Buntok (Humas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mendorong akreditasi madrasah tidak berhenti pada pemenuhan dokumen. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas layanan pendidikan, hasil akreditasi harus menjadi pijakan untuk memperbaiki tata kelola dan pembelajaran.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kemenag Barsel, H. Hairil Saleh Al Zainudin, saat menjadi narasumber Sosialisasi dan Kemitraan Akreditasi Tahun 2026 yang digelar BAN-PDM Provinsi Kalimantan Tengah di Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Rabu (19/8/2026).
"Akreditasi jangan hanya dipersiapkan saat akan dinilai. Yang harus kita pastikan adalah standar mutu itu memang berjalan dalam keseharian madrasah,” kata H. Hairil Saleh.
Menurutnya, Kemenag memiliki posisi penting dalam memastikan madrasah mendapat pembinaan dan pendampingan. Pengawas dan jajaran terkait perlu membantu madrasah membaca hasil evaluasi untuk menentukan bagian yang harus diperbaiki.
"Kita ingin akreditasi menjadi alat untuk melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu dibenahi. Dari situ pembinaan Kemenag harus lebih terarah,” ujarnya.
Terkait orientasi, Kakankemenag menyebut administrasi tetap penting, tetapi kualitas layanan pendidikan, proses pembelajaran, tata kelola, dan pemenuhan kebutuhan peserta didik harus menjadi perhatian utama.
"Predikat itu hasil. Yang lebih penting adalah proses dan kualitas layanan yang benar-benar dirasakan peserta didik,” tuturnya.
Karena itu, Kemenag Barsel akan memperkuat koordinasi antara pengawas, kepala madrasah dan satuan pendidikan dalam menghadapi Akreditasi 2026. Koordinasi dengan BAN-PDM dan pemerintah daerah juga diperlukan agar kebijakan serta mekanisme akreditasi dipahami dengan baik.
Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kebijakan dan mekanisme Akreditasi Tahun 2026 oleh BAN-PDM Provinsi Kalimantan Tengah serta simulasi penggunaan aplikasi Sispena.
Sesi materi Kemenag Barsel berlangsung pukul 10.30-12.30 WIB. Pertemuan dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Islam Zakirurahman, jajaran Pengawas Pendidikan Hj. Nooratikah, dan Kepala MTsN Barito Selatan H. Ahmad Fahmie.
Bagi Kemenag Barsel, pekerjaan sebenarnya dimulai setelah akreditasi: memastikan rekomendasi dan hasil evaluasi tidak berhenti di laporan, tetapi diterjemahkan menjadi perbaikan nyata di madrasah.
Sosialisasi Akreditasi 2026 BAN-PDM Kalteng, Kakankemenag Barsel Bicara Soal Mutu Madrasah
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Tembus Ruang Publik, Edukasi Ekoteologi Kemenag Barsel Resmi Tayang di Videotron Sudut Kota
19 Agt 2026
Zoom Meeting : Inovasi Ruang Belajar dan Akreditasi Perpustakaan
19 Agt 2026
Perkuat Kehumasan, Sekjen Kemenag Minta Humas Peka Isu Zakat dan Wakaf
19 Agt 2026
Langkah Strategis Kemenag Barsel Amankan Aset Wakaf Langgar Nurul Jannah dan MI Islamiyah
19 Agt 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Kakankemenag Barsel Buka Lomba 17 Agustusan, Kekompakan Jadi Aduan Utama
Buntok (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, membuka rangkaian lomba 17 Agustusan di lingkungan Kemenag Barsel, Selasa (18/8/2026). Bukan sekadar adu cepat, sej...
Pimpin Doa Malam Renungan Suci, Al Mubin: Jasa Para Pahlawan Harus Terus Diingat
Buntok (Humas) – Penghormatan kepada para pahlawan tidak hanya dilakukan dengan ziarah, tetapi juga melalui doa untuk mengenang perjuangan mereka. Rohaniawan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Al Mubin...
