Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

KKG/MGMP Pendidikan Agama Katolik Barsel : Perkuat Kompetensi Guru, Andreas Sular, Bagikan Pengalaman Mengajar

Pendidikan Keagamaan 23 Okt 2026 4 menit baca 41
KKG/MGMP Pendidikan Agama Katolik Barsel : Perkuat Kompetensi Guru, Andreas Sular, Bagikan Pengalaman Mengajar
Foto utama: KKG/MGMP Pendidikan Agama Katolik Barsel : Perkuat Kompetensi Guru, Andreas Sular, Bagikan Pengalaman Mengajar
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) – Guru Pendidikan Agama Katolik dituntut tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu menyampaikan nilai-nilai iman dengan cara yang mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Hal itu menjadi salah satu fokus dalam Workshop Kelompok Kerja Guru (KKG)/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Katolik se-Kabupaten Barito Selatan yang digelar di Aula PUPR, Kamis (22/10/2026).

Salah satu narasumber, Andreas Sular, pensiunan guru Pendidikan Agama Katolik, membawakan materi bertajuk Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Katolik. Pengalamannya selama bertahun-tahun sebagai pendidik menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk memperbaiki cara mengajar di kelas.

Andreas dikenal sebagai guru senior yang menjunjung tinggi kedisiplinan dan memiliki pengalaman dalam mendampingi peserta didik. Kehadirannya tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi para guru untuk melihat kembali pentingnya keteladanan, kesabaran, dan tanggung jawab dalam menjalankan profesi pendidik.

“Menjadi guru bukan hanya soal menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga bagaimana membuat peserta didik memahami, menghayati, dan menerapkan apa yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Andreas Sular.

“Guru Pendidikan Agama Katolik harus terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Pengalaman mengajar perlu menjadi bahan evaluasi agar kita semakin memahami karakter peserta didik dan mampu memilih metode pembelajaran yang tepat.

Bagi saya, kedisiplinan, keteladanan, dan kesabaran merupakan bagian penting dalam mendidik, karena tugas guru bukan hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga membimbing peserta didik dalam membangun sikap dan perilaku yang baik,” tambahnya

Kompetensi pedagogik menjadi salah satu kemampuan penting yang perlu terus dikembangkan guru. Kemampuan ini mencakup pemahaman terhadap karakter peserta didik, perencanaan pembelajaran, pemilihan metode mengajar, hingga penilaian hasil belajar. 

Bagi guru Pendidikan Agama Katolik, kemampuan tersebut juga berkaitan dengan cara membimbing peserta didik agar nilai-nilai keagamaan dapat dipahami dan diterapkan secara nyata.

Workshop ini diharapkan menjadi kesempatan bagi para guru untuk bertukar pengalaman, mengevaluasi metode pembelajaran, serta memperoleh inspirasi dari perjalanan panjang seorang pendidik yang telah mengabdikan diri di bidang Pendidikan Agama Katolik.

Ketua Panitia Workshop KKG/MGMP Pendidikan Agama Katolik se-Kabupaten Barito Selatan, Erik Estrada, turut berperan dalam penyelenggaraan kegiatan yang diikuti sekitar 50 guru tersebut. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi para pendidik untuk belajar bersama dan membicarakan kebutuhan pembelajaran di sekolah masing-masing.

“Melalui workshop ini, kami berharap para guru mendapatkan tambahan pengetahuan dan semangat baru untuk mengembangkan kemampuan mengajar. Hasil kegiatan ini hendaknya dapat diterapkan dalam pembelajaran, sehingga peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang lebih baik,” ujar Erik Estrada.

Menurut Erik, kegiatan KKG/MGMP juga memiliki arti penting bagi pengembangan profesional guru. Melalui forum tersebut, para guru dapat saling berbagi pengalaman, mendiskusikan persoalan yang dihadapi di kelas, dan mencari cara pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Sandra Mariyus Adipa selaku Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Pastor Aloysius Gonzaga Arjon Pastor Paroki Santo Paulus Buntok, serta Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Yuberto Adil.

Selain Andreas Sular, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari unsur Kementerian Agama dan gereja. Kehadiran para narasumber diharapkan memberikan sudut pandang yang beragam bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik.

Panitia pelaksana terdiri atas Erik Estrada sebagai ketua, Sepen Kristian sebagai sekretaris, dan Eri Susanti sebagai bendahara, bersama sejumlah anggota lainnya. Teresia bertugas sebagai pembawa acara, Silverius Sumadi memimpin doa pembuka, sedangkan doa makan dipimpin oleh Jaingandrei.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan antusias. Melalui workshop ini, guru Pendidikan Agama Katolik di Barito Selatan diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membantu membentuk karakter dan perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Redaksi

Informasi pengelola publikasi.

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
23 Okt 2026
Kategori
Pendidikan Keagamaan
Durasi
4 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.