Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Webinar KPK Jadi Bekal, MAN Barsel Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Madrasah

Pendidikan Madrasah 31 Agt 2026 2 menit baca 42
Webinar KPK Jadi Bekal, MAN Barsel Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Madrasah
Foto utama: Webinar KPK Jadi Bekal, MAN Barsel Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Madrasah
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Pendidikan antikorupsi tidak akan banyak berarti jika hanya berhenti sebagai materi. Nilai kejujuran dan integritas perlu dibentuk lewat kebiasaan di sekolah. Karena itu, seluruh guru MAN Barito Selatan Plus Keterampilan mengikuti Webinar Penguatan Kapasitas Pendidikan Antikorupsi (PAK) bagi Guru/Pendidik Madrasah Tahun 2026 yang digelar KPK RI, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan diikuti bersama dari Aula Madrasah melalui Zoom Meeting. Kepala MAN Barito Selatan Plus Keterampilan, Hj. Siti Noor Aisyah meminta guru mengikuti kegiatan sampai selesai agar materi tidak berhenti sebagai pengetahuan.

“Pendidikan antikorupsi bukan sekadar materi tambahan. Nilainya harus masuk dalam kebiasaan dan proses pembelajaran sehari-hari,” kata Siti Noor Aisyah.

Ia menyebut guru memiliki posisi penting dalam membentuk karakter siswa. Sikap jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas perlu dicontohkan sekaligus dibiasakan dalam lingkungan madrasah.

“Kalau ingin siswa terbiasa jujur dan bertanggung jawab, guru juga harus menghadirkan nilai itu dalam proses pendidikan. Jadi, siswa tidak hanya memahami, tetapi mempraktikkannya,” ujarnya.

Webinar KPK melalui Direktorat Jejaring Pendidikan memberikan bekal praktis bagi pendidik, mulai dari Peta Kompetensi PAK, buku penguatan PAK Kementerian Agama, hingga contoh implementasi pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran di kelas.

Materi tersebut menjadi intervensi untuk memperkuat kemampuan guru mengintegrasikan nilai antikorupsi ke dalam pembelajaran, bukan membuatnya sebagai pelajaran yang berdiri sendiri.

“Kami berharap guru bisa membawa materi ini ke kelas dan pembiasaan di madrasah. Dampaknya bukan hanya pada pemahaman siswa, tetapi pada terbentuknya karakter yang jujur, berintegritas, dan bertanggung jawab,” tutur Siti Noor Aisyah.

Webinar yang berlangsung hingga pukul 11.40 WIB itu ditutup dengan diskusi dan tanya jawab. Setelah kegiatan, tantangannya adalah memastikan nilai yang diperoleh guru benar-benar diterapkan dalam pembelajaran dan budaya madrasah.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
31 Agt 2026
Kategori
Pendidikan Madrasah
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.