Buntok (Humas) Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kecamatan Dusun Selatan diminta menyesuaikan perangkat pembelajaran dengan ketentuan terbaru 2026. Penyusunan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) menjadi fokus pembinaan dalam KKG PAI Dusun Selatan, Kamis (27/8/2026).
Pengawas Pendidikan Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Mahmudin dan Masdub, mendampingi guru agar pembaruan perangkat pembelajaran tidak sekadar selesai secara administrasi, tetapi dapat digunakan sebagai acuan pembelajaran di kelas.
Dikatakan, penyusunan CP, TP dan ATP terbaru tahun 2026 perlu dipahami secara utuh agar guru tidak keliru menerjemahkan arah pembelajaran ke dalam perangkat ajar.
“Guru perlu memahami pembaruan CP, TP dan ATP. Jangan sampai perangkat sudah disusun, tetapi belum sesuai dengan ketentuan terbaru,” ujar Mahmudin.
Ia meminta guru memastikan setiap komponen perangkat pembelajaran saling terhubung, mulai dari capaian yang dituju hingga alur pembelajaran yang akan diterapkan.
“CP menjadi arah capaian, kemudian dijabarkan menjadi TP dan disusun dalam ATP secara sistematis. Ini yang harus dipahami sebelum diterapkan di kelas,” katanya.
Kemudian, Pengawas Pendidikan, Masdub memperjelas penyusunan CP, TP dan ATP agar guru tidak hanya memahami format, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat dalam pembelajaran.
“Jangan sampai kita hanya memahami bentuk dokumennya, tetapi tidak memahami hubungan antara CP, TP dan ATP. Ketiganya harus saling berkaitan dan menggambarkan arah pembelajaran yang jelas,” ujar Masdub.
Menurutnya, penyusunan perangkat pembelajaran harus dimulai dari pemahaman terhadap capaian yang ingin dicapai peserta didik. Dari sana, guru merumuskan tujuan pembelajaran dan menyusunnya dalam alur yang logis.
“Kalau CP-nya belum dipahami, TP bisa keliru. Kalau TP-nya tidak jelas, ATP-nya juga akan bermasalah. Karena itu, penyusunannya tidak bisa dilakukan asal salin atau sekadar mengikuti contoh,” jelasnya.
Masdub juga mengingatkan agar perangkat pembelajaran tidak berhenti sebagai dokumen administrasi.
“Perangkat pembelajaran harus membantu guru mengajar. Jadi ketika masuk kelas, guru tahu kemampuan apa yang harus dicapai peserta didik dan bagaimana tahapan untuk mencapainya,” katanya.
Pembinaan ini diharapkan membuat Guru PAI lebih siap menggunakan perangkat pembelajaran terbaru 2026. Dampaknya, CP, TP dan ATP tidak hanya menjadi kelengkapan administrasi, tetapi benar-benar menjadi pijakan untuk membuat pembelajaran PAI lebih terarah dan sesuai kebutuhan peserta didik.
Duduk Bersama Bedah Perangkat 2026, Guru PAI Dusel Dibekali Penyusunan CP, TP dan ATP
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Informasi pengelola publikasi.
Rating pembaca
0 rating masuk.
0.0
0 rating masuk
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda?
Komentar Pembaca
Tanggapan berita
Belum ada komentar yang tampil.
Berita foto
Dokumentasi terkait.
Ringkasan
Info cepat berita.
- Tanggal
- 28 Agt 2026
- Kategori
- Pendidikan Keagamaan
- Durasi
- 2 menit
Berita lainnya
Publikasi terbaru yang bisa dibaca berikutnya.
Kasi Pendis Zakirurahman: Ketelitian EDM dan BAP BOS Penentu Transparansi Dana Madrasah
20 Sep 2026
Pegawai Kemenag Arifin Bin Jahrani Berpulang, Kakankemenag Barsel: Ini Kehilangan bagi Kami
18 Sep 2026
Jajaran DWP Kemenag Barsel Takziah ke Rumah Duka Arifin bin Jahrani
18 Sep 2026
Layanan Keagamaan Hindu Kini Bertransformasi Digital, Miyah: Penyuluh di Daerah Bersiap Eksekusi Program Pusat
17 Sep 2026
Berita terkait
Bacaan yang masih satu konteks.
Kasi Pendis Zakirurahman: Ketelitian EDM dan BAP BOS Penentu Transparansi Dana Madrasah
BUNTOK — Pengelolaan anggaran dan mutu madrasah di Kabupaten Barito Selatan kini makin diperketat. Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tepat sasaran dan pengelolaan p...
Kasi Pendis Kemenag Barsel Minta Madrasah Kejar Tiga Tenggat: EDM-eRKAM, BAP BOS, dan TKA
Buntok (Humas) – Tiga pekerjaan madrasah kini berpacu dengan batas waktu. Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, meminta seluruh kepala MA dan MTs seger...
