Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Karnaval Budaya RA Al Wardah, Ketua DWP Kemenag Barsel: Harus Bangga Jadi Anak Indonesia

Pendidikan Keagamaan 15 Agt 2026 2 menit baca 47
Karnaval Budaya RA Al Wardah, Ketua DWP Kemenag Barsel: Harus Bangga Jadi Anak Indonesia
Foto utama: Karnaval Budaya RA Al Wardah, Ketua DWP Kemenag Barsel: Harus Bangga Jadi Anak Indonesia
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) — Karnaval Budaya RA Al Wardah memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan melibatkan peserta didik, guru, dan orang tua, Sabtu (15/8/2026). 

Bagi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Ny. Asy Noorhasyanah Hairil Saleh, kegiatan ini menjadi cara sederhana mengenalkan keberagaman sekaligus menumbuhkan rasa bangga sebagai anak Indonesia.

Dikatakan, anak perlu mengenal budaya Indonesia sejak usia dini. Bukan sekadar mengenal pakaian adat, tetapi memahami bahwa Indonesia tumbuh dari keberagaman.

“Anak-anak perlu dikenalkan dengan keberagaman sejak dini. Dari kegiatan seperti ini, mereka bisa belajar bahwa Indonesia punya banyak budaya dan semuanya patut dihargai,” ujar Ny. Asy Noorhasyanah.

Menurutnya, rasa cinta Tanah Air lebih mudah ditanamkan melalui kegiatan yang dekat dengan dunia anak. Karnaval, permainan, dan aktivitas bersama bisa menjadi pengalaman yang lebih mudah mereka ingat.

“Kita ingin anak-anak tumbuh dengan rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia. Caranya bisa sederhana, melalui kegiatan yang menyenangkan dan sesuai dengan usia mereka,” katanya.

Kepala RA Al Wardah, Fitriana, mengatakan antusiasme anak semakin terlihat karena mereka mendapat dukungan langsung dari guru dan orang tua. Keterlibatan orang tua juga membuat anak lebih berani tampil.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka bisa tampil bersama teman-teman dan didampingi orang tua. Dari sini mereka belajar mengenal budaya sekaligus berani tampil di depan orang lain,” ujar Fitriana.

Sementara itu, Wakil Ketua I DWP Kemenag Barsel, Ny. Jamilah Ismiradi, menilai keterlibatan orang tua memberi dampak positif bagi kepercayaan diri anak. Anak merasa mendapat dukungan sekaligus belajar membangun kebersamaan.

“Ketika orang tua ikut terlibat, anak merasa didukung. Mereka lebih berani tampil dan menikmati kegiatan bersama teman-temannya,” kata Jamilah.

Menurutnya, kegiatan seperti karnaval bisa menjadi ruang belajar yang sederhana tetapi bermakna. Anak mengenal budaya, belajar menghargai perbedaan, sekaligus berlatih percaya diri.

“Dari hal sederhana seperti karnaval, anak belajar mengenal budaya, menghargai perbedaan, dan tampil percaya diri. Itu bekal yang penting untuk mereka,” ujarnya.

Karnaval Budaya RA Al Wardah akhirnya bukan sekadar parade kostum. Anak-anak belajar mengenal Indonesia dari keberagamannya, lalu merayakannya dengan cara yang dekat dengan dunia mereka.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Redaksi

Informasi pengelola publikasi.

Abdul Wahid, S.Pd.I

Editor

Abdul Wahid, S.Pd.I

Penata Layanan Operasional

S

Narahubung

Saidah - 62822537****

Dharma Wanita Persatuan

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
15 Agt 2026
Kategori
Pendidikan Keagamaan
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.