Buntok (Humas) – Kelulusan anak dari Raudhatul Athfal (RA) bukan akhir dari proses pendidikan. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mengajak para orang tua untuk tetap aktif mendampingi tumbuh kembang anak saat memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Pesan tersebut disampaikan Pengurus DWP Kemenag Barito Selatan, Ny. Miluwati Zakirurahman, saat menghadiri Pentas Seni dan Pelepasan Murid Kelompok B RA Perwanida Buntok Angkatan VIII yang dirangkai dengan Milad ke-10 RA Perwanida Buntok.
Menurutnya, pendidikan karakter yang telah ditanamkan di sekolah perlu terus diperkuat di lingkungan keluarga agar anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan berakhlak baik.
"Anak-anak memang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat RA, tetapi proses belajar mereka masih panjang. Orang tua tetap memiliki peran besar dalam mendampingi, mengarahkan, dan menjadi teladan bagi anak-anak," ujarnya.
Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh keterlibatan keluarga dalam mendukung perkembangan anak sehari-hari.
"Anak membutuhkan perhatian, dukungan, dan kasih sayang agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki karakter yang kuat," katanya.
Secara terpisah, Ketua DWP Kemenag Barito Selatan, Ny. Asy Noorhasyanah, mengatakan pendidikan karakter harus tetap menjadi perhatian utama orang tua meskipun anak telah menyelesaikan pendidikan di tingkat RA.
"Prestasi tentu penting, tetapi akhlak yang baik akan menjadi bekal utama bagi anak dalam menjalani kehidupan. Karena itu pendidikan karakter harus terus dijaga dan diperkuat, baik di sekolah maupun di rumah," tuturnya.
Menurutnya, kolaborasi antara keluarga dan lembaga pendidikan menjadi kunci dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.
Sementara itu, Wakil Ketua II DWP Kemenag Barito Selatan, Ny. Raudhah Muhamad Irfan, mengapresiasi dedikasi para guru RA Perwanida Buntok yang telah mendampingi proses belajar anak-anak sejak usia dini. Ia berharap para lulusan tetap menjaga semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta berani menghadapi tantangan baru saat memasuki jenjang SD maupun MI.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua II DWP Kemenag Barito Selatan Ny. Raudhah Muhamad Irfan, Sekretaris Ny. Ertati Sutarwi, Ny. Sahbaniah Ahmad Khairullisani, Ny. Saidah Abdul Wahid, jajaran pengurus DWP Kemenag Barito Selatan, para guru, serta orang tua dan wali murid RA Perwanida Buntok.
Sebanyak 48 murid yang dilepas pada tahun ini kini bersiap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Di balik prosesi pelepasan itu, DWP Kemenag Barito Selatan menitipkan harapan agar para orang tua tetap hadir, mendampingi, dan membersamai anak dalam setiap tahap perjalanan pendidikannya.
Pelepasan Siswa RA Perwanida, DWP Kemenag Barsel Ajak Orang Tua Terus Dampingi Anak
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Ringkasan
Info cepat berita.
- Tanggal
- 12 Jun 2026
- Kategori
- Pendidikan Keagamaan
- Durasi
- 3 menit
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Pidato di Assisi, Gagasan Diplomasi Agama Menag Raih Didukung Pemimpin Agama Dunia
30 Okt 2026
Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama
30 Okt 2026
Persiapan Dimatangkan, Kepanitiaan Dibentuk: Kemenag Barsel Siapkan Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-81
30 Okt 2026
Jelang Purnatugas, Pengawas Katolik Yuberto Berpamitan: Terima Kasih atas Kebersamaan Selama Ini
30 Okt 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Kakankemenag Barsel: Guru Agama Katolik Tak Cukup Mengajar, Harus Jadi Teladan di Era Digital
Buntok (Humas) Derasnya arus informasi digital membuat guru agama dituntut lebih dari sekadar mengajar. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, meminta guru Pendidikan Ag...
KKG/MGMP Pendidikan Agama Katolik Barsel : Perkuat Kompetensi Guru, Andreas Sular, Bagikan Pengalaman Mengajar
Buntok (Humas) – Guru Pendidikan Agama Katolik dituntut tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu menyampaikan nilai-nilai iman dengan cara yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Hal...
