Buntok (Humas) – Peluang peningkatan sarana pendidikan madrasah melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Madrasah dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026 mulai dipersiapkan sejak dini. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) mengikuti Zoom Meeting pengajuan usulan program tersebut yang digelar Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah Kementerian Agama RI.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah yang diteruskan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah kepada seluruh satuan kerja terkait.
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Barito Selatan, Zakirurrahman, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan madrasah di daerah memperoleh informasi lengkap mengenai mekanisme pengajuan program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran tahun depan.
"Program ini menjadi kesempatan bagi madrasah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui perbaikan sarana serta penguatan pembelajaran berbasis digital. Karena itu, setiap madrasah perlu memahami tahapan dan persyaratan yang ditetapkan," ujar Zakirurrahman.
Dalam pertemuan daring tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai kriteria penerima bantuan, tata cara pengusulan, hingga jadwal pelaksanaan program yang akan berlangsung pada tahun 2026.
Menurut Zakirurrahman, kesiapan administrasi dan kelengkapan dokumen menjadi faktor penting agar usulan dari madrasah dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami akan segera menyampaikan hasil rapat ini kepada madrasah-madrasah di Barito Selatan agar proses pengajuan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," katanya.
Program revitalisasi madrasah dan digitalisasi pembelajaran merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat mutu pendidikan keagamaan sekaligus menjawab kebutuhan pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui koordinasi yang terus dilakukan, Kemenag Barito Selatan berharap madrasah di wilayahnya dapat memanfaatkan program tersebut secara optimal sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan bagi peserta didik.
Dengan adanya pendampingan sejak tahap pengusulan, peluang madrasah di Barito Selatan untuk mendapatkan dukungan program pemerintah diharapkan semakin terbuka pada tahun 2026.
Kawal PHTC 2026, Kasi Pendis Buka Peluang Revitalisasi Madrasah dan Pembelajaran Digital
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Ringkasan
Info cepat berita.
- Tanggal
- 02 Jun 2026
- Kategori
- Pendidikan Madrasah
- Durasi
- 2 menit
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
SK BAZNAS Barsel Rampung, Penyelenggara Zakat Wakaf Pastikan Dokumen Siap Diserahkan
03 Nov 2026
Cegah Konflik dan Gesekan Keagamaan, Kejari Barsel Perkuat Pengawasan Melalui PAKEM
03 Nov 2026
Kasi Pendis Kemenag Barsel Dorong Data Sarpras Madrasah Lebih Akurat
03 Nov 2026
Ikuti Breakfast Meeting Menag, Kakankemenag Barsel: Akreditasi Unggul Harus Diikuti Kualitas Lulusan
03 Nov 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Kasi Pendis Kemenag Barsel Dorong Data Sarpras Madrasah Lebih Akurat
Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan (Kemenag Barsel), Zakirurahman, bersama Operator Sarana dan Prasarana (Sapras), Norhad...
Ketua DWP Kemenag Barsel Tutup Pelatihan Pembelajaran Inklusif, Guru PAUD/RA Terima Sertifikat
Penutupan Kegiatan Pembelajaran Insklusi sekaligus penyerahan sertifikat perwakilan dari guru PAUD/RA Binaan DWP Kemenag Barsel oleh Ibu Ketua DWP Kemenag Barsel dan Bapak Joko Pri...
Persiapan Dimatangkan, Kepanitiaan Dibentuk: Kemenag Barsel Siapkan Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-81
Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-81 Tahun 2026. Melalui r...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Kawal PHTC 2026, Kasi Pendis Buka Peluang Revitalisasi Madrasah dan Pembelajaran Digital
Kawal PHTC 2026, Kasi Pendis Buka Peluang Revitalisasi Madrasah dan Pembelajaran Digital
Buntok (Humas) – Peluang peningkatan sarana pendidikan madrasah melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Madrasah dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026 mulai dipersiapkan sejak dini. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) mengikuti Zoom Meeting pengajuan usulan program tersebut yang digelar Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah Kementerian Agama RI.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah yang diteruskan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah kepada seluruh satuan kerja terkait.
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Barito Selatan, Zakirurrahman, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan madrasah di daerah memperoleh informasi lengkap mengenai mekanisme pengajuan program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran tahun depan.
"Program ini menjadi kesempatan bagi madrasah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui perbaikan sarana serta penguatan pembelajaran berbasis digital. Karena itu, setiap madrasah perlu memahami tahapan dan persyaratan yang ditetapkan," ujar Zakirurrahman.
Dalam pertemuan daring tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai kriteria penerima bantuan, tata cara pengusulan, hingga jadwal pelaksanaan program yang akan berlangsung pada tahun 2026.
Menurut Zakirurrahman, kesiapan administrasi dan kelengkapan dokumen menjadi faktor penting agar usulan dari madrasah dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami akan segera menyampaikan hasil rapat ini kepada madrasah-madrasah di Barito Selatan agar proses pengajuan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," katanya.
Program revitalisasi madrasah dan digitalisasi pembelajaran merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat mutu pendidikan keagamaan sekaligus menjawab kebutuhan pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui koordinasi yang terus dilakukan, Kemenag Barito Selatan berharap madrasah di wilayahnya dapat memanfaatkan program tersebut secara optimal sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan bagi peserta didik.
Dengan adanya pendampingan sejak tahap pengusulan, peluang madrasah di Barito Selatan untuk mendapatkan dukungan program pemerintah diharapkan semakin terbuka pada tahun 2026.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
03 Nov 2026
Kasi Pendis Kemenag Barsel Dorong Data Sarpras Madrasah Lebih Akurat
Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan (Kemenag Barsel), Zakirurahman, bersama Operator Sarana dan Prasarana (Sapras), Norhad...
02 Nov 2026
Ketua DWP Kemenag Barsel Tutup Pelatihan Pembelajaran Inklusif, Guru PAUD/RA Terima Sertifikat
Penutupan Kegiatan Pembelajaran Insklusi sekaligus penyerahan sertifikat perwakilan dari guru PAUD/RA Binaan DWP Kemenag Barsel oleh Ibu Ketua DWP Kemenag Barsel dan Bapak Joko Pri...
30 Okt 2026
Persiapan Dimatangkan, Kepanitiaan Dibentuk: Kemenag Barsel Siapkan Peringatan HGN dan HUT PGRI ke-81
Buntok (Humas) Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-81 Tahun 2026. Melalui r...