Buntok (Humas) — Keharmonisan di lingkungan kerja tidak cukup dibangun melalui pembagian tugas, tetapi juga melalui sikap saling menghargai, mengendalikan ego, dan menjaga hubungan baik antarpegawai. Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Miyah, dalam Dharma Wacana pada kegiatan ibadah singkat sebelum memulai pekerjaan, Senin (3/7/2023).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Bimas Hindu tersebut diawali dengan doa bersama yang dipimpin Miadi. Setelah itu, Miyah menyampaikan Dharma Wacana mengenai pentingnya menjaga keharmonisan dalam lingkungan Kantor Kemenag Barito Selatan.
Miyah mengatakan, suasana kerja yang harmonis dapat tumbuh apabila setiap pegawai mampu menghargai perbedaan, menjaga tutur kata, serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Dalam lingkungan kerja, kita perlu membangun sikap saling menghormati dan saling memahami. Perbedaan jangan menjadi alasan untuk menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk bekerja bersama,” ujar Miyah.
Ia mengaitkan pesan tersebut dengan ajaran Bhagavad Gita III.30 yang mengajarkan agar setiap pekerjaan dilakukan dengan pikiran tertuju kepada Tuhan, tanpa dikuasai kepentingan pribadi dan rasa keakuan.
“Ketika pekerjaan dilakukan dengan niat yang baik dan tanpa mengedepankan ego, hubungan antarpegawai akan lebih terjaga. Dari situlah suasana kerja yang damai dan nyaman dapat dibangun,” katanya.
Menurut Miyah, keharmonisan juga perlu diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menjaga komunikasi, menghargai pendapat rekan kerja, serta menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.
“Setiap orang memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Karena itu, kita perlu saling membantu dan menjaga komunikasi agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Ia menambahkan, ibadah singkat sebelum memulai aktivitas menjadi pengingat agar setiap pegawai tidak hanya mempersiapkan pekerjaan secara administratif, tetapi juga membangun ketenangan dan sikap positif dalam menjalankan tugas.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Satuan Kerja Bimas Hindu Kemenag Barito Selatan. Melalui doa bersama dan Dharma Wacana, peserta diajak memulai pekerjaan dengan hati yang tenang serta membawa nilai-nilai keagamaan ke dalam hubungan sehari-hari di lingkungan kantor.
Dengan menjaga sikap saling menghargai dan mengutamakan kebersamaan, lingkungan kerja diharapkan dapat menjadi ruang yang nyaman bagi seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.