Buntok (Humas) Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mulai digenjot. Fokusnya bukan sekadar mengisi aplikasi, tetapi memastikan setiap eviden benar-benar menunjukkan perubahan dalam tata kelola dan pelayanan.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, saat membuka pelatihan dan pendampingan PMPZI bersama Tim Fungsi Ortala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah di MTsN Barito Selatan, Kamis (20/8/2026).
"PMPZI bukan sekadar pemenuhan beban administratif atau pengisian aplikasi. Ini harus menjadi cermin dari budaya kerja kita sehari-hari," kata H. Hairil Saleh.
Pendampingan difokuskan pada pengisian dan validasi evidence di enam area perubahan. Mulai dari manajemen perubahan, tata laksana, manajemen SDM aparatur, akuntabilitas, pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kakankemenag meminta penanggung jawab setiap area tidak hanya mengejar kelengkapan dokumen. Data dukung harus valid, sesuai kondisi pelaksanaan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Lengkapi dan validasi evidence data dukung pada enam area perubahan. Tim PMPZI harus solid, jangan bekerja secara individual. Koordinasi dan evaluasi perlu dilakukan secara berkala," ujarnya.
Menurutnya, ukuran keberhasilan PMPZI tidak berhenti pada dokumen yang lengkap. Perubahan harus terlihat dalam cara kerja dan dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang lebih mudah, transparan, dan efisien.
"Hadirlah inovasi-inovasi sederhana, tetapi berdampak nyata bagi efisiensi pelayanan masyarakat Barito Selatan," katanya.
Target akhirnya adalah mendorong Kemenag Barsel menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Karena itu, proses pendampingan menjadi ruang untuk memperbaiki kekurangan sekaligus menyamakan pemahaman tim dalam memenuhi enam area perubahan.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Barsel, Ismiradi, turut mengarahkan keterlibatan seluruh Tim Kelompok Kerja Pembangunan Zona Integritas. Kegiatan diikuti tim kerja PMPZI menuju WBK dan WBBM, termasuk unsur MTsN dan MAN Barito Selatan.
Tim Penilai Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas juga terlibat sesuai bidang masing-masing, yakni H. Ismail Marzuki pada Pokja Penataan Tata Laksana, H. Wahyu Ikhsanuddin pada Pokja Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur, Noorhasanah pada Pokja Penguatan Akuntabilitas, H. Muhammad Hasbi pada Pokja Penguatan Pengawasan, serta Gondo Utomo pada Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Dengan pelatihan dan pendampingan ini, tim PMPZI diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan pengisian aplikasi, tetapi juga memperkuat kualitas evidence dan menghasilkan perubahan yang nyata dalam pelayanan.
"Terima kasih atas kerja keras Tim PMPZI dan seluruh ASN yang terus konsisten berbenah. Saya juga berterima kasih kepada Tim ZI Kanwil atas pendampingan pelaksanaan pemenuhan PMPZI di Kemenag Barsel," demikian pungkas H. Hairil Saleh.
Eviden Diperiksa, Tim Dilatih: Kakankemenag Barsel Pacu PMPZI di 6 Area Perubahan
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Editor
Abdul Wahid, S.Pd.I
Penata Layanan Operasional
Narahubung
Muhammad Bukhari Muslim Mahridi, S.E
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Lomba Mewarnai Jadi Media, Nilai Maulid Dikenalkan: DWP Kemenag Barsel Dorong Keteladanan Nabi di RA Perwanida
20 Agt 2026
DWP Kemenag Barsel Perkuat Literasi Al-Qur’an Lewat Program Tahsin
20 Agt 2026
Saat Anak dan Orang Tua Mewarnai Bersama, Kasi Pendis: Cinta Nabi Ditanamkan Sejak Dini
20 Agt 2026
"Nekat Bersihkan Kebun Pakai Api: Sudah Haram, Bikin Barsel Membara!"
20 Agt 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Pimpin Rapat Perdana BWI Barsel, Kakankemenag Minta Aset Wakaf Segera Disertifikasi
Buntok (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan (Kemenag Barsel) H. Hairil Saleh Al Zainudin memimpin rapat perdana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Barito Selatan periode 2026-2029. Ia me...
Kakankemenag Barsel Pimpin Doa HUT RI, Dari Korban Bencana hingga Harapan untuk Indonesia
Buntok (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, memanjatkan doa untuk para pahlawan, warga terdampak bencana, hingga masa depan Indonesia dalam peringatan HUT ke-8...