Sambut HUT RI ke-81, Kasubbag TU Kemenag Barsel Jalan Sehat Bersama Calon Jemaah Haji 2027
Buntok (Humas) Puluhan calon jemaah haji Kabupaten Barito Selatan yang dipersiapkan untuk keberangkatan 2027 mengikuti jalan sehat di halaman Masjid Agung Baiturrahman Buntok, Minggu (16/8/2026) pagi. Kegiatan ini dig...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Sosialisasi Akreditasi 2026 BAN-PDM Kalteng, Kakankemenag Barsel Bicara Soal Mutu Madrasah
Sosialisasi Akreditasi 2026 BAN-PDM Kalteng, Kakankemenag Barsel Bicara Soal Mutu Madrasah
Buntok (Humas) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mendorong akreditasi madrasah tidak berhenti pada pemenuhan dokumen. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas layanan pendidikan, hasil akreditasi harus menjadi pijakan untuk memperbaiki tata kelola dan pembelajaran.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kemenag Barsel, H. Hairil Saleh Al Zainudin, saat menjadi narasumber Sosialisasi dan Kemitraan Akreditasi Tahun 2026 yang digelar BAN-PDM Provinsi Kalimantan Tengah di Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Selatan, Rabu (19/8/2026).
"Akreditasi jangan hanya dipersiapkan saat akan dinilai. Yang harus kita pastikan adalah standar mutu itu memang berjalan dalam keseharian madrasah,” kata H. Hairil Saleh.
Menurutnya, Kemenag memiliki posisi penting dalam memastikan madrasah mendapat pembinaan dan pendampingan. Pengawas dan jajaran terkait perlu membantu madrasah membaca hasil evaluasi untuk menentukan bagian yang harus diperbaiki.
"Kita ingin akreditasi menjadi alat untuk melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu dibenahi. Dari situ pembinaan Kemenag harus lebih terarah,” ujarnya.
Terkait orientasi, Kakankemenag menyebut administrasi tetap penting, tetapi kualitas layanan pendidikan, proses pembelajaran, tata kelola, dan pemenuhan kebutuhan peserta didik harus menjadi perhatian utama.
"Predikat itu hasil. Yang lebih penting adalah proses dan kualitas layanan yang benar-benar dirasakan peserta didik,” tuturnya.
Karena itu, Kemenag Barsel akan memperkuat koordinasi antara pengawas, kepala madrasah dan satuan pendidikan dalam menghadapi Akreditasi 2026. Koordinasi dengan BAN-PDM dan pemerintah daerah juga diperlukan agar kebijakan serta mekanisme akreditasi dipahami dengan baik.
Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kebijakan dan mekanisme Akreditasi Tahun 2026 oleh BAN-PDM Provinsi Kalimantan Tengah serta simulasi penggunaan aplikasi Sispena.
Sesi materi Kemenag Barsel berlangsung pukul 10.30-12.30 WIB. Pertemuan dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Islam Zakirurahman, jajaran Pengawas Pendidikan Hj. Nooratikah, dan Kepala MTsN Barito Selatan H. Ahmad Fahmie.
Bagi Kemenag Barsel, pekerjaan sebenarnya dimulai setelah akreditasi: memastikan rekomendasi dan hasil evaluasi tidak berhenti di laporan, tetapi diterjemahkan menjadi perbaikan nyata di madrasah.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
18 Agt 2026
Kakankemenag Barsel Buka Lomba 17 Agustusan, Kekompakan Jadi Aduan Utama
Buntok (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, membuka rangkaian lomba 17 Agustusan di lingkungan Kemenag Barsel, Selasa (18/8/2026). Bukan sekadar adu cepat, sej...
18 Agt 2026
Pimpin Doa Malam Renungan Suci, Al Mubin: Jasa Para Pahlawan Harus Terus Diingat
Buntok (Humas) – Penghormatan kepada para pahlawan tidak hanya dilakukan dengan ziarah, tetapi juga melalui doa untuk mengenang perjuangan mereka. Rohaniawan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Al Mubin...
16 Agt 2026
Sambut HUT RI ke-81, Kasubbag TU Kemenag Barsel Jalan Sehat Bersama Calon Jemaah Haji 2027
Buntok (Humas) Puluhan calon jemaah haji Kabupaten Barito Selatan yang dipersiapkan untuk keberangkatan 2027 mengikuti jalan sehat di halaman Masjid Agung Baiturrahman Buntok, Minggu (16/8/2026) pagi. Kegiatan ini dig...