KKG/MGMP PAKat Barsel 2026, Pembimas Katolik: Guru dan Katekis Perlu Pahami Missio Canonica
Buntok (Humas) – Guru Pendidikan Agama Katolik (PAKat) tidak cukup hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga perlu menghidupi iman yang diajarkan serta memahami aturan yang menjadi dasar pelaksanaan tugasnya. P...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Pelepasan Siswa RA Perwanida, DWP Kemenag Barsel Ajak Orang Tua Terus Dampingi Anak
Pelepasan Siswa RA Perwanida, DWP Kemenag Barsel Ajak Orang Tua Terus Dampingi Anak
Buntok (Humas) – Kelulusan anak dari Raudhatul Athfal (RA) bukan akhir dari proses pendidikan. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mengajak para orang tua untuk tetap aktif mendampingi tumbuh kembang anak saat memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Pesan tersebut disampaikan Pengurus DWP Kemenag Barito Selatan, Ny. Miluwati Zakirurahman, saat menghadiri Pentas Seni dan Pelepasan Murid Kelompok B RA Perwanida Buntok Angkatan VIII yang dirangkai dengan Milad ke-10 RA Perwanida Buntok.
Menurutnya, pendidikan karakter yang telah ditanamkan di sekolah perlu terus diperkuat di lingkungan keluarga agar anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan berakhlak baik.
"Anak-anak memang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat RA, tetapi proses belajar mereka masih panjang. Orang tua tetap memiliki peran besar dalam mendampingi, mengarahkan, dan menjadi teladan bagi anak-anak," ujarnya.
Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh keterlibatan keluarga dalam mendukung perkembangan anak sehari-hari.
"Anak membutuhkan perhatian, dukungan, dan kasih sayang agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki karakter yang kuat," katanya.
Secara terpisah, Ketua DWP Kemenag Barito Selatan, Ny. Asy Noorhasyanah, mengatakan pendidikan karakter harus tetap menjadi perhatian utama orang tua meskipun anak telah menyelesaikan pendidikan di tingkat RA.
"Prestasi tentu penting, tetapi akhlak yang baik akan menjadi bekal utama bagi anak dalam menjalani kehidupan. Karena itu pendidikan karakter harus terus dijaga dan diperkuat, baik di sekolah maupun di rumah," tuturnya.
Menurutnya, kolaborasi antara keluarga dan lembaga pendidikan menjadi kunci dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.
Sementara itu, Wakil Ketua II DWP Kemenag Barito Selatan, Ny. Raudhah Muhamad Irfan, mengapresiasi dedikasi para guru RA Perwanida Buntok yang telah mendampingi proses belajar anak-anak sejak usia dini. Ia berharap para lulusan tetap menjaga semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta berani menghadapi tantangan baru saat memasuki jenjang SD maupun MI.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua II DWP Kemenag Barito Selatan Ny. Raudhah Muhamad Irfan, Sekretaris Ny. Ertati Sutarwi, Ny. Sahbaniah Ahmad Khairullisani, Ny. Saidah Abdul Wahid, jajaran pengurus DWP Kemenag Barito Selatan, para guru, serta orang tua dan wali murid RA Perwanida Buntok.
Sebanyak 48 murid yang dilepas pada tahun ini kini bersiap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Di balik prosesi pelepasan itu, DWP Kemenag Barito Selatan menitipkan harapan agar para orang tua tetap hadir, mendampingi, dan membersamai anak dalam setiap tahap perjalanan pendidikannya.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
26 Okt 2026
Kakankemenag Barsel: Guru Agama Katolik Tak Cukup Mengajar, Harus Jadi Teladan di Era Digital
Buntok (Humas) Derasnya arus informasi digital membuat guru agama dituntut lebih dari sekadar mengajar. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, meminta guru Pendidikan Ag...
23 Okt 2026
KKG/MGMP Pendidikan Agama Katolik Barsel : Perkuat Kompetensi Guru, Andreas Sular, Bagikan Pengalaman Mengajar
Buntok (Humas) – Guru Pendidikan Agama Katolik dituntut tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu menyampaikan nilai-nilai iman dengan cara yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Hal...
22 Okt 2026
KKG/MGMP PAKat Barsel 2026, Pembimas Katolik: Guru dan Katekis Perlu Pahami Missio Canonica
Buntok (Humas) – Guru Pendidikan Agama Katolik (PAKat) tidak cukup hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga perlu menghidupi iman yang diajarkan serta memahami aturan yang menjadi dasar pelaksanaan tugasnya. P...