Pengawas Kemenag Barsel Dampingi Sekolah, Pantau 8 SNP dan Kinerja Guru
Buntok (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melalui Pengawas Pendidikan Agama Katolik dan Pengawas Pendidikan Agama Hindu melaksanakan kegiatan pendampingan, pembinaan, serta monitoring data guru dan s...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Eviden Diperiksa, Tim Dilatih: Kakankemenag Barsel Pacu PMPZI di 6 Area Perubahan
Eviden Diperiksa, Tim Dilatih: Kakankemenag Barsel Pacu PMPZI di 6 Area Perubahan
Buntok (Humas) Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan mulai digenjot. Fokusnya bukan sekadar mengisi aplikasi, tetapi memastikan setiap eviden benar-benar menunjukkan perubahan dalam tata kelola dan pelayanan.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, saat membuka pelatihan dan pendampingan PMPZI bersama Tim Fungsi Ortala Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah di MTsN Barito Selatan, Kamis (20/8/2026).
"PMPZI bukan sekadar pemenuhan beban administratif atau pengisian aplikasi. Ini harus menjadi cermin dari budaya kerja kita sehari-hari," kata H. Hairil Saleh.
Pendampingan difokuskan pada pengisian dan validasi evidence di enam area perubahan. Mulai dari manajemen perubahan, tata laksana, manajemen SDM aparatur, akuntabilitas, pengawasan, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kakankemenag meminta penanggung jawab setiap area tidak hanya mengejar kelengkapan dokumen. Data dukung harus valid, sesuai kondisi pelaksanaan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Lengkapi dan validasi evidence data dukung pada enam area perubahan. Tim PMPZI harus solid, jangan bekerja secara individual. Koordinasi dan evaluasi perlu dilakukan secara berkala," ujarnya.
Menurutnya, ukuran keberhasilan PMPZI tidak berhenti pada dokumen yang lengkap. Perubahan harus terlihat dalam cara kerja dan dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang lebih mudah, transparan, dan efisien.
"Hadirlah inovasi-inovasi sederhana, tetapi berdampak nyata bagi efisiensi pelayanan masyarakat Barito Selatan," katanya.
Target akhirnya adalah mendorong Kemenag Barsel menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Karena itu, proses pendampingan menjadi ruang untuk memperbaiki kekurangan sekaligus menyamakan pemahaman tim dalam memenuhi enam area perubahan.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Barsel, Ismiradi, turut mengarahkan keterlibatan seluruh Tim Kelompok Kerja Pembangunan Zona Integritas. Kegiatan diikuti tim kerja PMPZI menuju WBK dan WBBM, termasuk unsur MTsN dan MAN Barito Selatan.
Tim Penilai Pendahuluan Pembangunan Zona Integritas juga terlibat sesuai bidang masing-masing, yakni H. Ismail Marzuki pada Pokja Penataan Tata Laksana, H. Wahyu Ikhsanuddin pada Pokja Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur, Noorhasanah pada Pokja Penguatan Akuntabilitas, H. Muhammad Hasbi pada Pokja Penguatan Pengawasan, serta Gondo Utomo pada Pokja Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.
Dengan pelatihan dan pendampingan ini, tim PMPZI diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan pengisian aplikasi, tetapi juga memperkuat kualitas evidence dan menghasilkan perubahan yang nyata dalam pelayanan.
"Terima kasih atas kerja keras Tim PMPZI dan seluruh ASN yang terus konsisten berbenah. Saya juga berterima kasih kepada Tim ZI Kanwil atas pendampingan pelaksanaan pemenuhan PMPZI di Kemenag Barsel," demikian pungkas H. Hairil Saleh.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Editor
ProfilAbdul Wahid, S.Pd.I
Penata Layanan Operasional
Narahubung
Muhammad Bukhari Muslim Mahridi, S.E
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
18 Agt 2026
Pimpin Rapat Perdana BWI Barsel, Kakankemenag Minta Aset Wakaf Segera Disertifikasi
Buntok (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan (Kemenag Barsel) H. Hairil Saleh Al Zainudin memimpin rapat perdana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Barito Selatan periode 2026-2029. Ia me...
17 Agt 2026
Kakankemenag Barsel Pimpin Doa HUT RI, Dari Korban Bencana hingga Harapan untuk Indonesia
Buntok (Humas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, H. Hairil Saleh Al Zainudin, memanjatkan doa untuk para pahlawan, warga terdampak bencana, hingga masa depan Indonesia dalam peringatan HUT ke-8...
13 Agt 2026
Pengawas Kemenag Barsel Dampingi Sekolah, Pantau 8 SNP dan Kinerja Guru
Buntok (Humas) – Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan melalui Pengawas Pendidikan Agama Katolik dan Pengawas Pendidikan Agama Hindu melaksanakan kegiatan pendampingan, pembinaan, serta monitoring data guru dan s...