Buntok (Humas)- Upaya memaksimalkan potensi ekonomi keumatan lewat instrumen wakaf terus digenjot. Demi efisiensi waktu dan biaya, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (PZW) Kabupaten Barito Selatan menggelar rapat koordinasi secara daring dengan Nazhir Tanah Wakaf Desa Sarimbuah, Kecamatan Gunung Bintang Awai.
Fokus utama pertemuan virtual tersebut adalah mengawal usulan Program Inkubasi Wakaf Produktif (IWP) agar sukses disetujui oleh pemerintah pusat.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf, H. Muhammad Sibawaihi, menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan membantu pihak pengelola wakaf di lapangan. Menurutnya, momentum ini tidak boleh dilewatkan begitu saja.
“Perhatian Pusat harus kita sambut dengan pro aktif mendampingi Nazhir Tanah Wakaf desa Sarimbuah agar program inkubasi ini benar-benar berhasil,” tegas H. Muhammad Sibawaihi.
Diketahui, tanah wakaf di Desa Sarimbuah yang digadang-gadang masuk dalam program inkubasi ini memiliki luasan yang cukup masif, yakni mencapai 11.844 meter persegi. Pihak Nazhir menaruh harapan besar agar program IWP ini lolos atau "tembus".
Pasalnya, keberhasilan inkubasi lahan belasan ribu meter persegi tersebut diyakini akan memicu efek domino yang luar biasa bagi pertumbuhan wakaf di wilayah tersebut.
“Jikalau IWP ini tembus dan Tanah Wakaf ini bisa memulai proses produksi, InsyaAllah ada 3 lahan tanah strategis yang akan diwakafkan dan mengikuti langkah ini,” ungkap Gunawan selaku Nazhir Tanah Wakaf Desa Sarimbuah dengan penuh optimisme.
Janji penambahan aset wakaf tersebut bukan sekadar wacana. Berdasarkan informasi di lapangan, ketiga lahan strategis yang diproyeksikan untuk menyusul diwakafkan kini sedang melengkapi progres pengurusan dokumen, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Para calon wakif disebut sangat antusias dan siap menyerahkan asetnya jika program inkubasi di Desa Sarimbuah ini mendapatkan titik terang keberhasilan.
Dari segi kesiapan administrasi, pemerintah daerah juga telah bergerak cepat. Penata Layanan Bimas dan Operator Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kabupaten Barito Selatan, H. Hapiji, memastikan bahwa seluruh berkas persyaratan telah aman.
“Dokumen krusial sudah dilengkapi dan ter-upload sesuai deadline waktu. Optimis bisa direalisasikan dan goal utama kita bertambahnya Tanah Wakaf Produktif di Barito Selatan,” pungkas H. Hapiji.
Dengan sinergi dari berbagai pihak serta kelengkapan dokumen yang telah rampung, masyarakat kini menanti kabar baik dari pusat agar roda ekonomi produktif berbasis wakaf di Desa Sarimbuah dapat segera berputar.