Buntok (Humas) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DWP Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah dengan menyinkronkan program kerja 2026. Setiap bidang diminta menyusun kegiatan yang punya manfaat dan hasil yang jelas.
Ketua DWP Kemenag Barito Selatan, Ny. Asy Noorhasyanah Hairil Saleh Al Zainudin, menyampaikan hal tersebut saat memimpin rapat bersama Pengurus DWP, Sabtu (15/8/) di Aula Kantor Kemenag Barito Selatan.
“Setiap bidang diharapkan menyusun program yang memberikan manfaat dan memiliki hasil yang jelas. Program yang dijalankan juga harus tepat sasaran dan memberikan dampak positif,” kata Ny. Asy Noorhasyanah.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut Rakorwil DWP Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Banjarmasin pada 8 Agustus 2026. Selain menyampaikan hasil Rakorwil, rapat membahas evaluasi kegiatan yang telah berjalan serta sinkronisasi program kerja masing-masing bidang.
Dikatakan, salah satu hal yang perlu diperkuat adalah tertib administrasi dan pelaporan kegiatan. Setiap program diminta memiliki dokumen pendukung agar pelaksanaannya mudah dipantau dan dilaporkan.
“Setiap kegiatan perlu didukung proposal, surat permohonan jika melibatkan instansi lain, serta bukti fisik yang diarsipkan dengan baik. Ini penting untuk kebutuhan pelaporan melalui E-Reporting,” ujarnya.
DWP Kemenag Barsel juga menyiapkan tim E-Reporting yang terdiri dari Ny. Nursam Tri Moliyono, Ny. Fatmawati Akhmad Yasi, Ny. Arbayani Mahridi dan Ny. Saidah Abdul Wahid.
Sementara itu, Wakil Ketua I DWP Kemenag Barsel, Ny. Jamilah Ismiradi, mendorong agar program bidang pendidikan dan sosial budaya terus diarahkan pada kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh anggota maupun masyarakat.
“Program yang kita jalankan jangan hanya sekadar terlaksana, tetapi harus ada manfaat dan hasil yang bisa dirasakan. Karena itu, setiap bidang perlu menyiapkan program secara terencana,” ujar Jamilah.
Di bidang pendidikan, sejumlah program yang disiapkan antara lain DWP Mengajar, seminar public speaking dan etika komunikasi, pelatihan guru RA dalam pembelajaran murid berkebutuhan khusus, tahsin Al-Qur’an, kegiatan dongeng untuk penanaman karakter, hingga peringatan hari besar Islam dan khataman Al-Qur’an.
Program DWP Mengajar sebelumnya telah dilaksanakan di RA Perwanida dan selanjutnya dijadwalkan berlangsung di RA Al-Hidayah.
Bidang sosial budaya juga menyiapkan sejumlah kegiatan, mulai dari bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, berbagi takjil Ramadan, santunan anak yatim pada Muharram, kunjungan sosial bagi anggota yang melahirkan atau sakit, hingga kegiatan olahraga dan perlombaan.
Sementara bidang ekonomi diarahkan mengembangkan potensi anggota melalui pengelolaan pengadaan pakaian DWP, bazar produk anggota saat HUT DWP, serta membantu pemasaran produk makanan dan kue.
Selain itu, DWP Kemenag Barsel akan menyusun Buku Resep Menu Sehat Nusantara dengan memanfaatkan pangan lokal seperti tempoyak, ikan patin, humbut, burang ikan gabus, sambal serai, tumis nanas muda, paria dan olahan lainnya.
Rapat bulanan tersebut dihadiri seluruh pengurus serta anggota karyawan dan karyawati DWP Kemenag Barito Selatan. Hasil pembahasan selanjutnya menjadi acuan masing-masing bidang dalam menyusun dan menjalankan program kerja DWP sepanjang 2026.