CKG dan Aksi Bergizi Jadi Perhatian, Seksi Pendis Siapkan Dukungan untuk Madrasah
Buntok (Humas) – Kesehatan siswa menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar di madrasah. Hal itu menjadi perhatian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan saat mengikuti Rapat Koordinasi Implement...
Publikasi
Kirim bahan berita kegiatan Anda
Pegawai dan unit kerja dapat mengirim bahan kegiatan untuk diproses Tim Humas.
Kirim berita
Duduk Bersama Bedah Perangkat 2026, Guru PAI Dusel Dibekali Penyusunan CP, TP dan ATP
Duduk Bersama Bedah Perangkat 2026, Guru PAI Dusel Dibekali Penyusunan CP, TP dan ATP
Buntok (Humas) Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kecamatan Dusun Selatan diminta menyesuaikan perangkat pembelajaran dengan ketentuan terbaru 2026. Penyusunan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) menjadi fokus pembinaan dalam KKG PAI Dusun Selatan, Kamis (27/8/2026).
Pengawas Pendidikan Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Mahmudin dan Masdub, mendampingi guru agar pembaruan perangkat pembelajaran tidak sekadar selesai secara administrasi, tetapi dapat digunakan sebagai acuan pembelajaran di kelas.
Dikatakan, penyusunan CP, TP dan ATP terbaru tahun 2026 perlu dipahami secara utuh agar guru tidak keliru menerjemahkan arah pembelajaran ke dalam perangkat ajar.
“Guru perlu memahami pembaruan CP, TP dan ATP. Jangan sampai perangkat sudah disusun, tetapi belum sesuai dengan ketentuan terbaru,” ujar Mahmudin.
Ia meminta guru memastikan setiap komponen perangkat pembelajaran saling terhubung, mulai dari capaian yang dituju hingga alur pembelajaran yang akan diterapkan.
“CP menjadi arah capaian, kemudian dijabarkan menjadi TP dan disusun dalam ATP secara sistematis. Ini yang harus dipahami sebelum diterapkan di kelas,” katanya.
Kemudian, Pengawas Pendidikan, Masdub memperjelas penyusunan CP, TP dan ATP agar guru tidak hanya memahami format, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat dalam pembelajaran.
“Jangan sampai kita hanya memahami bentuk dokumennya, tetapi tidak memahami hubungan antara CP, TP dan ATP. Ketiganya harus saling berkaitan dan menggambarkan arah pembelajaran yang jelas,” ujar Masdub.
Menurutnya, penyusunan perangkat pembelajaran harus dimulai dari pemahaman terhadap capaian yang ingin dicapai peserta didik. Dari sana, guru merumuskan tujuan pembelajaran dan menyusunnya dalam alur yang logis.
“Kalau CP-nya belum dipahami, TP bisa keliru. Kalau TP-nya tidak jelas, ATP-nya juga akan bermasalah. Karena itu, penyusunannya tidak bisa dilakukan asal salin atau sekadar mengikuti contoh,” jelasnya.
Masdub juga mengingatkan agar perangkat pembelajaran tidak berhenti sebagai dokumen administrasi.
“Perangkat pembelajaran harus membantu guru mengajar. Jadi ketika masuk kelas, guru tahu kemampuan apa yang harus dicapai peserta didik dan bagaimana tahapan untuk mencapainya,” katanya.
Pembinaan ini diharapkan membuat Guru PAI lebih siap menggunakan perangkat pembelajaran terbaru 2026. Dampaknya, CP, TP dan ATP tidak hanya menjadi kelengkapan administrasi, tetapi benar-benar menjadi pijakan untuk membuat pembelajaran PAI lebih terarah dan sesuai kebutuhan peserta didik.
Akses lebih cepat
Baca berita lebih nyaman dari layar utama HP
Akses layanan, tracking, berita, dan pengaduan lebih cepat dari layar utama HP.
Redaksi
Reaksi Cepat
Apa kesan Anda setelah membaca?
Komentar Pembaca
Tanggapan untuk berita ini
Berita Terkait
Baca kabar lainnya
20 Sep 2026
Kasi Pendis Zakirurahman: Ketelitian EDM dan BAP BOS Penentu Transparansi Dana Madrasah
BUNTOK — Pengelolaan anggaran dan mutu madrasah di Kabupaten Barito Selatan kini makin diperketat. Langkah ini diambil untuk memastikan penyaluran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tepat sasaran dan pengelolaan p...
16 Sep 2026
Kasi Pendis Kemenag Barsel Minta Madrasah Kejar Tiga Tenggat: EDM-eRKAM, BAP BOS, dan TKA
Buntok (Humas) – Tiga pekerjaan madrasah kini berpacu dengan batas waktu. Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan, Zakirurahman, meminta seluruh kepala MA dan MTs seger...
10 Sep 2026
CKG dan Aksi Bergizi Jadi Perhatian, Seksi Pendis Siapkan Dukungan untuk Madrasah
Buntok (Humas) – Kesehatan siswa menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar di madrasah. Hal itu menjadi perhatian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Selatan saat mengikuti Rapat Koordinasi Implement...