Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Baca berita

Penyuluh Kristen Ajak Hamba Tuhan Melayani Sesama sebagai Bukti Ucapan Syukur

KUA & Penyuluh 23 Okt 2026 2 menit baca 27
Penyuluh Kristen Ajak Hamba Tuhan Melayani Sesama sebagai Bukti Ucapan Syukur
Foto utama: Penyuluh Kristen Ajak Hamba Tuhan Melayani Sesama sebagai Bukti Ucapan Syukur
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) Melayani bukan sekadar menjalankan tugas keagamaan, tetapi juga menjadi wujud syukur kepada Tuhan melalui tindakan nyata. Pesan itu disampaikan Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Eko Wahyudi, dalam pendampingan PPHTGD di GBI Jemaat Kalahien.

Mengangkat tema “Melayani sebagai Bukti Ucapan Syukur”, Eko mengajak para hamba Tuhan untuk menjaga persatuan, membangun kerja sama, serta mengambil peran dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kerja sama dan persatuan harus tetap dijaga. Kita juga perlu menjaga kesehatan, menggunakan masker saat bepergian, serta menjaga kondisi lingkungan dengan tidak membakar sembarangan,” demikian pesan yang disampaikan Eko dalam kegiatan pendampingan tersebut.

Eko menjelaskan, materi pendampingan merujuk pada Lukas 8:1-3 yang menggambarkan peran perempuan dalam pelayanan Tuhan. Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan dan membawa manfaat bagi sesama.

Menurutnya, para hamba Tuhan juga diharapkan mampu menjalankan peran secara nyata, tidak hanya di lingkungan gereja, tetapi juga di tengah masyarakat dan dalam hubungan dengan pemerintah.

“Para hamba Tuhan hendaknya memiliki peranan penting di hadapan Tuhan, masyarakat, dan pemerintah, terutama dalam menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi saat ini,” ujarnya.

Selain menjaga persatuan, Eko mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan. Imbauan untuk menggunakan masker saat bepergian serta menghindari pembakaran sembarangan menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kestabilan kondisi masyarakat.

Pesan tersebut sejalan dengan nilai pelayanan yang tidak berhenti pada perkataan, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari. Bagi Eko, rasa syukur kepada Tuhan perlu tercermin dalam cara seseorang menjalankan tanggung jawab dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

“Integritas adalah ketika perkataan tercermin dalam tindakan. Karena itu, pelayanan harus ditunjukkan melalui perbuatan nyata, bukan hanya melalui ucapan,” menjadi inti pesan pendampingan yang disampaikan Eko.

Melalui kegiatan ini, para hamba Tuhan diharapkan semakin menyadari peran dan tanggung jawabnya dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, sehat, dan peduli lingkungan.

Sebab, ucapan syukur yang bermakna tidak hanya terdengar dalam doa, tetapi juga terlihat dari kesediaan untuk melayani dan memberi manfaat bagi sesama.

Icon Portal Kemenag

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Bagikan

Sebarkan berita ini ke kanal pilihan.

Rating pembaca

0 rating masuk.

0.0

0 rating masuk

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda?

Sekali klik

Komentar Pembaca

Tanggapan berita

0

Belum ada komentar yang tampil.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Rating

Ringkasan

Info cepat berita.

Tanggal
23 Okt 2026
Kategori
KUA & Penyuluh
Durasi
2 menit
Unduh PDF

Publikasi

Kirim bahan berita kegiatan Anda

Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.

Kirim berita


Terima kasih, bahan berita diterima.