, penguatan karakter dan moderasi beragama tak lagi sekadar program, tetapi jadi kebiasaan hidup.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
01 Agt 2026
Kategori
KUA & Penyuluh
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.