Lewati ke konten utama
Logo kantor

Kemenag Barito Selatan

Portal layanan digital terpadu

Kawal PHTC 2026, Kasi Pendis Buka Peluang Revitalisasi Madrasah dan Pembelajaran Digital
Kembali ke Berita
Pendidikan Madrasah 02 Jun 2026 2 menit baca 32 dibaca

Kawal PHTC 2026, Kasi Pendis Buka Peluang Revitalisasi Madrasah dan Pembelajaran Digital

Kawal PHTC 2026, Kasi Pendis Buka Peluang Revitalisasi Madrasah dan Pembelajaran Digital
Foto utama: Kawal PHTC 2026, Kasi Pendis Buka Peluang Revitalisasi Madrasah dan Pembelajaran Digital
Dengar Berita Siap diputar

Buntok (Humas) – Peluang peningkatan sarana pendidikan madrasah melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Madrasah dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun 2026 mulai dipersiapkan sejak dini. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melalui Seksi Pendidikan Islam (Pendis) mengikuti Zoom Meeting pengajuan usulan program tersebut yang digelar Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah Kementerian Agama RI.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Madrasah yang diteruskan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah kepada seluruh satuan kerja terkait.
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Barito Selatan, Zakirurrahman, mengatakan pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan madrasah di daerah memperoleh informasi lengkap mengenai mekanisme pengajuan program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran tahun depan.
"Program ini menjadi kesempatan bagi madrasah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui perbaikan sarana serta penguatan pembelajaran berbasis digital. Karena itu, setiap madrasah perlu memahami tahapan dan persyaratan yang ditetapkan," ujar Zakirurrahman.
Dalam pertemuan daring tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai kriteria penerima bantuan, tata cara pengusulan, hingga jadwal pelaksanaan program yang akan berlangsung pada tahun 2026.
Menurut Zakirurrahman, kesiapan administrasi dan kelengkapan dokumen menjadi faktor penting agar usulan dari madrasah dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami akan segera menyampaikan hasil rapat ini kepada madrasah-madrasah di Barito Selatan agar proses pengajuan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," katanya.
Program revitalisasi madrasah dan digitalisasi pembelajaran merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat mutu pendidikan keagamaan sekaligus menjawab kebutuhan pembelajaran yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui koordinasi yang terus dilakukan, Kemenag Barito Selatan berharap madrasah di wilayahnya dapat memanfaatkan program tersebut secara optimal sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan bagi peserta didik.
Dengan adanya pendampingan sejak tahap pengusulan, peluang madrasah di Barito Selatan untuk mendapatkan dukungan program pemerintah diharapkan semakin terbuka pada tahun 2026.

Icon Kemenag Barsel

Akses lebih cepat

Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP

Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.

Berita lainnya

Reaksi Cepat

Apa kesan Anda setelah membaca?

Sekali klik, langsung tercatat

Komentar Pembaca

Tanggapan untuk berita ini

0 tampil
Belum ada komentar yang tampil. Jadilah pembaca pertama yang memberi tanggapan.

Tinggalkan Tanggapan

Komentar dan rating

Bagikan tanggapan Anda dengan bahasa yang santun dan relevan dengan isi berita.

Rating

Berita Terkait

Baca kabar lainnya