Buntok (Humas) Menjelang masa purnatugas tanggal 31 oktober 2026, Pengawas Pendidikan Katolik, Yuberto, menyampaikan pesan perpisahan kepada keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan. Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi pembina apel sore di halaman kantor setempat, Kamis (29/10).
Dalam kesempatan itu, Yuberto menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama menjalankan tugas. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kankemenag Barsel, H. Hairil Saleh Al Zainudin, yang selama ini memberikan bimbingan dan menjadi teladan dalam menjalankan pekerjaan.
Yuberto turut menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran pengawas madrasah dan pendidikan. Baginya, rekan-rekan kerja yang setiap hari ditemui, berbagi tugas, serta bercanda gurau telah menjadi bagian dari keluarga.
"Kementerian Agama ini sudah menjadi rumah kedua bagi saya. Setiap mau berangkat ke kantor, saya selalu bersemangat karena ingin bertemu keluarga. Di sini saya bukan hanya bekerja, tetapi juga menemukan kebersamaan dan persaudaraan," ungkap Yuberto.
Ia juga menyampaikan bahwa kebersamaan selama bertugas menjadi salah satu hal yang paling berkesan. Menutup pesannya, Yuberto membacakan pantun perpisahan yang menggambarkan kedekatan dan kenangan bersama keluarga besar Kemenag Barsel.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Barsel, H. Hairil Saleh Al Zainudin, mengenang Yuberto sebagai sosok yang energik dan memiliki selera humor tinggi. Sejak pertama kali bertemu, karakter tersebut sudah menjadi kesan tersendiri baginya.
"Pertama kali saya bertemu beliau, kesannya memang berbeda. Orangnya selalu energik dan memiliki humor yang tinggi. Beliau selalu menghibur teman-teman, baik saat memberikan sambutan maupun memimpin apel, dengan pantun-pantun lucu yang selalu berbeda," ujar H. Hairil Saleh.
Menurut Kakankemenag, kebiasaan Yuberto menyisipkan pantun jenaka dalam sambutan maupun apel turut memberikan inspirasi bagi dirinya dan jajaran pejabat lainnya. Pantun tersebut menjadi ciri khas yang membuat suasana kerja lebih akrab dan tidak monoton.
"Saya pribadi dan jajaran pejabat juga ikut terinspirasi. Pantun-pantun jenaka beliau selalu punya ciri khas. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri bagi keluarga besar Kemenag Barsel," tambahnya.
Apel sore kemudian ditutup dengan salam-salaman antara Yuberto, jajaran pejabat, dan staf, dilanjutkan dengan foto bersama. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan kebersamaan Yuberto selama menjadi bagian dari Kemenag Barsel.
Adapun acara resmi pelepasan para purnatugas akan dilaksanaan bersama pegawai Kemenag Barsel lainnya yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Desember mendatang.