Buntok (Humas) Pendidikan antikorupsi tidak akan banyak berarti jika hanya berhenti sebagai materi. Nilai kejujuran dan integritas perlu dibentuk lewat kebiasaan di sekolah. Karena itu, seluruh guru MAN Barito Selatan Plus Keterampilan mengikuti Webinar Penguatan Kapasitas Pendidikan Antikorupsi (PAK) bagi Guru/Pendidik Madrasah Tahun 2026 yang digelar KPK RI, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan diikuti bersama dari Aula Madrasah melalui Zoom Meeting. Kepala MAN Barito Selatan Plus Keterampilan, Hj. Siti Noor Aisyah meminta guru mengikuti kegiatan sampai selesai agar materi tidak berhenti sebagai pengetahuan.
“Pendidikan antikorupsi bukan sekadar materi tambahan. Nilainya harus masuk dalam kebiasaan dan proses pembelajaran sehari-hari,” kata Siti Noor Aisyah.
Ia menyebut guru memiliki posisi penting dalam membentuk karakter siswa. Sikap jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas perlu dicontohkan sekaligus dibiasakan dalam lingkungan madrasah.
“Kalau ingin siswa terbiasa jujur dan bertanggung jawab, guru juga harus menghadirkan nilai itu dalam proses pendidikan. Jadi, siswa tidak hanya memahami, tetapi mempraktikkannya,” ujarnya.
Webinar KPK melalui Direktorat Jejaring Pendidikan memberikan bekal praktis bagi pendidik, mulai dari Peta Kompetensi PAK, buku penguatan PAK Kementerian Agama, hingga contoh implementasi pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran di kelas.
Materi tersebut menjadi intervensi untuk memperkuat kemampuan guru mengintegrasikan nilai antikorupsi ke dalam pembelajaran, bukan membuatnya sebagai pelajaran yang berdiri sendiri.
“Kami berharap guru bisa membawa materi ini ke kelas dan pembiasaan di madrasah. Dampaknya bukan hanya pada pemahaman siswa, tetapi pada terbentuknya karakter yang jujur, berintegritas, dan bertanggung jawab,” tutur Siti Noor Aisyah.
Webinar yang berlangsung hingga pukul 11.40 WIB itu ditutup dengan diskusi dan tanya jawab. Setelah kegiatan, tantangannya adalah memastikan nilai yang diperoleh guru benar-benar diterapkan dalam pembelajaran dan budaya madrasah.
Webinar KPK Jadi Bekal, MAN Barsel Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Madrasah
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Berita foto
Dokumentasi terkait.
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren
06 Nov 2026
Estafet Pengaman Aset Umat: Kemenag Barsel Gerak Cepat Konsolidasi Bendahara Baru BWI
06 Nov 2026
Menuju Administrasi Wakaf yang Tertib, KUA Karau Kuala Optimalkan Penggunaan Aplikasi SIWAK.
05 Nov 2026
Optimalisasi Data Tanah Wakaf, KUA Kecamatan Karau Kuala Gelar Koordinasi dan Pelatihan Aplikasi SIWAK Bersama Kemenag
05 Nov 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Perkuat Legalitas Aset Pendidikan, Kakankemenag Barsel Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf MIS Anugerah Pendang
Pendang (Humas) Legalitas aset menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan menyerahkan sertifikat tanah wakaf MIS Anuger...
Kunjungi MIS Anugerah Pendang, Kakankemenag Barsel Bahas Tantangan Pendidikan Madrasah Swasta
Buntok (Humas) Peningkatan kualitas pendidikan madrasah tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran, tetapi juga kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik. Hal itu menjadi salah satu pembahasan Kepala Kantor Keme...
Ketua DWP Kemenag Barsel Tutup Pelatihan Pembelajaran Inklusif, Guru PAUD/RA Terima Sertifikat
Penutupan Kegiatan Pembelajaran Insklusi sekaligus penyerahan sertifikat perwakilan dari guru PAUD/RA Binaan DWP Kemenag Barsel oleh Ibu Ketua DWP Kemenag Barsel dan Bapak Joko Pri...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Webinar KPK Jadi Bekal, MAN Barsel Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Madrasah
Webinar KPK Jadi Bekal, MAN Barsel Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Madrasah
Buntok (Humas) Pendidikan antikorupsi tidak akan banyak berarti jika hanya berhenti sebagai materi. Nilai kejujuran dan integritas perlu dibentuk lewat kebiasaan di sekolah. Karena itu, seluruh guru MAN Barito Selatan Plus Keterampilan mengikuti Webinar Penguatan Kapasitas Pendidikan Antikorupsi (PAK) bagi Guru/Pendidik Madrasah Tahun 2026 yang digelar KPK RI, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan diikuti bersama dari Aula Madrasah melalui Zoom Meeting. Kepala MAN Barito Selatan Plus Keterampilan, Hj. Siti Noor Aisyah meminta guru mengikuti kegiatan sampai selesai agar materi tidak berhenti sebagai pengetahuan.
“Pendidikan antikorupsi bukan sekadar materi tambahan. Nilainya harus masuk dalam kebiasaan dan proses pembelajaran sehari-hari,” kata Siti Noor Aisyah.
Ia menyebut guru memiliki posisi penting dalam membentuk karakter siswa. Sikap jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas perlu dicontohkan sekaligus dibiasakan dalam lingkungan madrasah.
“Kalau ingin siswa terbiasa jujur dan bertanggung jawab, guru juga harus menghadirkan nilai itu dalam proses pendidikan. Jadi, siswa tidak hanya memahami, tetapi mempraktikkannya,” ujarnya.
Webinar KPK melalui Direktorat Jejaring Pendidikan memberikan bekal praktis bagi pendidik, mulai dari Peta Kompetensi PAK, buku penguatan PAK Kementerian Agama, hingga contoh implementasi pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran di kelas.
Materi tersebut menjadi intervensi untuk memperkuat kemampuan guru mengintegrasikan nilai antikorupsi ke dalam pembelajaran, bukan membuatnya sebagai pelajaran yang berdiri sendiri.
“Kami berharap guru bisa membawa materi ini ke kelas dan pembiasaan di madrasah. Dampaknya bukan hanya pada pemahaman siswa, tetapi pada terbentuknya karakter yang jujur, berintegritas, dan bertanggung jawab,” tutur Siti Noor Aisyah.
Webinar yang berlangsung hingga pukul 11.40 WIB itu ditutup dengan diskusi dan tanya jawab. Setelah kegiatan, tantangannya adalah memastikan nilai yang diperoleh guru benar-benar diterapkan dalam pembelajaran dan budaya madrasah.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
04 Nov 2026
Perkuat Legalitas Aset Pendidikan, Kakankemenag Barsel Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf MIS Anugerah Pendang
Pendang (Humas) Legalitas aset menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan menyerahkan sertifikat tanah wakaf MIS Anuger...
04 Nov 2026
Kunjungi MIS Anugerah Pendang, Kakankemenag Barsel Bahas Tantangan Pendidikan Madrasah Swasta
Buntok (Humas) Peningkatan kualitas pendidikan madrasah tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran, tetapi juga kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik. Hal itu menjadi salah satu pembahasan Kepala Kantor Keme...
02 Nov 2026
Ketua DWP Kemenag Barsel Tutup Pelatihan Pembelajaran Inklusif, Guru PAUD/RA Terima Sertifikat
Penutupan Kegiatan Pembelajaran Insklusi sekaligus penyerahan sertifikat perwakilan dari guru PAUD/RA Binaan DWP Kemenag Barsel oleh Ibu Ketua DWP Kemenag Barsel dan Bapak Joko Pri...